Cara Mengetahui Menghitung Tingkat Kesombongan

Cara Mengetahui Menghitung Tingkat Kesombongan
Penulis : Muhammad Adam Hussein, S.Pd

Cara Mengetahui Menghitung Tingkat Kesombongan – Tes kesombongan ini akan mengungkap seberapa tinggi dan seberapa rendahnya tingkat kesombongan dalam diri seseorang termasuk dalam diri kita. Perlu diketahui terlebih dahulu oleh pembaca, berdasarkan materi yang mendasar secara Islami bahwa kesombongan merupakan salah satu penyakit hati yang wajib diwaspadai sebab hal itu akan merusak kejiwaan dan merusak sifat keimanan kepada Ilahi. Disini terhubung dengan ketauhidan seseorang terhadap yang menciptakanNya. Soal dari tes kesombongan ini berdasarkan acuan dasar psikologi kepribadian yang akan mengungkap dari kesombongan yang terselubung atau tersembunyi didalam diri seseorang.

Cara Mengetahui Menghitung Tingkat Kesombongan
Cara Mengetahui Menghitung Tingkat Kesombongan
Sumber Gambar : 

https://m2.behance.net/rendition/pm/15443279/disp/c7192a315915a1d5d9e5d5bf76cd1b1b.jpg



JENIS KESOMBONGAN
Jenis kesombongan ini disampaikan oleh Imam Al Ghazali, sebagai berikut rinciannya:

Pertama, sombong atas seseorang karena pengetahuannya, dan merasa dengan ilmunya itu hanya dia yang paling hebat dan menganggap semua orang lain tidak mengerti apa-apa, sehingga pendapat orang lain dianggap tidak berguna.

Rasulullah Saw bersabda,

“Tidak akan masuk neraka, orang yang di dalam hatinya ada seberat biji sawi keimanan, dan tidak akan masuk syurga yang didalam hatinya ada seberat biji sawi dari kesombongan”. (HR. Muslim dan Abu Daud)

Kedua, berlebihan dalam beribadah. Dimana ia merasa ibadahnya sudah sempurna dan dijamin diterima oleh Ilahi. Sedangkan hal itu termasuk tipudaya setan sesuai dengan dalil berikut.

Rasulullah Saw bersabda,
“Bahwa siapa yang memuji dirinya sendiri atas suatu amal saleh, berarti sudah tersesat dari rasa syukurnya, dan gugurlah segala amal perbuatannya.” (HR. Muslim)

Ketiga, sombong karena membanggakan keturunan, asal usul latar belakang pendidikan.

Keempat, merasa diri cantik atau tampan dan sempurna dan memandang orang lain dengan hina, seperti merendahkan ciptaan Allah SWT hingga tidak baik kepada orang lain seperti pendek, berkulit hitam, atau gemuk.

Rasulullah Saw bersabda,
“Sesungguhnya Allah SWT adalah maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain.” [HR. Muslim]

Kelima, merasa kelebihan harta.

Keenam, sombong karena kekuasaan.

Ketujuh, sombong karena banyak pengikutnya.

Dalam hal ini yang pantas untuk menyombongkan diri adalah Allah SWT. Karena kekuasaannya meliputi bumi dan langit beserta isinya. Berikut dalil yang menyakinkannya :

Rasulullah Saw bersabda:
“Allah SWT berfirman, Kemuliaan adalah pakaian-Ku. Sedangkan sombong adalah selendang-Ku. Barangsiapa yang melepaskan keduanya dari-Ku, maka Aku akan menyiksanya.” [HR. Muslim]

Dalam hadits qudsi diatas jelas sekali bahwa hanya Allah sajalah yang pantas bersombong diri sedangkan manusia itu makhluk yang masih ada keterbatasan sekalipun bila dibandingkan dengan makhluk lain memang manusia sempurna dari bentuk fisik yang sempurna dan juga dari adanya akal pikiran. Ciri khas dalam hadits qudsi selalu menggunakan kata “Aku” menunjukkan eksistensi dan rasa kebanggaan yang tinggi. Jadi sebab itu, kurang pantas bila dalam suasana tertentu menggunakan kata “Aku” sebaiknya menggunakan saya sebab dari intonasi nada juga datar berbeda dengan penggunaan kata “aku”.

SOAL TES KESOMBONGAN
Bagi peserta diwajibkan menjawab semua pertanyaan dengan sejujur-sejujurnya hal ini akan menentukan pada keakuratan hasil analisa. Penjelasan dari hasil analisa akan disertakan berikut persentasenya. Silahkan diikuti instruksinya.

1.    Ketika dalam suasana formal biasanya kata apa yang suka digunakan diantara berikut ini? ...
        a. Aku
        b. Saya
        c. Memanggil nama sendiri, misalnya kalau Adam sih setuju-setuju aja.
        d. Terkadang aku, terkadang saya, dan juga terkadang memanggil nama
            sendiri.

2.     Ketika berbuat atau berkata salah apa yang biasanya kamu lakukan? ...
        a. Mengakui kesalahan.
        b. Berpura-pura tidak bersalah dengan membela diri.
        c. Menuduh orang lain atau menyalahkan benda mati.
        d. Memohon maaf atas kesalahan tersebut.

3.     Pernahkah menyuruh-menyuruh orang lain dengan bernada kurang sopan? ...
        a. Tidak pernah
        b. Kadang-kadang
        c. Jarang
        d. Sering

4.     Pernahkah bernada tinggi dalam pembicaraan dengan orang lain? ...
        a. Jarang
        b. Tidak pernah
        c. Sering
        d. Kadang-kadang

5.     Pernahkah memasang wajah cemberut ? ...
        a. Sering
        b. Jarang
        c. Tidak pernah
        d. Kadang-kadang

6.     Pernahkah meremehkan orang lain tanpa disadari? ...
        a. Kadang-kadang
        b. Jarang
        c. Sering
        d. Tidak pernah

7.     Pernahkah memperlihatkan barang yang dimiliki? ...
        a. Tidak pernah
        b. Sering
        c. Kadang-kadang
        d. Jarang

8.     Pernahkah memperlihatkan prestasi yang didapat berupa gambar bukan
        status? ...
        a. Tidak pernah
        b. Kadang-kadang
        c. Sering
        d. Jarang

9.     Pernahkah merasa kurang semangat bila tak ada yang memuji? ...
        a. Jarang
        b. Sering
        c. Kadang-kadang
        d. Tidak pernah

10.   Pernahkah menyudutkan pandangan orang lain tentang sesuatu? ...
        a. Kadang-kadang
        b. Jarang
        c. Sering
        d. Tidak pernah


POIN NILAI DARI TES KESOMBONGAN
Poin nilai dari tes kesombongan, berikut dari soal 1 hingga soal 10.
Poin nilai semakin besar maka tingkat kesombongan semakin tinggi.
Pada dasarnya tingkat kesombongan ini bisa saja tiap bulannya berubah-ubah adakalanya kesombongan menaik menjadi tinggi atau bahkan kesombongan menurun menjadi rendah.

Soal 1
a = 10
b = 7
c = 8
d = 9

Soal 2
a = 8
b = 10
c = 9
d = 7

Soal 3
a = 7
b = 9
c = 8
d = 10

Soal 4
a = 8
b = 7
c = 10
d = 9

Soal 5
a = 10
b = 8
c = 7
d = 9

Soal 6
a = 9
b = 8
c = 10
d = 7

Soal 7
a = 7
b = 10
c = 9
d = 8

Soal 8
a = 7
b = 9
c = 10
d = 8

Soal 9
a = 8
b = 10
c = 9
d = 7

Soal 10
a = 9
b = 8
c = 10
d = 7

            
ANALISA TES KESOMBONGAN
Analisa tes kesombongan ini berdasarkan dari jawaban diatas yang sudah dipilih berikut kesimpulan dan persentasenya (%)nya.

60 – 70
Bersyukur deh ternyata engkau tidak termasuk orang yang sombong namun lebih menuju ke rendah hati. Waspadailah selalu dari dorongan ego, karena godaan akan terus menyerang. Engkau pintar dalam memposisikan diri dan juga mudah berempati sehingga memudahkan didalam memahami sikap orang dengan mengetahui apa yang harus dilakukan begitupun bisa menjaga sikap untuk tidak sombong. Hal ini disebabkan oleh daya pengendali egomu lebih tinggi sehingga berhasil buat mengawasi kegejolakannya. Engkau tidak mudah terhasud dan juga tidak berubah pikiran sebab itu kamu lebih bersikap teguh pada pendirian yang benar dan tepat pada posisinya.

70 – 80
Engkau ternyata termasuk orang yang sombong sekalipun tidak terlalu tinggi karena engkau memiliki sifat yang plin-plan yang bisa berubah-ubah sehingga sikap sombong dan rendah hati menjadi bergiliran setiap waktunya. Hal ini disebabkan oleh pengendali egomu masih kurang selektif sehingga terkadang kesombongan menaik dan terkadang sebaliknya kesombongan menurun. Waspadailah bila kesombongan yang tidak berhasil dikendalikan maka akan jatuh ke murka Ilahi sebaliknya bila berhasil mengendalikan kesombongan maka engkau akan dimuliakan manusia dan ditinggikan derajatnya oleh Ilahi.

80 - 100
Ternyata engkau memiliki sifat kesombongan yang akut harus segera disadari dan disadarkan untuk diarahkan ke sifat rendah hati agar kebaikan dan kelegaan akan ditemui. Selama ini pasti engkau akan tersiksa dengan sifat sombong tersebut sekalipun engkau sendiri menyangkalnya tetap kata hati (nurani) terus memberitahumu harus dihentikan karena tidak pantas untuk dipertahankan kesombongannya. Tapi sayangnya kamu lebih mengikuti ego sehingga dikendalikan oleh sifat sombongnya.

Cara Menghitung Tingkat Kesombongan – Semoga setelah mengikuti tes kesombongan ini semakin tahu kadar kesombongan pada dirinya, sehingga memungkinkan untuk dibenahi pada hari-hari selanjutnya dan bisa diuji kembali sebulan kemudian. Bila ada yang dikonsultasikan silahkan aja dalam kolom komentar yang tersedia. Terimakasih atas perhatian dan pengertiannya.

SUMBER REFERENSI HADITS

Intropeksi Diri dari Kesombongan
Http://www.uai.ac.id/2014/04/25/introspeksi-diri-dari-kesombongan/


SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Cara Menghitung Tingkat Kesombongan
Sukabumi, 28 Agustus 2015

64 Komentar untuk "Cara Mengetahui Menghitung Tingkat Kesombongan"

  1. ternyata sombong ada point2 nya ya mas, mudah2an kita semua terjauh dari sifat sombong, sesungguhnya alloh kan membenci orang yang sombong, cukup sederhana dan bersyukur aja :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, berdasarkan pengetahuan imam al Ghazali didalam mengkaji rujukan al hadits.

      Ya betul mbak sebab itu kita perlu mengevaluasi diri agar selalu terjauhkan dan terhindari sifat yang dibenci ini, karena sombong itu dimunculkan oleh nafsu dan digoda oleh setan.

      Semoga bermanfaat.

      Hapus
    2. Dapat mendapat pelajaran hidup yang bermanfaat disini nih. Terima kasih ya Mas Adam atas Tausiyah nya :)

      Hapus
    3. Sama-sama kembali mas, semoga makin mendekat kepadaNya.

      Semoga jauh lebih baik.

      Hapus
  2. Baru tahu saya mas ada rumus untk menghitung tingkat kesombongan....boleh di coaba nich buat ngetes diri sendiri atau kesombongan orang lain...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan mas, semoga bisa terlacak kebenarannya, dan bisa meningkatkan kualitas diri supaya terhindar dari sifat sombong ini.

      Dan tes ini berdasarkan pengetahuan psikologi yang saya kembangkan konsepnya.

