Harapan Masyarakat Kepada Polisi Lalu Lintas Untuk Kemacetan



Harapan Masyarakat Kepada Polisi Lalu Lintas Untuk Kemacetan
Penulis : Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Guru PKn di SMK YASPI Syamsul 'Ulum, Sukabumi

Harapan Masyarakat Kepada Polisi Lalu Lintas Untuk Kemacetan -  Sebelum menginjak pada pokok pembahasan alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu penyebab kemacetan itu sendiri. Lalu setelah itu kita akan mengetahui juga tentang cara mengatasi kemacetan yang tepat dan nantinya bisa ditindak-lanjuti oleh polisi lalu lintas tentunya. Hal ini supaya penertiban umum didalam penggunaan transportasi.

Penyebab Kemacetan di Ibukota Jakarta
Apa penyebab utama kemacetan di Jakarta? Berdasarkan survei Indo Barometer pada tahun 2013 maka menghasilkan kesimpulan seperti ini: banyaknya volume kendaraan (64,3%). Solusinya menurut mereka: batasi kendaraan pribadi (26%), tingkatkan kualitas angkutan umum (17,8%), dan membangun transportasi massal (17%).[1]

Berbeda dengan pendapat penulis, dimana penyebab kemacetan diantaranya:
1.   Pengawasan terhadap kelancaran jalan lalu lintas kurang diamati dengan baik. Dimana hanya diberlakukan pengawasan secara berkala yang seringkali lokasi jalan yang sering macet tidak terpantau dengan efektif.
2.   Kurangnya kesadaran masyarakat dalam taat kepada aturan rambu lalu lintas.
3.  Kurang menghargai polisi sehingga timbul rasa acuh bila melanggarpun tak menjadi masalah.
4.   Fasilitas jalan kurang memadai dimana jalan terlalu sempit untuk terjadinya arus yang bolak balik.
5.   Terlalu banyaknya kendaraan pribadi.

Siapakah yang bertanggungjawab atas kemacetan?
Contoh Polisi Lalu Lintas
Contoh Polisi Lalu Lintas

Dalam survei Indo Barometer yang dilaksanakan pada 15 – 20 Mei 2012, maka mendapat kesimpulan berikut: 15,7 persen (15.7%) responden menjawab polisi yang bertanggungjawab, 13,4 persen (13.4%) pengendara kendaraan, 7 persen (7%) pemerntah pusat, 1,8 persen (1.8%) Dinas Perhubungan, 0,7 persen (0.7%) pabrik pengendara, dan 2 persen (2%) menjawab tidak tahu.[2] Dari sini kita sudah dapat melihat dengan seksama bahwa yang memiliki tanggungjawab yang tinggi terhadap kemacetan adalah polisi, selanjutnya pengendara motor. Hal ini dapat terwujud bila terjadi kerjasama antar satu sama lain saling berkaitan. 







CONTOH KEMACETAN DI INDONESIA TERUTAMA JAKARTA

Contoh Kemacetan di Indonesia
Contoh Kemacetan di Indonesia


HARAPAN MASYARAKAT KEPADA POLISI UNTUK KEMACETAN
Harapan masyarakat kepada polisi untuk kemacetan yang bisa ditindak-lanjuti menurut penulis diantaranya:
1.    Memberi penyuluhan tentang tata tertib lalu lintas di tempat polres.
2.    Memberi kesadaran pentingnya SIM dan memberi bimbingan supaya ketika melanggar lalu lintas tidak terjadi untuk kedua kalinya.
3.   Meningkatkan layanan dalam berlalu lintas seperti: pengawasan dibeberapa lokasi diperketat dalam pengaturan jalan, keramahtamahan polisi ditingkatkan, memproses keluhan pengendara motor sesuai dengan kepentingan yang bertahap, dan seterusnya.
4.    Diberlakukan buku tutup jalan.
5.  Lampu rambu lalu lintas yang sudah rusak segera diganti supaya tidak terjadi kemacetan atau hal lain yang tidak diinginkan.
6.   Menertibkan angkotan umum yang ngetem sebab hal ini akan menjadi penyebab macet yang bisa saja malah jadi rebutan penumpang.
7.    Diwujudkan kereta api loop line atau jalan layang diperbanyak.
8.    Tindak pelanggar lalu lintas dengan tegas, supay tidak mengulangi pelanggaran yang sama.
9.    Polisi juga harus diawasi dari hasil kinerjanya di lalu lintas. Karena polisi yang menjadi kunci sukses dalam menjalankan aturan di lalu lintas. Karena polisi contoh yang tepat bagi masyarakat. Jadi polisi diharuskan memberi contoh yang baik.
10.   Dinas perhubungan meningkatkan kualitas dan pelayanannya supaya masyarakat mau menjadi konsumen tetap dari angkutan yang disediakannya. Seperti suku cadang atau hal lain perlu diperiksa sebelum dijalankan angkutan umum ataupun transjakarta.



Harapan Masyarakat Kepada Polisi Untuk Kemacetan - Itulah yang dapat penulis sampaikan pada kesempatan kali ini semoga menjadi referensi yang bisa ditindak-lanjuti. Semoga menjadi pertimbangan semua pihak. Jadi dapat disimpulkan polisi lalu lintas yang lebih besar tanggungjawab dalam mengemban amanah untuk mengatasi kemacetan di Indonesia terutamanya di Jakarta. Intinya kerjasama, kesadaran masing-masing pihak, kepatuhan pada peraturan lalu lintas, menyadari kekurangan, dan juga harus adanya komitmen didalam mewujudkan Indonesia tanpa macet!

 
SUMBER REFERENSI

http://megapolitan.kompas.com/read/2012/05/27/19091895/Gubernur.Paling.Bertanggung.Jawab.Atasi.Kemacetan

http://www.indobarometer.com/publish/?read=survei/1504/SETAHUN-JOKOWI-BASUKI-DAN-EVALUASI-KINERJA-MENURUT-PUBLIK-JAKARTA-Okt-2013

SUMBER GAMBAR

http://1.bp.blogspot.com/-Ogbzsho28sw/VcB18-wTgHI/AAAAAAAAAsw/zt-8Xzx49Yc/s1600/Bjeo9r_CUAA2Het.jpg

http://soelarmo.com/wp-content/uploads/2014/05/4.2b.Kemacetan-Jakarta.jpg


SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
 Harapan Masyarakat Kepada Polisi Lalu  Lintas Untuk Kemacetan



 


46 Komentar untuk "Harapan Masyarakat Kepada Polisi Lalu Lintas Untuk Kemacetan"

  1. Salam Friendly, nice artikel, benar Pak, kemacetan selalu menjadi masalah bagi yang tinggal di kota-kota besar, semoga harapan-harapan masyarakat dapat di perdengarkan dan di mengerti kepada polisi lalu lintas.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Allahuma Aamiin.

      Saya berharap-pun begitu semoga polisi lalu lintas membaca semua yang disampaikan disini buat diwujudkan atau ditindak-lanjuti.

      Semoga Indonesia tanpa macet bukan impian nantinya.

      Hapus
  2. yang paling ampuh untuk mengurangi kemacetan dengan pengurangi volume kendaran pribadi
    kalo orang yang pergi bekerja dan sekolah menggunakan kendaraan umum pasti bisa mengurangi macet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul juga itu menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi kemacetan.

      Semoga polantas segera mewujudkannya untuk kita bisa menikmati hasil kinerjanya, ^.^

      Makasih udah membacanya.

      Hapus
  3. mungkin jika indonesia mau menerapkan peraturan untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi, atau mungkin mengganti kendaraan tersebut dengan menggunakan kendaraan ramah lingkungan (sepeda). seperti halnya dinegara2 maju.. maka kemungkinan hal tersebut bisa mengatasi tingkat kemacetan yang sering terjadi dinegara kita.:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh juga mas Azis, mudah-mudahan dengan mengandalkan kendaraan umum menjadi berkurang tingkat kemacetan jalan yang ada. Karena sampai saat ini polisi lalu lintas sedang mencari-cari solusi yang tepat.

      Mudah-mudahan apa yang sudah kita sampaikan ini bisa segera mereka wujudkan demi kebaikan bersama.

      Hapus
  4. semoga masalah kemacetan di jakarta bisa cepat teratasi, karena udah banyak kerugian dari kemacetan itu sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Allahuma Aamiin.

      Dengan artikel yang disampaikan dalam Harapan Masyarakat Kepada Polisi Lalu Lintas Untuk Kemacetan di Indonesia ini bisa dipertimbangkan sejumlah cara yang bisa ditindak-lanjuti.

      Makasih udah membacanya.

      Hapus
  5. Sekarang tingkat konsumtif kendaraan bermotor dan mobil pribadi sangat besar sekali mas...jakarta harus buat suatu angkutan umum yang saling berintegrasi. sehingga masyarakat bisa berpergian dengan mudah, tanpa harus pakai kendaraan pribadi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia mas, masyarakat juga harus menyadari dengan mengurangi tingkat konsumtif maka kemacetanpun dapat dikurangi. Intinya memang kesadaran masyarakat tentang kebutuhan transportasi tidak perlu berlebihan dengan memperbanyak kendaraan pribadi. Karena umumnya ketika mempunyai dana lebih pasti ada aja godaan buat beli kendaraan lain padahal satu aja udah terasa menjadi penyebab kemacetan apalagi tambah banyak otomatis makin sulit juga buat ditangani polisi lalu lintas.

      Yang pasti polantas juga akan mengusahakan yang terbaik untuk kita. Semoga bisa segera diwujudkan apa-apa yang disampaikan dalam artikel ini demi kepentingan bersama.

      Hapus
  6. Menurut saya cukup komplek masalahnya jika kita hanya mengandalkan kepolisian untuk mengatasi kemacetan sepertinya kurang tepat sebab kadang perilaku masyarakat yang cenderung tidak tertib misal lewat trotoar berada diluar jalur yang seharusnya apalagi budaya ingin buru buru sampai ke tempat tujuan solusi yang paling tepat mungkin penyediaan angkutan masal yang aman dan nyaman

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah perlu ditambahkan penyuluhan tentang manfaatnya mentaati rambu lalu lintas, semoga dengan meningkatnya kesadaran masyarakata terhadap kepentingan bersama dan meraih terciptanya lalu lintas lancar tanpa macet. Mudah-mudahan segera mengatasi permasalahan kemacetan di Indonesia.

      Makasih mas tanggapannya.

      Hapus
  7. Iya setuju dengan pendapatnya mas achmad fazrie mas.. budaya konsumtif berkendaraan punya pengaruh yang amat besar ya, ini bisa jadi pangkalnya ya.. soalnya kalau lihat di film-film luar negeri, budaya jalan kaki masih berbudaya ya dan hal tersebut yang menjadikan di Prancis dan di Korea jarang macet ya... hehehehehehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan mas dengan kesadaran mengurangi punya kendaraan pribadi dan beralih ke kendaraan umum menjadi solusi yang tepat yang bisa nanti diwujudkan oleh masyarakat maupun polisi lau lintas dalam memberi pengarahan.

      Hapus
  8. Kemacetan itu banyak faktornya, nggak bisa menyalahkan dari satu pihak saja. Yang paling harus dikoreksi adalah diri kita sendiri :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya jelas dong mas, apalagi saya udah jelaskan diatas kerjasama itu artinya kalau saling menyalahkan bukanlah jalan keluar yang tepat.

      Semoga dengan bertambahnya kesadaran hukum maupun kesadaran berlalu lintas maka kemacetan paling tidak dapat berkurang.

      Hapus
  9. semoga artikel ini dibaca oleh pihak2 terkait sehingga apa yang diharapkan bisa segera terealisasi dimana akan tercipta jalan bebas macet yamas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya sayapun berharap begitu mas, apalagi artikel ini dilombakan.

      Mudah-mudahan aja ada tindak-lanjuti setelah polantas membaca artikel ini.

      Makasih juga udah membacanya.

      Hapus
  10. Susah gan untuk atasi macet, polisi kan kerja nya nggak 24 jam, apalagi Polantas ini sering operasi, banyak warga ditilang gan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebetulnya enggak susah mas asalkan pengaturan tugas sesuai dengan prakteknya tanpa ada perubahan. Dan juga kerjasama antar polisi maupun dengan antar polisi dan masyarakat.

      Hapus
    2. Semoga harapan ini bisa terealisasikan oleh pemerintahan saat ini ya mas...

      Hapus
    3. Wahab Saputra@
      Iya mas, semoga harapan kita semua bisa terwujud dimana berkurangnya tingkat kemacetan di Indonesia terutama di Jakarta.

      ^.^

      Hapus
  11. Perlunya kerja sama antar berbagai pihak ya Mas untuk menanggulangi kemacetan serta perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas agar tidak terjadi kemcetan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul dong mas, karena tanpa kerjasama pekerjaan apapun terasa berat sebaliknya dengan kerjasama semakin ringan karena saling membantu.

      Semoga jadi solusi yang tepat.

      Hapus
  12. Artikel yang sangat bermanfaat, makasih banyak informasinya sob

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kembali kasih mas, semoga bisa membawa kepada pribadi yang mau diajak kerja sama didalam mengatasi kemacetan di negeri ini.


      Aamiin Allahuma Aaamiin.

      Hapus
  13. Sebenarnya jika pengendara semua sadar
    Tidak lagi melanggar
    Pasti bisa terhindar
    Dari macet yang besar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mbak perlu diawali dari kesadaran masyarakat setelah itu kerjasama tetap kudu dilakukan.

      Semoga bisa mewujudkan hal itu pemerintah kita.

      Hapus
  14. Kalau mulut asal ngomong mah Jakarta tanpa Macet itu " IMPOSSIBLE " ..
    Caranya sih simple agar pemerintah bisa memperbaiki semua akan menjadi yag baik..
    Kalau diatur apa apa itu jangan kisruh, demo, dll..
    Kalau pantes di demo juga gpp..

    Itu semua untuk kepentingan warga. intinya kalo kita diatur apa" contohnya agar gak macet, kita gausah ikut campur.. itu aja
    Maaf kalo rada nyelnteng :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Namanya juga harapan mas, jadi harapan itu bisa aja lebih dari luar dugaan, kalau hal itu mustahil enggak jadi masalah toh masih ada kemungkinan untuk mengurangi kemacetan sekalipun sulit untuk menempuh seratus persen tingkat keberhasilannya.

      Tapi disini kita ditekankan harus ada upaya.

      Nah itu dia mas, kalau masyarakat enggak patuh terhadap kebijakan pemerintah jadinya ya kemacetan, dan lain-lain. Seharusnya mas sendiri yang harus berpikir ulang tentang hal ini.

      Ya kalau untuk kerjasama itu harus mas, kalau dikerjakan beberapa pihak itu tidak mungkin maksimal.

      Sudah dijelaskan diatas, bahwa yang bertanggungjawab terhadap kemacetan bukanlah polisi lalu lintas aja melainkan banyak pihak yang harus ikut bekerjasama.

      Nah jadi simaknya secara perlahan biar enggak keluar tanpa argumen yang kuat hehe

      Hapus
  15. Betul sekali artikel di atas. Nice info gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, semoga jadi perhatian masyarakat dan perhatian bagi polisi lau lintas.

      Makasih udah meluangkan waktu buat membaca.

      Hapus
  16. artikel yang bagus, memang jakarta akrab dengan kemacetan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, mudah-mudahan polisi lalu lintas dan masyarakat Jakarta bisa bekerjasama demi kebaikan bersama dalam mencapai berkurangnya kemacetan di ibukota.

      Makasih mas udah membaca artikel ini.

      Hapus
  17. Balasan
    1. Makasih mas udah membacanya, semoga jadi solusi yang tepat bagi kita agar dapat mengurangi kemacetan.

      Hapus
  18. Semoga aja ya kemacetan cepet bisa teratasi ya pak,apalagi kalo seluruh warga indonesia jalan kaki pasti g macet deh tu hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Allahuma Aamiin, semoga harapan kita bisa segera terwujud dan bisa segera menikmati berkurangnya kemacetan di Indonesia. Karena macet seringkali menjadi penyebab datang terlambat ke tempat tujuan dari perjanjian maupun berangkat ke kantor dan lainnya.

      Makasih ya mas udah membaca artikel ini, semoga memberi pencerahan.

      Hapus
  19. berbicara masalah kemacetan, memang kerap sekali terjadi bukan hanya dikota-kota besar, tapi sekarang kota kecil juga mengalaminya, meskipun tidak separah di kota besar,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mas, semoga dengan meningkatnya kesadaran masyarakat maka kerjasama untuk mengurangi tingkat kemacetan.

      Karena hal itu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri untuk mengatasi kemacetan tersebut, makasih udah membaca.

      Hapus
  20. Pantas saja macet, itu karena polwannya cantik cantik yang membuat para pengendara berhenti untuk berbincang bincang dengan polwanya, haha.. Bercanda pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dasar, ya jangan genit mas hehe.

      Yang terpenting tingkatkan kesadaran kita dalam berlalu lintas.

      Hapus
  21. yg paling sulit itu memang menyadarkan masyarakat yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul bu, oleh sebab itu dimulai dari kesadaran diri sendiri terlebih dahulu baru kemudian kesadaran masyarakat.

      Semoga impian mengurangi kemacetan bisa terwujud.

      Hapus
  22. Kesadaran pengguna lalu-lintas sangat penting untuk mengurai kemacetan di Jakarta, namun masalah kemacetan di Jakarta, menurut pandangan saya adalah tidak dibatasinya pemilik kendaraan pribadi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dengan tidak dibatasi kendaraan pribadi, malah pengaturan lalu lintas akan semakin banyak tantangan.

      Kalau memang anjuran mas tepat, saya acungkan 2 jempol deh.

      Makasih masukannya.

      Hapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700