Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator



Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator
Oleh: Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Calon Motivator Spiritual
www.adamsains.us

Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator – Bagi yang ingin mengetahui lebih jauh tentang profesi sang motivator, maka penulis akan berbagi ilmunya kepada pembaca agar setidaknya dapat gambaran seperti apa pekerjaannya itu. Memang benar menjadi seorang motivator itu tidaklah mudah bukan hanya bisa berbicara dengan tenang dan juga dari cara pemilihan kata yang terkesan bijak. Tapi juga ia harus menjadi teladan bagi siapapun itu. Bila ingin motivasi yang disampaikan itu berpengaruh terhadap orang lain. Nah, diantara kita siapa yang ingin menjadi seorang motivator? Paling tidak menjadi motivator bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Kalau penulis sendiri saat ini sedang berusaha untuk dikenal menjadi Motivator Spiritual dengan mengenalkannya di facebook sendiri berupa status motivasi. Bila ingin bergabung dengan penulis silahkan di https://www.facebook.com/Adamsains  Perlu diketahui juga, sebetulnya Ustadz Yusuf Mansur, beliau juga menurut penulis seorang motivator spiritual namun fokus temanya sedekah sehingga orang lain mengenalnya dengan sebutan ustadz sedekah atau motivator sedekah.

Nantikan juga Berbagai Teori Motivasi, Cara Menjadi Seorang Motivator, dan lainnya.

Ilustrasi Gambar Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator
Ilustrasi Gambar Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator


Sebelumnya, penulis juga pernah menghadirkan Terapi Kata Motivasi Diri, Mengenal CreativeHealing, Mengenal Gambaran Sosok Diri Sendiri, dan lainnya.

Selanjutnya, kita simak ulasan selengkapnya.

Jenis Unsur Motivasi dalam Diri Manusia
Secara umum, motivasi ada dua menurut Wikipedia Indonesia yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.
1.             Motivasi Intrinsik
Adalah motivasi yang timbul dari diri individu sendiri tanpa ada paksaan orang lain, tetapi atas dasar kemauan sendiri. Namun secara penerapannya bahwa keinginan beraktivitas atau meraih pencapaian tertentu semata-mata demi kesenangan atau kepuasan dari melakukan aktivitas tersebut.
2.      Motivasi Ekstrinsik
Adalah motivasi yang timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu. Dalam hal ini apakah karena adanya ajakan, suruhan, atau paksaan dari orang lain. Dalam penerapannya sebagai berikut: keinginan untuk mengejar suatu tujuan yang diakibatkan oleh imbalan-imbalan eksternal. [Diolah dari: id.wikipedia.org/wiki/Motivasi]

Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator
Seperti yang kita ketahui kalau seorang motivator selain harus bisa membawa pembicaraan menjadi enak, nyaman, dan juga harus berwibawa. Bukan sebatas itu sebetulnya tapi juga ia mampu mencontohkan dan menjadi teladan yang baik bagi siapapun yang dimotivasinya. Tapi secara rincinya dapat penulis sebutkan dan jelaskan satu persatu dibawah ini.

1.             Dapat mengembangkan diri setiap saat.
Ya benar seorang motivator harus terus belajar dalam memperbaiki dirinya sendiri. Bila ia mampu mengendalikan diri dari emosi, nafsu, dan egonya juga ia mampu mengarahkan dirinya sendiri maka ia juga bakal mampu untuk memberi pengarahan dan bimbingan kepada orang lain. Jangan sampai luput dari rasa cepat puas karena itu akan melemahkan dari pengawasan. Sebab tak jarang orang yang cepat puas akan malas untuk belajar dari orang lain dari kasus yang ditemukan karena dirinya sudah merasa pintar. Padahal dengan banyaknya pengalaman maka akan semakin luas pula cara pandang kita apalagi seorang motivator. Ia perlu mendapatkan banyak inspirasi untuk memotivasi dirinya sendiri agar lebih baik lagi dalam mengamalkan ilmunya. Tak sedikit orang yang mau mengakui kesalahan dan kekurangan dirinya. Maka kita harus belajar menjadi pribadi unik dan langka yang mau menerima kekurangan sendiri maupun kekurangan orang lain untuk sama-sama diperbaiki ke arah yang baik lagi. Agar kita teruji mental dan imannya, maka jangan heran selalu ada jalan berliku dalam menempuh sesuatu itu.

Intinya, bila berhasil memotivasi diri agar berprestasi maka ia juga bakal mampu memberikan pengarahan dan bimbingan agar orang lain yang dimotivasi menjadi berprestasi. Bila berhasil menyembuhkan penyakit yang ada dalam dirinya baik itu jasmani atau rohani maka ia pun juga untuk beri bantuan penyembuhan sebagaimana ia mampu mengatasi penyakit yang dialaminya.

CONTOH BUKTI KATA MOTIVASI KARYA MUHAMMAD ADAM HUSSEIN

Bukti Kata Motivasi Muhammad Adam Hussein, S.Pd - Pertama
Bukti Kata Motivasi Muhammad Adam Hussein, S.Pd - Pertama

Bukti Kata Motivasi Muhammad Adam Hussein, S.Pd - Kedua
Bukti Kata Motivasi Muhammad Adam Hussein, S.Pd - Kedua

Bukti Kata Motivasi Muhammad Adam Hussein, S.Pd - Ketiga
Bukti Kata Motivasi Muhammad Adam Hussein, S.Pd - Ketiga
 
2.      Dapat memberikan motivasi kepada orang lain.
          Selain seorang motivator bisa memotivasi dirinya sendiri dan orang terdekatnya juga ia harus mampu memotivasi diri orang lain. Orang yang tadinya suka malas beribadah jadi tambah rajin, yang tadinya sikapnya kasar jadi lembut, yang tadinya patah hati jadi bersemangat dalam mencari lagi, yang tadinya stres jadi sembuh dan didapatkan solusinya, yang tadinya berkebiasaan buruk bisa meninggalkannya, yang tadinya malas belajar jadi bisa berprestasi, dan lainnya.

Kekuatan motivasi itu akan terbentuk oleh rasa kepercayaan diri, kesadaran yang tinggi akan kebenaran dan kebaikan bagi dirinya sendiri, kemauan yang kuat dalam berusaha, tidak mudah putus asa dengan segala kesulitan yang ada, tidak lekas terjebak dalam serangan emosi, nafsu, dan ego, dan hal lainnya yang harus disadari.

          Seorang motivator harus ramah terhadap orang yang dimotivasi dalam membalas harus segera mungkin jadi diabaikan. Karena memang butuh perhatian dari kita untuk diberikan semangat dan solusi. Jangan menjadi pribadi yang sombong ketika kita sudah banyak dikenal oleh orang sebagai seorang motivator tetaplah rendah hati. Agar orang yangh dimotivasi selalu merasakan ketulusan yang kita berikan itu. Jadi, sama seorang motivator juga harus mampu mengendalikan emosi, nafsu, dan egonya agar dalam dirinya muncul tanda orang bijak.
           
3. Dapat menginspirasi siapapun juga termasuk dirinya sendiri.
            Ya betul diperlukan kemampuan dalam memberi inspirasi kepada orang lain, dengan cara kita berbagi pengalaman tentang kerja keras kita selama menempuh perjalanan hidup maupun perjalanan kesuksesan. Sekalipun itu menurut kita sendiri belum bisa dikatakan sukses namun mereka tetap akan beranggapan itu luar biasa karena perjalanan menuju kesuksesan memang berliku nah dari perjuangan dan pengorbanan kita itulah yang bisa menginspirasi mereka. Apalagi kalau dalam usia muda kita sudah banyak yang dihasilkan berupa prestasi itu akan lebih menginspirasi yang usianya muda karena ia juga ingin berhasil begitupun dengan pembaca pasti akan terinspirasi.

Maka tak heran dalam blog ini banyak sekali yang bisa kita temukan berupa inspirasi, motivasi sekaligus solusi masalahnya. Semoga lambat laun penulis juga bisa dikenal secara nasional dengan mengisi acara motivasi, mohon do’a dan dukungannya untuk yang saat ini. 

Inspirasi akan muncul ketika ada yang bisa dipelajari oleh orang lain dari kita.

           
4.      Dapat menjadikan orang lain menjadi motivator bagi dirinya sendiri.
Ini yang paling sulit karena selain kita harus berhasil memotivasi orang lain tersebut kita juga harus mampu memberi bimbingan agar orang lain tersebut mampu memotivasi diri orang lain lagi dengan mengamalkan ilmu yang sudah kita sampaikan. Untuk memastikan orang lain tersebut mampu memotivasi dibutuhkan kesabaran karena kalau tidak hasilnya kurang maksimal. Disini keikhlasan dan ketulusan sangat diperlukan dalam bimbingan. Kalau tidak hasilnya akan setengah-tengah. Boleh jadi malah gagal total karena tidak adanya saling kepercayaan atau karena saling tidak ikhlas artinya orang yang dibantu harus mengerti dan menghargai jasa sang motivator begitupun motivator harus tulus dan ikhlas dalam mengajarkannya.

Dengan adanya kekuatan batin yang tulus dan ikhlas karena Ilahi itu menjadi kekuatan tersendiri dalam menghasilkan motivasi yang tingkat tinggi.

Kesimpulan
Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator menurut analisa penulis di atas ada 4, diantaranya:
1.          Dapat mengembangkan diri setiap saat.
2.         Dapat memberikan motivasi kepada orang lain.
3.         Dapat menginspirasi siapapun juga termasuk dirinya sendiri.
4.         Dapat menjadikan orang lain menjadi motivator bagi dirinya sendiri dan orang lain.

Dengan dihadirkannya Tugas dan KewajibanSeorang Motivator semoga aja ada yang berminat diantara pembaca untuk menjadi seorang motivator. Bagi yang serius dalam dunia motivasi sebaiknya konsultasi langsung ke penulis melalui Facebook di Muhammad Adam Hussein atau juga nomor ponsel 08997527700. Insya Allah, bakal menjadi orang berbakat. ^.^

Sampai jumpa!


SUMBER REFERENSI

Wikipedia Indonesia dalam Motivasi.
 http://id.wikipedia.org/wiki/Motivasi

Muhammad Adam Hussein
https://www.facebook.com/Adamsains

SUMBER GAMBAR

http://blog.umy.ac.id/lehaecha/files/2013/04/kartun-islam-1.jpg

SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd.
Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator.
Sukabumi Selatan, 16 Agustus 2014.



38 Komentar untuk "Tugas dan Kewajiban Seorang Motivator"

  1. Runtun sekali penjabarannya nih mas :)
    Dan semoga bisa menjadi manfaat untuk kita semua..
    Terima kasih dan salam :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya biar orang awam bisa memahaminya secara mendasar, mudah-mudahan nantinya bisa diterapkan dalam kehidupannya pak.

      Hapus
  2. Dari ulasan Kang Adam tugas dan kewajiban motivator itu ada 4. Pertanyaan saya, kalo ada aja satu aja kewajibannya ga dipenuhin, apa masih bisa dibilang motivator? Thanks

    Salam
    Fuji

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya otomatis keilmuan dan profesionalisme sebagai motivatornya akan berkurang, tapi tetap dianggap motivator tidak hilang identitasnya. Kecuali ia mempunyai reputasi buruk bisa jadi lambat laun orang tidak mempercayainya.

      Hapus
  3. Benar sekali mas.. motivator memang begitu, harus dapat mengembangkan diri setiap saat :)
    saya pengen deh jadi seorang motivator ^_^ tapi kayaknya gak bisa deh :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, nah kalau ada kemauan yang kuat dari dasar diri saya pikir bisa saja kita bisa mencapai hal itu, lakukanlah dengan cara menggali potensi yang ada.

      Hapus
  4. saya ikutan menambah komentar dari Bang Munawar Alfikri, selain harus dapat mengembangkan diri setiap saat ternyata seorang motivator juga harus memberi tauladan dan mampu mempraktekan dalam kehidupan sehari-hari ya Pak... hmmm... mungkin perlu di coba sedikit demi sedikit... terima kasih pak atas Artikel Motivasi nya... sangat bermanfaaat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul pak, saya setuju, sebab itu tak gampang jadi motivator itu.
      Bapak pun menyadari hal itu.

      Terimakasih udah membaca.

      Semoga jadi lebih paham.

      Hapus
  5. masalahnya terkadang motivator suka menyalah guakan ilmunya gan , bukan hanya memeberi motivasi tapi juga mempengaruhi ke hal negatif. semoga ajah yang mau kadi motivator baca dlu artikel diatas
    nicepost gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya berarti ia tak menyadari tugasnya seorang motivator.

      Motivator yang mempunyai profesional terhadap tanggungjawabnya maka ia akan selalu berwaspada didalam memilih kata dan kalimat.

      Hapus
  6. Saya dari dulu ingin menjadi motivator... mulai dari motivator ke diro sendiri dan juga motivator bagi orang lain.... motivator benar-benar orang yang penuh dengan pikiran pembangkit semangat kehidupan... ayo mas harus bisa mengembangkan diri agar menjadi motivator yg baik..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, alhamdulillah saya udah jadi motivator spiritual.

      Mudah-mudahan bisa segera go nasional.

      Hapus
  7. Tentunya akan membrikan manfaat kepada orang-orang yang membutuhkannya mas...semoga sukses .
    Salam kenal dan salam persahabatan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mas, dan itu dia pahala yang akan kita peroleh kalau bisa mengurangi beban pada diri orang lain. Selalu semangat mas, makasih kunjungannya.

      Hapus
  8. pengen juga menjadi motivator setidaknya buat keluargaku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul pak, motivator bagi anak dan istrinya juga itu termasuk memberi manfaat. ^.^

      Hapus
  9. Balasan
    1. Ya betul mbak, semoga jadi modal utama dalam menerapkan ilmu tentang motivasi ini. ^.^

      Hapus
  10. biasanya motivaor emang akan menginspirasi setiap orang. ini yang membuat seorang motivaor untuk menjaga segala perilakunya.
    cukup berat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, maka dari itu seorang motivator wajib ia memiliki jiwa mental yang kuat agar bisa bertahan dalam segala hal yang kurang menyenangkan tapi tetap mempertahankan kebaikannya.

      Jangan sampai terbawa arus zaman, ^.^

      Karena seorang motivator menjadi tuntunan bagi pendengar dan penggemarnya. ^.^

      Hapus
  11. Kalau belum memenuhi tugas dan kewajiban diatas berarti bukan motivator

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dikatakan seperti itu mas, karena termasuk syarat yang harus dipenuhi oleh seorang motivator.

      Mas berminatkah jadi seorang motivator?

      Hapus
  12. kalau saya malah perlu motivator dan sulit jadi motivator mas maklum pemalas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kalau pemalas berarti bapak tak mampu memotivasi diri sendiri apalagi orang lain. Karena harus dimulai dari diri sendiri kalau kita ingin diikuti oleh orang lain itu.

      Semoga lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan ini. ^.^

      Hapus
  13. Sungguh mulia ternyata tugas seorang MOTIVATOR y Syekh...

    Salam dari Pulau Dollar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul pak, wah maaf jangan panggil syekh dong kan masih muda.
      ^.^

      Silahkan praktekkan. ^.^

      Hapus
  14. Harus menginspirasi tentang kebaikan ya, Bang.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya tentunya mbak, kalau menginspirasi keburukan apanya yang harus diikuti ^.^

      Hapus
  15. Balasan
    1. Alhamdulillah kalau gitu bu, semoga aja bermanfaat ya bisa memberikan motivasi buat ibu lebih baik. ^.^

      Hapus
  16. wah pak tugas dan tanggungjawab seorang motivatoe sepertinya dunia dan akherat yapak...beda sedikit dengan guru kan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul pak, tugas dan profesi mulia sama dengan guru.

      Sebab banyak sekali jasa motivator itu.

      Hapus
  17. sepertinya tugas dan tanggungjawab sangat besar yang ada dipundak motivator yang baik itu ya pak.

    tanggungjawabnya ngga cuman didunia, tapi diakherat juga...kan sama dengan guru

    BalasHapus
  18. penjelasannya runtun, dan detail sekali.
    Salam kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya memang mas, biar dapat dipahami oleh orang awam sekalipun, terimakasih kunjungannya. ^.^

      Hapus
  19. Terima kasih sdh berbgi ilmunya. Jdi bersemngat mnjdi motivtor wlpun msh bnyk kekurangannya. Stdknya ada usha untj mnjdi lbh baik.hehe salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mas, semoga membantu ya dalam meningkatkan potensi yang ada dalam diri sehingga menjadi motivator bagi diri sendiri maupun keluarga. ^.^

      Hapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700