Jenis Predikat Guru di Indonesia

Jenis Predikat Guru di Indonesia
Penulis : Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Guru PKn di SMK YASPI Syamsul ‘Ulum, Sukabumi

Jenis Predikat Guru di Indonesia – Predikat guru yang melekat pada dirinya memang berbeda-beda pada tiap jiwa guru. Yang menjadi faktor yang paling penting memang dari usia pengabdiannya dalam mengajar dan juga faktor lain yang menunjang. Baik dalam kesempatan ini penulis akan berusaha mengungkap predikat guru tersebut untuk diketahui bersama. Hal ini akan jauh bermanfaat bila ingin berprofesi sebagai seorang guru. Tapi akan menjadi pengetahuan saja bagi yang lainnya.

Ilustrasi Guru Cantik Guru Idaman
Ilustrasi Guru Cantik Guru Idaman
Sumber Gambar : 
http://static.pulsk.com/images/2013/10/10/5256266726b7d_5256266727f05.jpg


Jenis Predikat Guru di Indonesia
Predikat guru tersebut terbagi menjadi 3 jenis, diantaranya:

1.    Guru PNS
Guru PNS ini yang paling terjamin kesejahteraannya, dimana mereka akan mendapat tunjangan hari tua (dana pensiunan), ditambah mendapatkan juga sertifikasi (guru yang berstatus tetap), dan juga tunjangan-tunjangan lainnya. Sayangnya untuk mendapatkan predikat guru PNS ini sangat panjang prosesnya ada kabar harus minimal 5 tahun sudah mengabdi sebagai guru, lolos juga dari seleksi cpns, dan juga bisa lolos dari seleksi publikasi karya ilmiah. Guru PNS pertanggungjawabannya bukan hanya kepada kepala sekolah melainkan juga kepada pemerintah.

2.     Guru Sertifikasi
Guru sertifikasi ini guru yang diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya sehingga ia akan mendapat status yang tetap dalam mengajar di sekolah dimana tempat ia mengajar. Nah untuk mendapatkan predikat guru sertifikasi ini harus mengikuti pelatihan keguruan dan juga lolos dari seleksi publikasi karya ilmiah. Umumnya banyak yang mengalami kesulitan dan menemui kegagalan didalam penutasan publikasi karya ilmiah ini. Kalau kita sudah terbiasa didalam menyusun dan menulis buku otomatis akan mudah pula melewati tantangan dalam publikasi karya ilmiah. Sekali lagi penulis beri kesimpulan, bahwa dengan predikat guru sertifikasi maka sudah jelaslah status kita sebagai guru tetap dan digaji sebulan sesuai dengan umr.

Contoh Lolos Guru Sertifikasi Kota Sukabumi
Contoh Lolos Guru Sertifikasi Kota Sukabumi
Sumber : http://sergur.kemdiknas.go.id/sg13/
Contoh Lolos Guru Sertifikasi Kabupaten Sukabumi
Contoh Lolos Guru Sertifikasi Kabupaten Sukabumi
Sumber : http://sergur.kemdiknas.go.id/sg13/


3.     Guru Honorer Murni
Guru hononer murni ini guru hanya digaji berdasarkan jumlah jam mengajar. Sebagai contoh; dalam satu jam ia dihargai 15.000 rupiah maka kalau dalam satu kelas ia mendapatkan 30.000 rupiah karena pada umumnya 2 jam setiap satu kelasnya. Kalau mengajar dalam satu minggu ada 3 kelas atau 6 kelas maka tinggal dihitungkan saja untuk satu kelasnya 30.000 rupiah misalnya. Perlu diketahui, kalau menjadi guru honorer di sekolah negeri lebih murah dibandingkan menjadi guru honorer di sekolah swasta. Dan tiap jam harganya berbeda-beda sesuai dengan ketentuan yang berlaku di sekolah tersebut. Selain itu juga ada tunjangan transportasi, juga tambahan penghasilan dari bisnis buku lks, dan seterusnya. Tergantung pada kreativitas guru dalam memanfaatkan peluang yang ada menjadi bisnis sampingan.


Jenis Predikat Guru di Indonesia – Dari tiga jenis predikat guru ini yang paling diminati pastinya menjadi guru PNS, karena dari segi kesejahteraan terjamin untuk masa depan. Begitupun penulis menginginkan hal itu. Saat ini penulis memang masih menjadi guru honorel murni mudah-mudahan bisa segera tersertifikasi selanjutnya menjadi guru PNS. Tentunya hal itu butuh perjuangan dan perlu waktu dalam melewati proses tersebut. Semoga kita dapat meraih hal tersebut percayalah dengan kemampuan sendiri dan juga kuatkan kemauan kita. Pada akhirnya penulis berharap semoga artikel ini menjadi bermanfaat buat kita semua. Terimakasih atas perhatiannya.



SUMBER REFERENSI

3 Jenis Predikat Guru di Indonesia didapatkan dari informasi
Kepala YASPI Syamsul ‘Ulum saat rapat bulanan.
Lalu isi poin dikembangkan oleh penulis berdasarkan pemahaman dan pengalaman.

SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Jenis Predikat Guru di Indonesia
Sukabumi, 23 Agustus 2015



70 Komentar untuk "Jenis Predikat Guru di Indonesia"

  1. Dari 3 jenis prediket guru itu, hanya satu yang belum saya pangku mas Adam; Guru Sertifikasi. Alhamdulillah sengaja tidak ikut program sertifikasi guru supaya lebih banyak waktu untuk bereksperimen tentang pendidikan di sekolah kemudian menuangkannya dalam blog. Banyak waktu karena jam mengajar saya sedikit, mas Adam...

    Apa yang mas uraikan tentang jenis predikat guru di atas menurut saya tepat sekali. Mudah-mudahan menjadi bahan renungan untuk kawan-kawan calon guru tentunya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh gitu, asik ya kalau udah guru PNS mah udah leluasa dan merasa terjamin pak.

      Aamiin Allahuma Aamiin.

      Ya mudah-mudahan ada pembaca yang berminat menjadi seorang guru.

      Semoga kita menjadi guru yang bisa membimbing dan mengarahkan ya bukan sebatas mengajar dan sebatas mendidik.

      Hapus
    2. Karena saya sebagi Murid dari Bapak Guru saya diatas. jadi saya nyimak dan baca saja. sambil manggut manggut :)

      Hapus
    3. sepakat dengan pak guru Uda, saya juga malah nyesel sudah disertifikasi (honornya mah ngga disesali sih)...tanggungjawabnya itu loch....dunia akheratnya jadi rada berat....hehe

      Hapus
    4. Saud Karrysta@
      Murid dalam hal apa nih mas?

      Kalau anak mas sih saya masih percaya, wong mas udah tua masa kembali menjadI ANAK SMA. Hehe.

      Aneh juga komentarnya asal bunyi gitu. ^.^

      Hapus
    5. Cilembu Tea@
      Memangnya mas guru juga ya?

      Guru apa ya?

      Setahu saya mas jualan ubi lembi deh.

      Ya memang mas tanggungjawab semakin berat kan sesuai dengan gajinya hehe

      Hapus
  2. Semoga adminnya disini juga segera menjadi PNS klo belum... Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Allahuma Aamiin.

      Makasih atas doanya, saya harap juga begitu sedang berusaha meraih hal itu.

      Hapus
    2. emoga Pak Adminya tahun ini langsung jadi Pns. eeh apa sudah PNS ya Pak..?

      Hapus
    3. saya juga di doakan loh pak, saya juga pengen jadi PNS juga

      Hapus
    4. Purnama@
      Iya mas, aamiin allahuma aamiin.

      Semoga bisa segera menjadi guru PNS.

      Hapus
    5. Saud Karrysta@
      Aamiin Allahuma Aamiin, makasih mas atas doanya.

      Hapus
  3. bener mas. gaji pns sekarang lebih enak dibanding yang dulu. oh iya mas sendiri kan guru, nah mas masuk kategori guru yang mana tuh? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya memang guru PNS jadi incaran semua guru.

      Saat ini saya masih jadi guru honorer mas.

      Hapus
    2. saya kira pak adam ini sudah menjadi PNS sekaligus sertifikasi lo pak, gak nyangka kita masih sama ya, semangat pak

      Hapus
    3. Belum mas, karena setelah lulus saya kerja di kantor dulu hingga 2 tahun lebih.

      Setelah tinggal di Sukabumi, baru deh saya kembali mengajar sebagai panggilan jiwa. ^.^

      Hapus
  4. Semoga cepat mencapai ke arah yang pertama pak Guru (Guru PNS). Aamiin Ya Robb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mas, saya sedang mengusahakannya buat masa depan yang lebih baik.

      Mohon dukungannya selalu, ^.^

      Hapus
  5. oh gt ya mas, pantas klo guru honor itu biasanya ngajar d banyak tempat.. hhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, biar penghasilan mereka bisa mencapi target begitu.

      Saya sendiri pengennya mengajar di 3 sekolah, mohon doanya ya?

      Makasih udah membaca.

      Hapus
  6. Banyak menambah pengetahuan nih kalau saya sering mampir ke sini. apalagi soal dan jenis Guru yang berpredikat di Inmdonesia.Tetaplah semangat Guru ku se Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip mas, semoga banyak pelajaran disini karena blog ini enggak terbatas pada tema pendidikan, tapi juga tersedia tema ruqyah, kesehatan medis, psikologi, motivasi dan online marketing.

      Hapus
  7. Alhamdulillah..jelek-jelek gini saya termasuk sebagai pengajar ilmu matematika yang bersertifikasi, tapi dengan begitu beban dan tanggungjawab rasanya justru semakin memberatkan pundakku ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh gitu ya mas, baru tau saya, semoga mas bisa memegang amanah tersebut dengan baik ya?

      Hapus
  8. sampai saat ini saya masih dalam kategori predikat guru honorer murni nih pak, walau gaji tidak seberapa tidak masalah, yang penting niat tulus memberikan ilmu di dasari rasa ikhlas mendidik bangsa akan membawa banyak rejeki buat saya nantinya, semangat 45 ...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, saya paham itu, makanya mas juga menghasilkan tambahan dari iklan goggle adsense sebagai penerbit iklannya.

      Sip mas, saya juga begitu perlu diperjuangkan apalagi mas udah menanggung seorang istri semoga makin lancar aja rezekinya ya?

      Hapus
  9. Pastilah mas semua juga pengen'a jadi guru PNS, tapi proses'a itu yang sulit kalo jadi guru PNS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul dong, oya neng sendiri kan masih pelajar SMA kan?

      Nah ada minat jadi guru ga?

      Hapus
  10. Jadi guru sertifikasi itu susah nggak Pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak terlalu susah mas, perlu lolos dari seleksi publikasi karya ilmiah.

      Ya harus bermodal menulis buku biar enggak susah hehe

      Hapus
  11. yang belum saya raih adalah guru PNS mas, tapi itupun saya sudah bersyukur sebab rejeki itu banyak saja jalannya tanpa harus menjadi PNS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, apapun disyukuri aja dulu sambil berusaha lebih karena enggak ada salahnya mendapatkan predikat guru yang lebih baik daripada sebelumnya.
      '
      Semoga harapan kita sebagai guru mempunyai jaminan masa depan yang lebih baik.

      Semoga bermanfaat.

      Hapus
  12. kebetulan saya sudah jadi guru mas,tapi guru vokal burung peliharaan hhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada-ada aja mas ini hehe, apapun profesi mas disyukuri aja.

      Semoga bermanfaat ilmu ini ya?

      Hapus
  13. Kebetulan ibu saya juga seorang guru ya, sekarang udah jadi kepala sekolah SD, jadi guru PNS dan guru sertifikasi, alhamdulillah, dan semoga Kang Adam juga cepet jadi guru PNS dan guru sertifikasinya ya,,, Amin.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Allahuma Aaamiin mas.

      Ya kalau udah memperoleh predikat guru tersebut ya pastinya akan menambah kelegaan karena udah pasti untuk masa depannya.

      Hapus
  14. Saya belum mengalami yang "Predikat Guru Sertifikasi dan Guru Honorer" Pak, tapi segini ge udah bersyukur.
    Kalau saya boleh usul mah mending anggaran sertifikasi dialihkan saja untuk pembangunan fisik sekolah-sekolah di daerah terpencil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mudah-mudahan usulan bisa bermanfaat karena guru sertifikasi juga bermanfaat loh pak buat gurunya. Jadi sebagai motivasi lebih untuk meningkatkan kualitas mereka.
      '
      Berarti yang dimaksud mas udah jadi guru PNS toh, saya jadi baru tau pak hehe

      Hapus
    2. Iya Pak, setelah lulus kuliah langsung ikut seleksi dan alhamdulillah lolos di daerah Jawa Barat.

      Hapus
    3. Syukurlah mas kalau begitu, saya ikut senang semoga bisa segera menyusul jadi guru PNS.

      Hapus
  15. Kebetulan kakak ane minat jadi guru, :D makasih buat artikelnya pasti kakak ane akan tertarik untuk membaca artikel ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip mas kalau begitu, mudah-mudahan bisa jadi referensi.

      Kalau kakaknya mau bertanya jangan sungkan, soale saya siap buat menjawabnya.

      Hapus
  16. kalo sudah pns mungkin sudah terjamin dan gajinya juga sudah lumayan ya mas, saya masih belum mengerti sih proses pengangkatan pns itu, tapi pernah dengar ada waktunya buat pengangkatan pns dan banyak juga pesertanya yamas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas semua guru pasti mengharapkan jadi guru PNS, dan itu harus bersaing seluruh Indonesia.

      Jadi saya mohon doa dan dukungannya aja dari mas bisa segera menyusul menjadi guru PNS.

      Hapus
  17. Jenjang yang cukup sulit untuk mencapai sebuah kesejahterahan guru,,, terkadang guru yang sudah pada tingkat sejahtera tidak terlalu memandang kualitas pengajarannya... ironisnya tenaga pendidik kita (mungkin yang saya singgung hanya Oknum)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak juga mas tergantung pada tanggungjawab masing-masing dalam menjaga amanahnya sebagai guru profesional. Seharusnya jauh lebih baik dari predikat guru lainnya.

      Enggak semua mas, jangan menyamaratakan hanya ada beberapa aja hal itu terjadi.

      Masih ada kok guru yang amanah terhadap tugasnya.

      Hapus
  18. Balasan
    1. Iya bu, makanya itu menjadi harapan semua guru.

      Begitupun saya sendiri ingin mengejar dan meraih predikat guru PNS tersebut.

      Hapus
  19. Salam Friendly, artikelnya menarik sekali, jadi tahu jenis-jenis predikat guru di Indonesia.. Semoga dengan adanya artikel ini juga dapat menumbuhkan minat orang-orang yang ingin berprofesi jadi guru.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamiin mas, karena profesi guru itu sesungguhnya mulia.

      Jadi satu kebanggaan buat saya, moga juga yang lainnya terinspirasi.

      Sip kalau gitu semoga bermanfaat.

      Hapus
  20. kalau mau jadi guru minimal lulusan apa ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lulusan keguruan mas, mau jurusan guru PKn, jurusan guru Biologi, dan seterusnya.

      Kalau dari jurusan non keguruan nantinya harus kuliah dulu dijurusan keguruan jadi ya dari awal aja masuk keguruan jadinya langsung jadi guru..

      Soale harus melewati KKN dan juga praktek mengajar.

      Hapus
  21. Ada yang bilang jadi guru PNS sekarang enak terjamin kesejahteraannya cuma untuk jadi PNS pengabdiannya itu loh harus sabar betul bahkan ada yang bertahun tahun mengabdi belum diangkat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, namanya juga perlu keseimbangan tugas makin berat tapi jaminan semakin jelas. Semoga aja terinspirasi jadi guru hehe

      Hapus
  22. guru di di kota saya mereka sejahtera banget. pemerintah zaman sekarang bagus dalam tata cara pengaturan gaji guru. guru adalah pejuang bangsa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas alhamdulillah, karena guru pantas mendapatkannya karena mereka mengeluarkan tenaga pikirannya sebab itu perlu dihargai oleh pemerintahnya.

      Makasih atas kunjungannya.

      Hapus
  23. dari sisi penghasilan, guru yg sudah sertifikasi sangat menjanjikan

    BalasHapus
  24. Saya baru tau status guru di bagi menjadi 3 bagian, saya kira guru yang sertifikasi itu sudah termasuk PNS... Semoga semua guru honorer bisa di angkat menjadi PNS,.. Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda mas, aamiin allahuma aamiin.

      Doain saya juga ya?

      Iya soalnya seleksi, tugas dan gaji guru sertifikasi dan guru PNS berbeda.

      Hapus
    2. Pasti di doakan untuk semua guru juga mas... Ibarat kalau pekerja buruh.... Guru PNS itu seperti karyawan tetap yah

      Hapus
    3. Makasih mas doanya, karena memang status itu perlu buat masa depan saya juga sebagai guru yang mengabdi. Berbeda halnya, ketika saya mengantor di swasta maka pns itu bukan target yang dikejar.

      Ya memang mas segala sesuatu pekerjaan kalau udah menjadi tetap akan ada perasaan lega dan leluasa.

      Makasih atas aspirasinya.

      Hapus
  25. berarti kalau guru honorer murni itu hanya diangkat dan diberhentikan serta digaji oleh sekolahan ya mas?
    lalu maksud bisnis buku lks itu apa ya mas? apakah menjual buku?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bu, sekolahan yang menggaji bukan pemerintah kalau guru honorer.

      Kalau itu bekerja sama bu sistem bagi hasil biasanya ada kurikulum atau kepala sekolah atau wakil kepala sekolah yang mengadakn buku tersebut lalu buku tersebut dihargai sekian oleh beliau nah kita bisa hargai ke murid sekian. Jadi ada keuntungan beberapa persen dari harga jual tersebut.

      Hapus
  26. baru tahu kalo gulu ternyata punya predikat sebanyak ini. saya tahunya dua doang... pak guru dan buguru hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mas kan bukan guru jadinya enggak tahu, nah dengan adanya artikel ini yang belum tahu tentang jenis predikat guru di Indonesia bakalan tahu setelah membaca ini.

      Makasih atas kunjungannya.

      Hapus
  27. Semangat mas..saya juga seorang guru,tepatnya guru sejarah di sebuah SMA. Saya pernah menjadi guru honorer selama 3 tahun di Kalimantan Selatan. Selama menjadi guru honorer saya sangat berkeinginan ingin menjadi guru PNS. Akhirnya saya mengikuti tes CPNS guru ditahun 2013. Formasi guru sejarah di kalimantan selatan tang dicari cuma 1 orang, sedangkan Formasi guru sejarah di Kalimantan tengah khususnya di kabupaten pulang pisau dicari 4 orang. Saya memilih mendaftar dikalimantan selatan karena memang rumah keluarga saya dikalimantan selatan. Saya belajar keras ..namun Allah belum menghendaki..dari 90 an peserta tes CPNS untuk formasi guru sejarah, saya rangking 6, yang rangking yang lulus..kecewa berat saya. Bahkan saya ditinggalkan oleh kekasih saya.hmm... saya liat,ternyata jika saya mendaftar dipulang pisau kalimantan tengah, saya lulus mas...rangking..karena nilai Saya waktu itu 365..menyesal saya kenapa tidak mendaftar di kalimantan tengah. Al hasil saya belajar lagi..saya tolak mengajar disekolah2 yang lain. Saya cuma mengajar di satu sekolah..setiap malam setiap sore saya selalu belajar...belajar dan belajar. Ada TIU TKP dan TWK dalam seleksi CPNS ditahun 2014. Saya tidak pengen gagal lagi saya manfaatkan waktu untuk fokus mendalami TIU..TKP..dan TWK..saya tinggalkan futsal dll..fokus belajar dan berdoa. 2 bulan tidak nonton TV..hanya belajar...dan belajar..download TIU TWK dan TKP di HP..beli materi TIU TWK TKP di toko buku..belajar TIU dengan guru bahasa indonesia dan Matematika..semua saya lakukan demi menghadapi tes CPNS tajun 2014. Formasi pun keluar..di kalsel guru sejarah dicari cuma 1..dikalteng sampit,dicari cuma 2..saya memilih disampit..yg penting PNS dulu..masalah mutasi nanti insya Allah ada jalan itu prinsip saya. Akhirnya saya mendaftar disampit dan alhamdulillah saya lulus mas..penerimaan PNS tahun sekarang memang benar benar suci ..kita menggunakan CAT Komputer..hari itu tes...hari utu juga kita mengetahui hasilnya...sekarang saya menjadi PNS disampit dan jauh dengan keluarga..kalau ada libur panjang,baru pulang kekalsel. Semoga bermanfaat mas...sharing aja...semoga mas cepat menjadi PNS..dan saya juga bisa pindah mutasi ke kalsel..amiinn..ini instagram saya mas..@budiwijaya25 ..salam kenal..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukur alhamdulillah mas, kalau begitu, semoga bisa memotivasi dan menginspirasi yang lain. Termasuk saya sendiri, yang berharap tahun ini bisa masuk guru pns ataupun menjadi guru sertifikasi. Jauh dari kota asal boleh jadi jodohnya mas diluar kota. Disyukuri aja.

      Makasih banyak udah sharing dalam blog ini.

      Hapus
    2. iya mas Alhamdulillah.. amiin ya Allah... sama sama saling mendoakan ya mas... semoga kita bisa sama sama dekat dengan keluarga selalu... amiin..blognya bagus mas...kembangkan...sama sama mas...

      Hapus
    3. Sip mas kalau begitu, kalau ada usulan lain buat kemajuan blog silahkan aja mas disampaikan.

      Makasih ya sebelum dan sesudahnya.

      Hapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700