Mengenal Personal Branding

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Tambahkan
...
28
Mengenal Personal Branding
Oleh: Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Penulis Buku Fenomena Remaja

Mengenal Personal Branding – Yang dapat diketahui disini dimulai dari definisi personal branding, elemen dasar personal branding, dan alasan pentingnya personal branding untuk bahasan lainnya bakal dibuatkan di atikel khusus. Sebab konsep tulisan ini berbentuk artikel bukan makalah agar tidak terlalu panjang bahasannya. Setelah mengelilingi google maka ditemukanlah beberapa referensi yang bisa dipercaya untuk dijadikan bahan kajian kita kali ini. Tentu tidak semudah yang dikira, karena harus memilih bagian mana yang diperlukan dan bagian mana yang tidak perlu diambil sebagai kutipan. Maka alhasil artikel ini mampu memberi jawaban yang memuaskan untuk rasa penasaran kita. Silahkan disimak tanpa harus buru-buru biar tak salah pemahaman.

Definisi Personal Branding
       Dalam bagian ini, kita akan mengetahui beberapa pendapat mengenai definisi personal branding, dengan banyaknya pendapat tersebut lalu akhirnya penulis jugalah yang menyimpulkan agar memudahkan pembaca mengerti apa yang dimaksud. Baiklah, silahkan disimak!

Ilustrasi Gambar Mengenal Personal Branding
Ilustrasi Gambar Mengenal Personal Branding
Sumber: CareerMinds
[Klik Gambar untuk Memperbesar]

[1] Personal branding didefinisikan menurut Wikipedia English adalah Personal branding adalah praktek orang memasarkan diri dan karir mereka sebagai merek.

[2] Personal branding adalah strategi penting untuk mengendalikan langkah menuju sukses di setiap bidang yang ditekuni.

[3]  Personal branding adalah proses untuk masuk pasar untuk menjual diri Anda sebagai brand dalam rangka meraih kesuksesan.

[4] Personal branding adalah proses yang harus dilakukan secara terus menerus sehingga dapat menciptakan masterpiece yang manfaatnya dapat dirasakan makhluk yang ada di dunia ini.

[5]  Personal branding adalah merupakan identitas personal yang dapat menimbulkan persepsi dalam benak audiensi, yaitu mengenai nilai dan kualitas yang disandang oleh pemilik nama tersebut.
[Lihat: Irma Sustika dalam Membangun Personal Branding 1. 
http://irmasustika.com/home/membangun-personal-branding-1/]

[6]  Personal branding adalah kunci untuk membangun dan menghasilkan jutaan orang-orang yang profesional. Personal branding digunakan sebagai alat untuk membentuk pandangan orang lain terhadap diri kita.

[7] Personal branding adalah sebuah pencitraan pribadi yang mewakili serangkaian keahlian, suatu ide, cemerlang, sebuah sistem kepercayaan, dan persamaan nilai yang dianggap menarik oleh orang lain. Personal Branding adalah segala sesuatu yang ada pada diri anda yang membedakan dan menjual, seperti pesan anda, pembawaan diri dan taktik pemasaran. [Kupta]

[8]  Personal branding adalah sebuah seni dalam menarik dan memelihara lebih banyak klien dengan cara membentuk persepsi publik secara aktif.
       [Montoya, 2002]

[9] Personal branding adalah sesuatu tentang bagaimana mengambil kendali atas penilaian orang lain terhadap anda sebelum ada pertemuan langsung dengan anda. [Montoya & Vandehey, 2008.]

[10]Personal branding adalah Kemampuan menggunakan atribut-atribut secara bebas yang menunjukkan kemampuan anda dalam mengatur harapan-harapan yang ingin orang lain terima dalam pertemuannya dengan anda. [Mobray, 2009]

[11] Personal branding adalah suatu proses membentuk persepsi masyarakat terhadap aspek-aspek yang dimiliki oleh seseorang, diantaranya adalah kepribadian, kemampuan, atau nilai-nilai, dan bagaimana stimulus – stimulus ini menimbulkan persepsi positif dari masyarakat yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai alat pemasaran.
      [Ronald Susanto, 2010]

[12]Personal branding adalah tentang kemauan dan ketekunan seseorang dalam mengidentifikasi, memetakan dan kemudian mengkomunikasikan serta mengekspresikan apa yang membuat dirinya menjadi individu yang unik dan memiliki nilai lebih bagi audiens atau targetnya, sehingga orang tersebut akan dapat mencapai karir dan tujuan bisnis.

[13]Personal branding adalah sebuah proses dimana kita membuat lebih dari orang lain dengan cara mencari tahu apa nilai unik kita, baik nilai unik secara profesional. Personal branding bukan sekedar metode promosi diri. Personal branding mencakup definisi diri, tujuan hidup, nilai hidup, karya dan interaksi kita dengan dunia luar. [http://bydnta.co/2012/08/14/ngapain-repot-repot-personal-branding-01/]

[14]Personal branding menurut Timothy P. O’Brien, penulis buku The Power of Branding, menjelaskan bahwa personal branding merupakan identitas pribadi yang mampu menciptakan sebuah respon emosional terhadap orang lain mengenai kualitas dan nilai yang dimiliki orang tersebut. [Sinar Harapan, 2009]

       Dari sekian banyaknya yang memberikan pendapat tentang definisi personal branding maka penulis perlu menyimpulkan agar memudahkan pembaca mengambil intisarinya.

Personal Branding adalah upaya untuk mendapatkan keuntungan finansial yang berlanjut dengan mengambil simpati dan kepercayaan dari konsumen/klien melalui promosi bahwa produk/jasa yang kita tawarkan memiliki kualitas tinggi dan terjamin bisa memuaskan pelanggan. Untuk itu, perlu butuh bukti dari pengakuan dari konsumen yang pernah memakai jasa kita atau konsumen yang telah membeli produk kita.

Elemen Dasar Personal Branding
    Elemen dasar personal branding yang diperlukan oleh pelaku bisnis mnurut Ustadz Muhammad Adam Hussein, S.Pd (Desember 2013) diantaranya adalah:
1.    Personal Quality
   Yaitu dengan mengenalkan siapa diri kita dimulai latar belakang pendidikan, kisah pengalaman dalam bekerja, bagaimana cara kita melayani pelanggan/konsumen, prestasi kita dibuktikan dengan testimoni maupun dengan berbagai sertifikat.

Biasanya saat melamar pekerjaan juga dibutuhkan untuk diketahui bagaimana pengalaman bekerja kita, bagaimana kualitas bekerja kita, sertifikat apa saja yang dimiliki ini  menjadi bahan pertimbangan kepala bagian pegawai dalam penyeleksian karyawan baru.

Intinya menggambarkan tentang nilai, kepribadian, keahlian, dan kualitas diri dibandingkan pesaing yang lainnya.

2.   Promise
   Seorang pelaku bisnis harus bisa memiliki kejelasan sasaran konsumen. Artinya bisa memberikan janji bahwa dengan membeli produk atau memakai jasa kita dapat memuaskan apa yang diinginkan konsumen.

    Misalnya: kita menulis buku tentang tes kepribadian maka sasaran pembacanya adalah remaja dan bisa juga dewasa, dalam hal ini lebih tepat menggunakan bahasa ilmiah tapi ringan. Kecuali sasaran pembacanya hanya remaja baru yang tepat adalah bahasa gaul sehari-hari remaja. Selain itu kita juga harus bisa memastikan dengan membeli buku kita bahwa pembeli tersebut akan mendapat keuntungan lebih misalnya cara yang saya pakai adalah beli satu buku tapi mendapat banyak pengetahuan apalagi dibahas secara tuntas ini artinya bisa menghemat biaya.

3.   Pengaruh Persahabatan

  Dengan memiliki kedekatan dengan konsumen akan mudah dipercaya karena berkeyakinan bagaimana mungkin ia merusak persahabatan gara-gara ingin menjual produk yang belum terjamin kualitasnya. Pastinya ia mempunyai rasa tanggungjawab terhadap kualitas produk/jasanya. Selain itu juga jangan sungkan-sungkan memberikan diskon, karena bisa jadi gara-gara tak diberi diskon malah kepercayaan menjadi berkurang akhirnya bisa pindah ke orang lain yang memberikan produk/jasa yang serupa.  

Untuk selengkapnya bisa dibaca dengan melalui DOWNLOAD BUKU PDF-nya.


Mengenal Personal Branding akhirnya saya cukupkan sekian, karena tidak terlalu panjang apalagi ini blog bukan buku. Kecuali buku tentu harus panjang lebar pembahasan kita ini. Sepertinya bakal ada kelanjutannya dari artikel ini misalnya judul sementara: Cara Membangun Personal Branding, Manfaat Personal Branding, Kriteria Personal Branding, Delapan Hukum Personal Branding, Pemanfaatan Blog sebagai Personal Branding, dan lainnya.

Jika ada masukan atau pertanyaan seputar Personal Branding silahkan jangan malu-
malu karena penulis tak segan-segan untuk membantu memecahkan permasalahannya.
  
  
KATA KUNCI
Belajar Bisnis Online, Mengenal Personal Branding, Psikologi Bisnis.


SUMBER PUSTAKA

BUKU

Montoya, Peter 2002, The Personal branding Phenomenon. Nashville, VaughanPrinting.

Montoya, Peter., & Vandehey, Tim.(2008). The Brand Called You: Make Your Business Stand Out in a Crowded Marketplace (paperback). United States of America: McGraw-Hill.

Cindy Yunitasari dan Edwin Japarianto. 2013. Analisa Faktor-Faktor Pembentuk Personal Branding dari C.Y.N. Dokumentasi Jurnal Manajemen Pemasaran Petra Vol. 1, No. 1, (2013) 1-8. Universitas Kristen Petra, Surabaya. Format PDF File.




SUMBER ARSIP

INTERNET

Ustadz Muhammad Adam Hussein, S.Pd.
Mengenal Personal Branding.
Jakarta Barat, 15 Desember 2013.


Baca Juga

Tersalin!

28 komentar

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan (sesuai dengan topik yang sedang dibahas) dan komentar yang berbobot dan bermanfaat. Tidak untuk komentar basa-basi seperti: nice info, keren gan, makasih infonya, mantap, dan lainnya. Jadi daripada sia-sia lebih baik ikuti aturan main berkomentar di blog ini.
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Anonim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Anonim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Mas Marnes
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Wahyu Eka Prasetiyarini
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Wahyu Eka Prasetiyarini
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
eL
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Adhy Suryadi
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Dwi
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Dwi
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd