Nasib Guru Mengajar Pada Jam Terakhir di Kelas

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Tambahkan
...
89


Nasib Guru Mengajar Pada Jam Terakhir di Kelas
Penulis : Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Guru PKn di SMK Syamsul ‘Ulum, Sukabumi

Nasib Guru Mengajar Pada Jam Terakhir di Kelas – Pengalaman menjadi guru PKn di SMK, saya pernah mendapat giliran mengajar di jam terakhir dan hal itu yang ingin kita bahas. Mudah-mudahan bagi calon guru atau guru lainnya dapat terinspirasi untuk mengambil pembelajaran dalam pengalaman ini. Mengajar pada jam tertentu memang ada nilai lebih kurangnya yang terpenting kita bisa menyiasatinya kalaupun tidak jangan sampai hanyut dalam suasana yang kurang menguntungkan sehingga mempengaruhi kualitas pembelajaran di kelas. Baik kita ulas aja uraiannya.

Apa ada yang mengajar jam terakhir di kelas lalu gimana kesannya?

STUDI KASUS JAM PEMBELAJARAN DI KELAS

Saat ini saya mengajar SMK di kelas X AP, X RPL, dan X Farmasi. Untuk jadwal di semester 1 (ganjil) di X AP kebagian jam terakhir antara 13:30 – 14:30 Wib, X RPL kebagian mengajar pada jam 10:50 – 12:10 Wib, dan X Farmasi kebagian mengajar pada jam 07:15 – 08:35 Wib. Pas mengajar di X AP karena kebagian jam terakhir nasibnya ya konsentrasi peserta didik rendah diakibatkan oleh rasa lelah, disebut juga jam mengantuk karena kejenuhan dari belajar makin meningkat, terkadang juga terjadi peserta didik yang kabur pada jam terakhir, guru juga terkadang didesak seperti: “pak pulang aja yuk kan kita lapar, pak mengajarnya jangan lama-lama ya ngantuk soalnya, pak jangan bikin tugas dong kan kita udah banyak diberi tugas dari awal pembelajaran pagi tadi, pak nulis mulu cape tau, pak dari kita belajar apalagi membosankan begini lebih baik kita pulang kan, dan seterusnya.” Memang tantangan mengajar pada jam terakhir sangatlah tinggi dimana kita harus berusaha keras untuk mencari variasi dalam pembelajaran supaya bosan ataupun lelah yang dialami oleh peserta didik dapat kita atasi. Sehingga pembelajaran yang akan kita lakukan tidak akan terganggu. Dan memang pada kenyataannya, tidak semua guru dapat mengatasi keadaan yang terjadi pada jam terakhir. Guru dituntut bisa humoris supaya mencairkan suasana yang membosankan, mengurangi rasa lelah mereka karena beban pembelajaran. Guru dituntut juga menggunakan pembelajaran dengan adanya permainan yang membuat peserta didik masuk dalam aktivitas permainan dalam pembelajaran yang kita pimpin. Pembelajaran jam terakhir apalagi dengan karakter siswa yang susah dikompromi pasti mereka akan menyindir atau membuat kita tidak betah dalam mengajar di kelas tersebut. Tak jarang guru yang menyadari nasib guru mengajar pada jam terakhir mereka segera kompromi ke waka kurikulum untuk mengganti jadwalnya karena tak kuat dengan tantangan pada jam tersebut. Sebetulnya, efektivitas dalam pembelajaran akan rendah bila semangat belajar peserta didik yang mulai berkurang, sehingga sebelum memulai pembelajaran harus dimulai dulu dengan sesuatu yang mengugah diri peserta didiknya untuk tetap semangat belajar sekalipun dalam keadaan ngantuk, bosan, maupun lapar. Karena suasana kelas yang kurang positif bisa menjadi pengaruh buruk bagi gurunya karena terkadang guru bisa terbawa suasana. Disinilah guru harus bisa memposisikan diri dengan baik supaya tidak mudah terbawa suasana yang buruk biar belajar tetap berlangsung dengan lancar. Sekalipun tidak sampai pada jam waktu habisnya, alias masih ada sisa waktu namun karena keadaan kelas sudah tidak memungkinkan lebih baik kita sudahi daripada dipaksakan. Hasilnya akan terasa kurang baik dan bisa jadi mengecewakan. Bahkan, penulis pernah mewawancarai guru TIK di jam-jam terakhir mereka pun sama ternyata mendapati peserta didik kurang bergairah padahal komputerisasi umumnya yang paling ditonjolkan dalam sekolah kejuruan menengah.


Muhammad Adam Hussein Bareng Siswi X AP SMK Syamsul 'Ulum Sukabumi - Dok. Pribadi


Lastri Sulastri & Herlani X AP SMK Syamsul 'Ulum Sukabumi - Dok. Lastri Sulastri https://www.facebook.com/lastri.sulastri.31149359


X RPL kebagian jam 10:50 – 12:10 Wib ini juga ada tantangannya dimana sebelum adzan dzuhur kita harus bisa menyelesaikan pembelajaran supaya bisa shalat berjamaah di masjid yayasan. Kalau misalnya lebih dari jam 12:10 Wib tentunya peserta didik tidak ikut shalat berjamaah. Karena memang jam shalat dzuhur sekarang lebih maju dibandingkan sebelumnya jam 12:30 Wib baru adzan. 

Siswa-Siswa X RPL SMK Syamsul Ulum Sukabumi - Dok. Moch Angga Al-Bakri


Siswa-Siswa X RPL SMK Syamsul Ulum Sukabumi dalam Kelas - Dok. Moch Angga Al-Bakri

X Farmasi kebagian jam 07:15 – 08:35 Wib ini yang paling kondusif dan efektif, dimana saya merasakan aktifnya siswa dalam memperhatikan pembelajaran. Ketika diajak untuk melakukan pembelajaran yang diperintahkan pun tidak susah artinya mereka mudah buat mengikuti, sehingga kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan. Jujur, di kelas X Farmasi ini yang merasa mengajar paling berkesan.

Neneng Nur Hafidoh, Siti Subaidah, dan Nadiah Rifa X Farmasi SMK Syamsul 'Ulum Sukabumi - https://www.facebook.com/nenkk.surga


KESIMPULAN PENULIS
Dilihat dari segi efektivitas dalam mengajar ternyata jam mengajar sangat mempengaruhi. Jam pertama antara 07:15–07:55 Wib dan jam kedua antara 07:55–08:35 Wib ini merupakan jam yang paling efektif dalam melakukan pembelajaran. Semangat peserta didik masih sangat tinggi. Jam ketiga antara 08:35–09:15 Wib dan jam keempat antara 09:15–09:55 Wib ini merupakan jam masih efektivitasnya tinggi, sehingga daya tangkap peserta didik dalam menerima pembelajaran bisa memungkinkan untuk cepat menerima materi pembelajaran. Jam kelima antara 10:10–10:50 Wib merupakan jam yang termasuk efektivitasnya mulai berkurang karena sehabis istirahat sehingga masih ada rasa lelah atau belum leluasanya suasana hati. Jam keenam antara 10:50-11:30 Wib dan jam ketujuh antara 11:30-12:10 Wib merupakan jam efektif tapi harus ditingkatkan dengan gaya pembelajaran yang santai, asik, dan menyenangkan ada unsur humor yang segar, permainan dalam pembelajaran sehingga dapat mengurangi kejenuhan, hindari tukar pendapat atau pembelajaran dengan diskusi sebab bisa meningkatkan kejenuhan. Karena pada jam segini lebih baik digunakan dengan cara santai biar bisa menjaga kestabilan semangat belajar peserta didik. Jam terakhir, jam kedelapan antara 12:30-13:00 Wib, jam kesembilan antara 13:00-13:30 Wib, jam kesepuluh antara 13:30-14:00 Wib, jam kesebelas antara 14:00-14:30 Wib merupakan jam yang rentan dengan ketidakefektivitasan dalam belajar. Sehingga perlu teknis pembelajaran yang berbeda dengan jam pertama hingga jam ketujuh. Perlu diketahui bahwa kasus jam pembelajaran diatas yang berlaku untuk SMK Syamsul ‘Ulum, Sukabumi boleh jadi di sekolah lain akan berbeda.

Penulis sendiri mengajukan diri untuk pindah jam mengajar khusus kelas X AP yang semula jam 13:30-14:30 Wib ingin dipindahkan  ke jam pertama dan kedua, atau jam ketiga dan jam keempat. Hal ini sudah diajukan ke pihak waka kurikulum. Mudah-mudahan semester 2 (genap) nanti bisa tepat dalam mengefektivitaskan pembelajaran karena pada kenyataannya mengkondusikan suasana kelas tidaklah mudah. Hal itu pun berkat usulan dari salah satu siswi X AP yang bernama Refa Lina Safitri. Ternyata jadi ide menulis juga akhirnya.

Refa Lina Safitri - Siswa X AP SMK Syamsul 'Ulum Sukabumi - https://www.facebook.com/refa.savitri



SARAN DARI PENULIS
Pada dasarnya setiap jam pembelajaran di kelas itu mempunyai nilai plus dan minusnya. Yang terpenting memang dalam melakukan jam pembelajaran terakhir dibutuhkan kesabaran yang tinggi untuk mengatasi suasana kelas maupun suasana hati peserta didik. Dalam hal ini, bila kurang kesabaran dalam menangani pembelajaran pada jam terakhir alhasil akan mempersulit masuknya materi pembelajaran untuk diingatnya. Dan bahkan, yang menunjang cepat masuknya materi pembelajaran itu dipengaruhi oleh kualitas guru dalam melakukan variasi pembelajaran. Ketika guru tersebut disukai dalam cara pembelajarannya sekalipun materi itu sulit mereka akan berusaha untuk mencintai mata pelajaran tersebut. Yang pada akhirnya sedikit demi sedikit akan mempengaruhi peserta didik untuk memahami dengan baik bagaimana mengatasi ketidakpahamannya atau kebingungannya. Yang tentunya, seorang guru harus bisa menjaga keramahtamahan dalam pembelajaran yang sedang berlangsung.

Dengan demikian, dibutuhkan penyesuaian diri dengan suasana kelas maupun dengan karakter peserta didik masing-masing kelas. Hal ini dibutuhkan untuk bisa meningkatkan efektivitas pembelajaran tanpa tergantung pada kapan jam pembelajaran dilakukan. Ya betul, seharusnya bukan jam pembelajaran yang mengatur efektif atau tidaknya, melainkan kitalah yang sesungguhnya harus mampu mengubah yang tidak efektif menjadi efektif. Sehingga ketergantungan tersebut tidak terjadi. Karena sesungguhnya yang manajemen pendidikan atau strategi belajar mengajar itu harus ditingkatkan keilmuannya supaya kita tidak berhenti ilmunya disitu saja melainkan terus meningkat dan berkembang.

Bila ingin mengubah jadwal jam pembelajaran di kelas, entah itu bentrok mengajar di sekolah lain, ataupun karena nilai efektivitas dinilai rendah, ataupun alas an lainnya. Silahkan negosiasi pihak waka kurikulum. Supaya kita mengajar di sekolah tersebut tidak terganggu dengan aktivitas mengajar di sekolah lain. Ataupun  karena alasan suasana peserta didik yang kurang antusias pada jam-jam terakhir. Semoga kita bisa memanajemen pembelajaran tanpa tergantung pada jam pembelajaran di kelas.

Semoga apa yang disampaikan oleh penulis ini, baik dari studi kasus yang sudah dilakukan sebagai bentuk penelitian. Kesimpulan sampai didapatinya saran dari penulis dari hasil analisa tersebut bisa menjadi manfaat bagi pembaca umumnya dan bagi guru-guru di Indonesia pada khususnya.


Nasib Guru Mengajar Pada Jam Terakhir di Kelas – Setelah kita menyimak ulasan ini semoga kita bisa mengajar lebih baik sesuai porsi dan dalam suasana bagaimanapun itu bisa efektif. Saya tak pernah ingin menggurui tapi yang ingin saya berikan berupa bimbingan atau pencerahan yang dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Bila ada usulan untuk menerapkan variasi pembelajaran seperti apa, saya sebagai penulis pun dengan senang hati menerima masukan tersebut. Bila ingin bertukar pendapat dengan penulis juga, silahkan. Apalagi demi kemajuan dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah maupun di kelas. Sampai jumpa!


SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Nasib Guru Mengajar Pada Jam Terakhir di Kelas.
Sukabumi, 20 Desember 2015



Baca Juga

Tersalin!

89 komentar

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan (sesuai dengan topik yang sedang dibahas) dan komentar yang berbobot dan bermanfaat. Tidak untuk komentar basa-basi seperti: nice info, keren gan, makasih infonya, mantap, dan lainnya. Jadi daripada sia-sia lebih baik ikuti aturan main berkomentar di blog ini.
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
daniel
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Sonny Ogawa
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Pelangiblog
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Reky
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Irwin Andriyanto
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Ibrahim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Afrid Fransisco
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Kang Oim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Anggi
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Fazri
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Chiisana
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Ferdi Style
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
RADEN NUR
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Awen Fals
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Puputse
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Anonim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Wahab Saputra
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
purnama
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Noviyana Shiali
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Hendro
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Mangs Abdul
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Mangs Abdul
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Anonim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Dwi Sugiarto
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Admina
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
DAnish Fathurrahman
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Welli Dede Ana
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Woro Nur
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Wahyu Tri Budi Pangestu
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Niki s
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Admin Kere
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Rame
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Berbagai Info
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Anonim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Arra Pena
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Fazri
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd