Hiduplah dengan Cinta


Hiduplah dengan Cinta 
Oleh: Muhammad Adam Hussein, S.Pd 
Penulis Buku Fenomena Remaja 

Hiduplah dengan Cinta - Puisi yang berjudul Hiduplah dengan Cinta ini akan memberi gambaran mengenai rasa kehampaan dan rasa kebutuhan terhadap pasangan. Ketika sudah memiliki pasangan maka apa yang dirasakan hampa itu bisa diatasi. Tapi sekalipun begitu, ada juga yang sudah memiliki pasangan namun masih hampa. Ini beberapa alasan khusus dalam teori Psikologi Cinta yaitu karena kurangnya komunikasi yang dua arah melainkan sebaliknya komunikasi satu arah (sering nanya dan satunya lagi hanya menjawab) sehingga ini menyebabkan rasa kebosanan cepat ditemui. Tidak menemukan sosok yang bersahabat dikarenakan pasangan terlalu egois sehingga menyimpan rasa sebal. Tidak membimbing atau mengarahkan satu sama lain, malah satunya bawel tapi enggak dihiraukan, biasanya akan terjadi penyesalan. Dan hal lainnya yang belum bisa saya ungkapkan, tak apa ya? 

Renungi isi dari Puisi Hiduplah dengan Cinta. Semoga memberi inspirasi agar enggak menyia-yiakan cinta yang telah ada sebaliknya menikmati dan menjaga agar senantiasa utuh. 

Oleh: Muhammad Adam Hussein, S.Pd 

Renungi pabila hati hampa, 
Segala apa akan dirasa, 
Mengusik selera sukma, 
Hingga tak bersuara. 

Langkah mengiringi waktu, 
Ajaib semu bertemu, 
Ruang waktu silih berganti, 
Suka duka terjadi mengelilingi hati.
Ilustrasi Gambar Puisi Hiduplah dengan Cinta
Ilustrasi Gambar Puisi Hiduplah dengan Cinta

Cinta datang dari hati, 
Menyapa jiwa seorang diri, 
Terpikat hati saling bertemu, 
Jalinan cintapun menyatu. 

Hiduplah dengan Cinta, 
Insan tercipta bersatu dengan berdua, 
Tali kasih terajut menggapai sejati, 
Hati yang suci mewarnai. 

Saling jaga asa, 
Dalam luar batas bersama, 
Saling jaga diri, 
Dalam kesendirian mengenal hati.

Setelah membaca puisi tersebut diatas, apa yang kamu dapatkan adakah manfaat yang bisa diambil? Bila ada apa manfaatnya? Kalau puisi saya ini bagus, tolong jelaskan bagus darimananya? Beri komentarnya ya secara lengkap dan detail ya? 

Puisi Hiduplah dengan Cinta akhirnya dicukupkan sekian. Sampai jumpa! 

Kata Kunci
Puisi Hiduplah dengan Cinta, Puisi Cinta, Puisi Romantis.


SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd. 
Jakarta Barat, 29 September 2013. 
Hiduplah dengan Cinta. 

10 Komentar untuk "Hiduplah dengan Cinta"

  1. Wkwkwk gokil hiduplah dengan cinta, emang cinta bisa di makan dan diminum. Hutang saya lunas yeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duuh sempit banget komentarnya, coba deh renungi dulu maknanya.
      Coba deh pikir pekerjaan tanpa rasa cinta alias tanpa sepenuh hati bakal asal-asalan, bloggingpun sekedar mengumpulkan amal ibadah malah sebaliknya mencari ketenaran semata apalah artinya itu.

      Kita misalnya hidup tanpa rasa cinta, saya jamin bakal hidup semaunya tanpa adanya aturan. Sifat ketidakpedulian terhadap lingkunganpun bakal tingkat parah.

      Jadi sekalipun cinta tak bisa dimakan dan diminum bukan berarti tak ada artinya karena kamu juga dilahirkan berkat cinta orangtua kamu. Jadi itulah makna hiduplah dengan cinta yang saya maksud.

      Hapus
  2. Bener mas, dalam melakukan pekerjaan apapun harus di dasari rasa cinta, karena dengan mencintai pekerjaan kita maka kita akan bekerja dengan semangat, ikhlas dan bekerja dengan baik maka hasil yang di capai akan lebih maksimal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupz, semoga usaha dan jerih payah kita dapat memuaskan hasil yang diinginkan.

      Aamiin.

      Jangan pula berhenti berusaha karena banyaknya ujian yang menghadang. Hehe.

      Hapus
  3. Ada pepatah dari Bang Haji Rhoma Irama hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju Kang dengan pepatah tersebut.
      Karena hidup ini bermula dengan cinta, tanpa cinta mana mungkin dosa kita yang menumpuk bisa terampuni oleh Ilahi Robbi.

      Jadi, sungguh mulianya Allah itu telah mengangkat seseorang dengan rasa cinta, kasih dan sayang.

      Hapus
  4. kata katanya pas banget gan, saya sampai menghayati waktu bacanya... lanjutkan terus gan buat puisinya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya makasih dukungannya.
      Sebetulnya saya juga udah menerbitkan Buku Kumpulan Puisi dengan judul Buku Jejak Kenangan Hati dapat dilihat di
      Daftar Isi Blog.

      Sekali lagi, makasih ya?

      Hapus
  5. kata kata pas skali penuh makna dan mudah di mengerti..
    nice post mas adam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya alhamdulillah kalau gitu mas, maklumlah anggota FLP (Forum Lingkar Pena) jadinya terlatih dalam menuangkan perasaannya juga dalam memilih kalimatnya. ^.^

      Makasih juga atas kunjungannya.

      Hapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700