Sertifikasi Praktisi Terapi Ruqyah Nasional dari QHI

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Tambahkan
...
44
Sertifikasi Praktisi Terapi Ruqyah Nasional dari QHI
Penulis : Muhammad Adam Hussein, S.Pd, P.QHi
Pelopor Ekskul Ruqyah di Indonesia

Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional dari QHI – Legalitas itu penting untuk seorang ahli dalam bidang tertentu untuk itu akan ada uji sertifikasi. Untuk mengikuti uji sertifikasi juga harus benar-benar memiliki persiapan yang matang karena sayang sekali kalau ternyata gagal dan ditunda dulu pemberian sertifikatnya alias ditahan karena belum memenuhi syarat menjadi Praktisi. Padahal begitu pentingnya sertifikat untuk membuktikan bahwa kita memang benar menguasai teknik yang diajarkan dari ilmu yang diminati tersebut. Dengan demikian jelas sangat diperlukan pelatihan sertifikasi ini untuk menunjang sebagai praktisi profesional dibidang terapi ruqyah. Yuk baca ulasannya hingga tuntas supaya berhasil menjadi praktisi yang handal dilapangan.

Mengenal Istilah Praktisi
Praktisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pelaksana seperti dalam kalimat ia adalah seorang praktisi bisnis. Praktisi adalah orang yang handal dalam bidang tertentu. Praktisi adalah orang yang berpengalaman dalam bidang yang dikuasai dan diminatinya. Dapat disimpulkan bahwa praktisi adalah orang yang menguasai ilmu tertentu dengan non akademik hanya yang belajar dari pelatihan-pelatihan dan praktek lebih mendominasi dibandingkan pembelajaran teori.

Pengertian Praktisi Ruqyah
Praktisi Ruqyah adalah orang yang berpengalaman dalam mengatasi kasus gangguan jin, gangguan sihir dan gangguan medis dengan metode penanganan ruqyah sebagai praktek penyembuhannya. Praktisi ruqyah ini biasa disebut roqi, roqi merupakan pengambilan makna dari ruqoya, ruqiyu, ruqyan artinya orang yang ahli dalam bidang terapi ruqyah. Secara gamblang, seorang praktisi umumnya sudah disertifikasi dan sertifikat tersebut bermanfaat untuk membuka praktek. Karena praktisi artinya adalah orang yang berpengalaman dalam praktek. Sebab itulah, setelah mendapatkan sertifikat praktisi ia memang berhak membuka praktek dengan izin terlebih dengan dinas yang terkait. Sehingga hal ini tidak menyalahi kode etik profesi praktisi tersebut dan tidak menyalahi undang-undang.

Mengenal Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional
Ada 2 yayasan yang berhak dan resmi mengeluarkan sertifikat untuk Praktisi Ruqyah Nasional. Yang dimaksud adalah Yayasan Arsyi dan Yayasan Quranic Healing Indonesia. Yayasan

3 Jenis Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional dari Quranic Healing Indonesia (QHI) diantaranya adalah:
1.     Praktisi Quranic Healing Indonesia (dengan gelar non akademis P.QHi).
2.     Master Quranic Healing Indonesia (dengan gelar non akademis M.QHi).
3.     Licensed Trainer Quranic Healing Indonesia (dengan gelar non akademis LT.QHi).










Praktisi Quranic Healing Indonesia ini hanya bisa memberikan pelayanan konseling dan penanganan yang terbatas ruang lingkupnya belum bisa menerima pasien dari luar kota kecuali pengalaman ia sudah menangani lebih 10 – 20 kasus ruqyah.

Master Quranic Healing Indonesia adalah orang yang sudah memenuhi kriteria dalam memberikan penyuluhan dan bimbingan untuk menjadikan seorang menjadi praktisi namun belum bisa mengeluarkan sertifikat. Umumnya ia sudah berhasil lebih dari 100 kasus ruqyah yang ditangani.

Licensed Trainer Quranic Healing Indonesia adalah orang yang berwenang untuk mengadakan pelatihan sertifikasi, ia umumnya sudah lebih 1000 kasus ruqyah yang ditangani, dan juga keahlian dalam menanggani juga teruji.

Manfaat Sertifikat Praktisi Ruqyah Nasional
Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh masyarakat umum, diantaranya:
1.     Untuk mendapatkan legalitas sebagai Praktisi Ruqyah yang diakui oleh nasional.
2.   Untuk mendapatkan izin buka praktek dengan cakupan yang terbatas. Hanya bisa menerima pasien dari kalangan keluarga, tetangga, dan masyarakat satu daerah saja.
3.     Untuk mendapatkan kelegaan karena lolos dari uji sertifikasi profesi sebagai Praktisi.
4.     Untuk menambahkan kepercayaan dari pasien.
5.     Untuk meningkatkan kepercayaan diri yang dimiliki.
6.     Sebagai pembuktian bahwa terbukti menggunakan metode ruqyah syar’iyyah dengan teknik Quranic Healing.


Cara Mendapatkan Sertifikat Praktisi Quranic Healing Indonesia
Ada beberapa langkah yang harus ditempuh oleh seorang calon praktisi dalam mengikuti ujian sertifikasi, dapat penulis sebutkan diantaranya:
1.     Ikutilah TFP (Training For Practice = Pelatihan Untuk Praktisi) yang diselenggarakan oleh Grand Master Quranic Healing Indonesia atau oleh roqi (peruqyah bersertifikat LT.QHi (Licensed Trainer Quranic Healing Indonesia).
2.    Siapkan dana untuk investasi sertifikasi TFP, besarnya biaya memang tidak menentu tergantung pada tempat pelatihan yang akan diselenggarakan. Misalnya ketika waktu itu saya mengikuti pada TFP 7 dengan investasi sertifikasi TFP sebesar Rp. 650.000. Kemudian saya melihat TFP 10 sebesar Rp. 750.000 dan TFP 11 yang akan diselenggarakan pada 29 – 30 April 2017 i Aula Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan sebesar Rp. 600.000.
3.     Berdoalah semoga lulus dari ujian sertifikasi tersebut.

Tips Lulus Sertifikasi Praktisi Ruqyah dari TFP QHI
Ada beberapa tips yang dapat penulis bagi disini, diantaranya:
1.   Sering-seringlah sebelumnya mengikuti pelatihan ruqyah massal sehingga dengan terbiasa meruqyah diri sendiri dan orang lain menjadi lebih mahir.
2.   Ikuti juga ekskul ruqyah di sekolah, kampus ataupun di mesjid karena dibimbing dengan jangka waktu yang lama bahkan ada juga ujian prakteknya dengan mengadakan ruqyah massal yang dimana masyarakat yang tidak dikenal sehingga lebih profesional dalam prakteknya.
3.    Tingkatkan jam terbang (pengalaman) dalam meruqyah sehingga banyak kasus yang ditangani maka semakin banyak pula ilmu yang didapatkan. Sehingga kebingungan demi kebingungan akan semakin terhindari.
4.    Setelah benar-benar terlatih dilapangan barulah ikuti sertifikasinya karena ilmu dan praktek sudah memadai. Sehingga akan memungkinkan lulus ujian.
5.    Hapalkan ayat demi ayat ruqyah karena semakin kuatnya kasus ruqyah yang ditangani maka akan diperlukan ayat-ayat yang lain untuk dibacakan selain daripada ayat ruqyah standard seperti: al Fatihah, al Falaq, an Nas, Al Ikhlas, Al Baqarah ayat 1 – 5, dan ayat kursi.

Brosur Sertifikasi Praktisi Ruqyah TFP 11 Lisensi dari Quranic Healing Indonesia (QHi)
Untuk brosur Sertifikasi TFP QHI akan diupdate seiring dengan adanya penyelenggaraan ujian sertifikasi Praktisi Quranic Healing Indonesia. Berikut TFP 11 akan diselenggarakan 1 bulan ke depan pada 29-30 April 2017 di Aula Graha Wisata, Ragunan, Jakarta Selatan.





Sertifikasi Praktisi Terapi Ruqyah Nasional dari QHI – Alhamdulillah selesai juga pembahasan ini semoga memberikan pencerahan bagi yang membutuhkan informasi ini khususnya yang meminati dan juga yang menginginkan sertifikasi praktisi. Silakan dibagikan kalau bermanfaat bagi yang membutuhkan karena menjadi ahli memang perlu sertifikasi untuk penunjangan profesional dalam bidang ilmu dan prakteknya. Bila ada yang ditanyakan silakan saja di kolom komentar yang tersedia.




 SUMBER REFERENSI

http://ruqyahmojokerto.blogspot.co.id/2014/11/pendaftaran-keanggotaan-quranic-healing.html

https://id-id.facebook.com/perdana.akhmad/posts/10204118726230416

http://www.cintaruqyah.com/diklat-praktisi-ruqyah-angkatan-ke-11-crs/


SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Sertifikasi Praktisi Terapi Ruqyah Nasional dari QHI
(Quranic Healing Indonesia).


Baca Juga

Tersalin!

44 komentar

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan (sesuai dengan topik yang sedang dibahas) dan komentar yang berbobot dan bermanfaat. Tidak untuk komentar basa-basi seperti: nice info, keren gan, makasih infonya, mantap, dan lainnya. Jadi daripada sia-sia lebih baik ikuti aturan main berkomentar di blog ini.
Ibrahim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Dzatmiko
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
download firmware
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Dwi Sugiarto
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Ada Wong
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Angga Gilang
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Tutorpedean
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Tutorpedean
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Purwati
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Fizar Rama W
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Ahmad Zaelani
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Guru Madrasah
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Susantokun
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Nan
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Muhammad Iqbal Maulana
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Om Tutorial
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Ida Farida
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Bagas M
Muhammad Adam Hussein, S.Pd