Bongkar Rahasia Kematian Anak Kecil

Bongkar Rahasia Kematian Anak Kecil
Oleh: Muhammad Adam Hussein, S.Pd
www.adamsains.us

Kematian Anak Kecil



Tahukah engkau duhai sodariku,
Saat bayi yang engkau lahirkan ternyata diluar sangkaan,
Bayi tersebut meninggal dunia saat ingin melihat dunia.
Hingga engkau pun tak kuasa menahan tangis berjatuhan sudah membasahi pipi,
Sabarlah, hapuslah air matamu.
[Muhammad Adam Hussein]

Bacalah artikel ini semoga engkau dapatkan pencerahan dan dapat tersenyum mekar membawa ketenangan bagi suamimu. Waduh, sungguh indahnya ya menyentuh sekali. 

Berharganya Seorang Anak
Setiap orangtua pasti menginginkan momongan atau buah hati dari pernikahannya, karena menikah tanpa mempunyai anak niscaya ada ketidakpuasan secara psikologis (kejiwaan dalam diri seseorang) atau diistilahkan memunculkan rasa kekecewaan di dalam hati (ini menjadi faktor penyebab ketertekanan batin), tapi apa boleh buat jika itu belum ditakdirkan oleh Ilahi untuk memiliki buah hati. Harusnya menerima kenyataan dan teruslah mencoba dalam berusaha hingga suatu saat semua yang diinginkan dapat tercapai dengan belajar dari kegagalan atau dari ketiadaan. Semakin matang kedewasaan seseorang atau kesiapan mental tersebut cukup bakal mewujudkan keinginan yang sungguh-sungguh dan akhirnya Ilahi Robbi bakal memberi jalan supaya orang tersebut yang menginginkan momongan dapat merealisasikannya bukan sekedar impian dalam khayalan semata. Jadi, tak ada yang mustahil jika ada kekuatan Ilahi yang membantu maka apapun yang ia mau bakal terjadi. Kun Fa Yakun renungkan ... apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia”. [QS. Yaa Siin [36] : 82] Seharusnya engkau cukup lega saat merenungkan makna ayat tadi, bahwa kita memiliki kewajiban untuk berusaha dan berdoa, dan kalau perlu berpikirlah mumpung masih cukup kuat atau masih terbilang muda giat-giatlah memproduksi, dan lebih baik dijadwal jika ingin mendapat hasil yang maksimal. Ingat, ini hanya sekedar saran untung-untung kalau mau dilaksanakan.


Kematian Anak kecil yang mengharukan

Anak dianggap sebagai tanda cinta dalam arti berbagi kebahagiaan namun ternyata harus bisa menyesuaikan porsi perhatian yang seimbang antara menyayangi anak maupun menyayangi istri/suami. Kalau ada yang merasa ketidakseimbangan perhatian ini bakal menjadi perselisihan yang bermula dari kesalahpahaman. Biasanya orangtua bakal banyak perhatian tertuju pada anaknya agar pertumbuhan fisik dan perkembangan psikisnya terjamin sehat. Dikala anak sakit sesibuk apapun orangtua di tempat kerja niscaya meminta izin untuk pulang. Sayangnya, hal ini jika di kota-kota besar banyak orangtua yang mempercayakan pada pengasuh bayi/anaknya sehingga kurang memperhatikan kondisi fisik dan psikis lebih mementingkan aktivitas kerja. Malah yang aneh diluar kebiasaan, karena sibuk dengan pekerjaan banyak ibu yang air susu ibu (ASI) tersebut dimasukan ke dalam botol yang tersedia dot bayi, sehingga dari botol dot tersebut bayi menyusu pun dapat dilakukan sekalipun harus dialihkan dari menyusu langsung (menete di payudara) ke menyusu tidak langsung (menyusu dengan menyedot dot botol). Tapi tetap air susu ibu alias susu asli, bukan susu sapi, ataupun susu bubuk yang beredar di pasaran. Selain itu ada mitos yang beredar, bahwa menyusui anak akan mengurangi wajah kemudaan, padahal sebaliknya dengan menyusui bayi/anak seorang ibu akan tambah kelegaan sebab kewajibannya sudah tercurahkan dengan berbagi suplemen yang bermanfaat bagi pertumbuhan fisik dan perkembangan psikis bayi/anaknya. Karena air susu itu dapat mempengaruhi psikologis (sifat dan kebiasaan ibu bakal menempel pada kejiwaan anak). Dari kelegaan tersebut, wajah seorang ibu akan lebih keluar aura bahagianya akhirnya wajah kemudaan juga terpelihara. Nah itu dia, yang seringkali tidak diketahui oleh seorang ibu-ibu yang ada di sekitar kita.

Telah hadir buku Hiburan bagi Wanita yang Keguguran terinspirasi dari artikel ini yang sebelumnya ditayangkan secara penuh. Sekarang hanya sebagian teks yang ditampilkan selanjutnya dapat dinikmati dan dibaca secara penuh melalui bukunya.

Sampul Buku Hiburan bagi Wanita yang Keguguran
Sampul Buku Hiburan bagi Wanita yang Keguguran

BIODATA BUKU HIBURAN BAGI WANITA YANG KEGUGURAN
Judul Buku
Hiburan bagi Wanita yang Keguguran
Penulis
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Penerbit
Adamssein Media
Cetakan
Pertama, 16 Oktober 2015
Ketebalan Halaman
58 halaman
Ukuran Kertas
14x19 cm
Kualitas Kertas
80 gram
Harga Buku Digital
Harga Promo
GRATIS
17 Oktober 2015 – 31 Oktober 2015

Harga Normal
Rp. 21.000 (mulai 1 November 2015)
Harga Buku Cetak
Full Colour
Rp. 50.000 (belum termasuk ongkos kirim)

Isi Buku Hitam Putih
Rp. 30.000 (belum termasuk ongkos kirim)
Pembelian Buku Digital
Pemesanan Buku Cetak
Adamssein Media (08997527700) judul pesan Buku Hiburan bagi Wanita yang Keguguran

Facebook




SUMBER REFERENSI

Sumber referensi lengkap ditemukan dalam buku Hiburan bagi Wanita yang Keguguran.

SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Bongkar Rahasia Kematian Anak Kecil



13 Komentar untuk "Bongkar Rahasia Kematian Anak Kecil"

  1. subhanallah...aq pun khlngn 2 ank qu krna kguguran kurang dr 2 bln.
    smoga pahala utk surga yg qu dapatkan. amin...

    BalasHapus
  2. Amien, semoga Mbak Shiezcqa dapet pahala atas kesabarannya yah?
    Saya sebagai penulisnya ikut senang, dengan manfaatnya artikel ini.

    Waduh nama suaminya, sama dengan nama saya hehe, adam gitu.
    Terimakasih atas kunjungannya yah?
    Dibaca juga artikel lain yang ada di DAFTAR ISI

    BalasHapus
  3. penghuni60.blogspot.com2 November 2012 16.27.00 WIB

    anak itu anugerah yg terindah sob..

    BalasHapus
  4. ya tentu aja Mas, selain jadi anugerah juga amanah dari Allah jangan lupa harus dididik yang baik dan diberi nafkahnya yang mencukupinya.

    BalasHapus
  5. ya tentu aja Mas, selain jadi anugerah juga amanah dari Allah jangan lupa harus dididik yang baik dan diberi nafkahnya yang mencukupinya.

    BalasHapus
  6. ya tentu aja Mas, selain jadi anugerah juga amanah dari Allah jangan lupa harus dididik yang baik dan diberi nafkahnya yang mencukupinya.

    BalasHapus
  7. muhammad adam hussein3 November 2012 19.12.00 WIB

    ya tentu aja Mas, selain jadi anugerah juga amanah dari Allah jangan lupa harus dididik yang baik dan diberi nafkahnya yang mencukupinya.

    BalasHapus
  8. terima kasih atas sajan artikel ini. pencerahan dr saya wasalam

    BalasHapus
  9. Muhammad Adam Hussein, S.Pd28 Maret 2013 16.01.00 WIB

    Sam-sama Pak, saya hanya ingin berbagi pengalaman dan berbagi wawasan saja. Syukur alhamdulillah saya sendiri ikut senang bila Bapak juga mendapat pencerahannya.
    Jangan sungkan kembali lagi baca-baca artikel saya, yah?
    Makasih.

    BalasHapus
  10. Mudah 2an kita semua diberi kesabaran yg berlipat ganda olehh allah swt ,amin

    BalasHapus
  11. Muhammad Adam Hussein Adamssei15 April 2013 18.07.00 WIB

    amien, ya robbal a'lamien.
    moga kita lebih bijak menyikapi sesuatu yang diluar dugaan.

    BalasHapus
  12. trimakasih atas pencerahannya ,semoga saya di beri kesabaran dari ALLAH SWT,atas meninggal anak saya 5thn 7 bln,tks

    BalasHapus
  13. Sy tertarik dg batasan usia baligh pd anak laki". Pertanyaan sy, bgmanakah jika yg wafat adalah anak usia 13 th, dan dia adalah penyandang autis, non verbal dan blm faham apa itu syahwat (blm mimpi/ihtilam?) Apakah termsuk dihukumi spt artikel diatas atau tidak termasuk? Mohon pencerahaannya.

    BalasHapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700