Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengatasi Malas Belajar


Mengatasi Malas Belajar
                                                
Anak Merasa Jenuh Saat Belajar


ADAMSAINS™Mengatasi Malas Belajar

Rasa Malas bakalan mengganggu prestasi, konsentrasi, dan semangat belajar, sababiyahnya harus diketahui agar kita dapat mengatasinya dengan mudah.

Penyebab Malas Belajar diantaranya sebagai berikut:
1.              Terbujuk teman bermain-main jadinya berbuat iseng.
Saat berbuat iseng jadinya enggan belajar menggaburkan niat sekolah sehingga pelajaran enggak dicermati, enggak dipahami, enggak dipelajari. Jadi, yang didapatnya itu cuma bermain-main biasanya enggak ada faidahnya dampak buruknya juga ke orang lain. Contohnya: Ngobrol, ngejailin teman yang sedang diam, dan bikin ulah timbulkan masalah.
2.             Arah hati saat enggak menentu
Saat memikirkan orangtua yang sedang sakit, saat dikecewakan oleh seseorang, saat ada masalah yang belum terselesaikan, saat tekanan-tekanan dari mana berasalnya yang dipikirkan, saat keadaan diri lemah badan dan saat cape, dan masalah pribadi yang menjadi pikiran. Karena pikiran sedang sibuk memikirkan jalan keluar sehingga semangat dan konsentrasi belajar menjadi buyar alias berkurang ke tiada arah.
3.             Saat prestasi enggak jadi tujuan belajar
Belajar sekedar menggugurkan kewajiban, namun setelah belajar apa yang diperoleh enggak didapatkan hanya keletihan karena enggak disertai niat ikhlas. Belajar hanya sekedar belajar, tanpa pikiran terfokus pada apa yang dipelajarinya sehingga kepahaman kurang jelas. Contohnya: berangkat ke sekolah tapi malah mampir ke tempat Warnet dan tempat permainan lainnya, atau masuk ke kelas hanya sebatas hadir teman-teman menulis ini malah menggambar corat coret dibuku, dan macam lainnya.

         Mengatasi Malas Belajar diantaranya:
1.              Luruskan terlebih dahulu niat berangkat dari rumah ke sekolah, dengan menjawab pertanyaan: belajar untuk mengejar prestasikah, belajar hanya untuk mengusir kebosanan atau sekedar mengisi waktukah, belajar untuk menambah wawasan dan ilmukah, belajar untuk mengasah bakatkah, belajar untuk dikasih uang jajankah, dan sebagainya. Pilih salah satu alasan tadi, dari situ arahkan agar belajar itu mencapai faidah dari apa yang dikerjakannya itu. Ingat, jangan salah pilih! Pilih: belajar untuk menambah wawasan dan ilmu.

2.             Hiburlah hati yang tak menentu, cara menghiburnya dengan beri bujukan pada hati sendiri: “Belajar yuk biar kita tambah wawasan dan masalah yang kita hadapi ada jalan keluarnya, membaca untuk belajar, belajar untuk melengkapi kekurangan diri.” Kalau hati udah terhibur, lalu ajak pikiran fokus ama belajar biar apa yang dipelajari mudah dipahaminya. Masalah bawa santai, jangan terlalu tegang semakin tegang karena dipikirkan malah akan membebani dan bakal ogah buat belajar. Itu jadi kendala nantinya.

3.             Gemarlah membaca buku apa aja yang terpenting wawasan terbuka lebar alias meluas sehingga masalah yang ditemukan menjadi pelajaran berharga. Dengan macam buku yang dipelajari bukan terbatas pada pelajaran sekolah, kita bakal punya wawasan baru di luar sekolah. Contohnya: sewaktu saya masih duduk di SMK Jurusan Bisnis Manajemen, udah mempelajari Psikologi dan Ilmu Hikmah padahal itu enggak diajarkan di sekolah akhirnya alhamdulillah dapat membantu orang atau temen saat membutuhkan memberi solusi dan penyembuhan secara Islami pada permasalahan gangguan jin atau ganggguan sihir. Inilah beruntungnya punya ilmu yang enggak diajarkan di sekolah. Mau enggak kayak gitu?

4.             Ilmu itu bekal kehidupan dunia akhirat, seimbangkan antara ilmu pengetahuan umum dengan ilmu agama. Nah, kalau kita tak punya ilmu dunia (pengetahuan umum) pasti banyak masalah yang enggak bisa dituntaskan malah sebaliknya berkepanjangan. Kalau kita tak punya ilmu akhirat (agama), maka kita bakal mudah masuk ke jurang neraka. Jadi, ilmu pengetahuan umum penting, ilmu agama pun penting satu sama lain saling menunjang mempermudah jalan kehidupan kita. Apa sampai saat ini masih malas belajar?

5.             Pikirkan dampaknya malas belajar.
Malas belajar semakin meningkat, maka keserbatidaktahuan akan menumpuk, akan mempersulit kita dalam mengenali masalah, mengetahui penyebabnya, dan cara mengatasinya. Akhirnya, berpola pikir serba nekad enggak berpikir panjang terhadap apa yang ditimbulkannya, karena enggak didasari oleh ilmu yang mencukupi. Jadi, bangkitlah dari kemalasan belajar, jangan sampai kita diperbudak oleh kebodohan kita sendiri. Belajar juga itu bermanfaat buat kita dan diamalkan buat orang lain. Malas belajar bukan cuma merugikan diri sendiri, diri orang lain pun bakal kena imbasnya. So, buat apa malas belajar yuk dari sekarang banyakin belajar. Contohnya: membaca buku, membaca situasi dan kondisi lingkungan, membaca informasi dari Koran atau Internet, dan macam lainnya.

Semoga artikel ini memberi pencerahan bagi teman-teman. Sampai jumpa!


Jika Ada yang ditanyakan, 
silahkan saja saya akan menjawabnya, secepatnya.
   

6 komentar untuk "Mengatasi Malas Belajar"

  1. saya setuju dengan mas adam..
    belajar sangatlah penting.
    hal yang sering terjadi pada anak2 kecil yaitu yg nomor 1. trbujuk oleh kawan bermain..
    infonya bagus, sgt brmanfaaat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya memang ini untuk anak-anak, tapi bisa bermanfaat juga buat anak SMP/SMA.
      Semoga mereka bisa tergenjot semangat untuk meraih prestasi dari hasil belajarnya.

      ^.^

      Hapus
  2. Balasan
    1. Sebetulnya ada kok mas, cuma belum dipublikasikan.
      Cara mengatasi malas belajardiatas dalam sudut pandang Psikologi Belajar.

      Lain waktu nanti ustadz mempublikasikannya untuk mas.

      Hapus
  3. malas belajar memang sebuah momok yang mengerikan bagi setiap pelajar. Untuk itu, sebaiknya kita bisa mengatasinya agar prestasi belajar kita bisa bagus ya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mbak, dengan memotivasi diri maka semangat belajar bakal bertambah.
      Dan rasa malas belajar wajib diatasi kalau memang kita ingin banyak mendapat pengetahuan apapun tak terbatas untuk pelajar dan mahasiswa.

      Seorang blogger juga wajib banyak belajar kalau memang ingin sukses sesuksesnya.

      Hapus
loading...
loading...



Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

KLIK GAMBAR UNTUK PEMBELIAN/PEMESANAN

Berlangganan via Email