      Semoga bermanfaat.

      Hapus
  3. Terima Kasih mas, ujia tes kesombongannya :D
    sangat bermanfaat, nanti aku sebarin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kembali, silahkan mas, semoga bermanfaat ya buat kita semua.

      Karena ini bagus buat evaluasi diri. ^.^

      Hapus
  4. Manusia itu jauh dari kata sempurna dan Suka tidak sadar banyak melakukan kesalahan. salah satunya sifat daripada kesombongan itu... saya dapat poin 77 (b,d,c,a,b,b,d,d,d,b). termasuk sombong juga ya... Harus banyak introspeksi diri...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, sebab itu kita perlu mengevaluasi diri biar lebih baik lagi.

      Iya dong mas karena lebih dari poin 70 tepatnya 77 itu artinya masuk kategori sombong yang menengah, semoga menjadi acuan buat lebih baik lagi. ^.^

      Hapus
    2. Kalau kita bangga terhadap sesuatu, Walaupun tidak di perlihatkan/diucapkan dan tidak memandang remeh orang lain, Apa itu termasuk dalam kesombongan... seperti: saya bangga bisa...., saya bangga menjadi......
      kan itu bisa memotivasi diri sendiri untuk terus berusaha mengaktualisasikan semua potensi yang kita miliki, agar kedepannya bisa lebih sukses.

      Hapus
    3. Kalau hal itu sebaiknya dalam mengekspresikan diri harus dengan alhamdulillah sebagai awal kalimatnya, dan juga jangan cepat puas dengan hasil yang sudah didapat biar lebih baik lagi dan lebih banyak lagi yang dihasilkan.

      Jadi kalau salah dalam penempatan kalimat dalam bersyukur sebaliknya akan jatuh dalam kesombongan disinilah pentingnya harus bisa membedakan mana syukur dan mana yang mengarah terhadap kesombongan.

      Semoga bermanfaat mas.

      Hapus
  5. biasanya di buku2 ada yang kayak gini juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi yang ini beda mas karena soal tes dan analisa berdasarkan pengetahuan saya terhadap psikologi yang dikembangkan sendiri. Jadi beda dong, ^.^

      Dicoba pasti hasilnya akurat.

      Hapus
  6. mantap bana... saya termasuk orang rendah hati gan... hehe

    BalasHapus
  7. alhamdulillah, blm termasuk kategori org sombong hehehe..
    infonya bagus gan mengacu kpd psikologis ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukur deh mas, memangnya berapa poin yang didapet?

      Iya betul mas, karena blog ini blog psikologi, motivasi, dan online marketing.

      Hapus
  8. Balasan
    1. Berapa poin yang didapet mas?

      Sip kalau gitu, semoga bermanfaat buat evaluasi diri. ^.^

      Hapus
  9. tes kesombongan ini adalah salah satu cara untuk introspeksi diri, sangat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mbak, semoga bermanfaat.

      Apa udah dicoba tes kesombongannya?

      Hapus
  10. Ternyata Sombong ada byk jenis ya mas... sangat sulit memang menghindari rasa sombong dan terkadang kita tdk merasa. Semoga kita selalu cepat disadarkan saat merasa sombong karena kesombongan itu hny milik Allah SWT

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, aamiin allahuma aamiin.

      Sebab itu kita perlu mengetahui terlebih dahulu tingkat kesombongan supaya di kemudian hari bisa lebih baik.

      Hapus
  11. Baru tau kalo tingkat kesombongan bisa dihitung.. Sangat bermanfaat sekali.., Jgn lupa kunbalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah mas saya berkunjung baliknya.

      Iya silahkan mas dicoba tes kesombongan dijamin berbeda dengan yang lain, karena ini asli konsep saya. Semoga bisa membantu.

      Hapus
  12. Hahah masih normal ternyata 69 total skor nya. Keren kalau test ini dijadikan aplikasi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau gitu mas, ya sebetulnya dulu jadi aplikasi java cuma sekarang jawabannya langsung saya berikan dalam artikelnya.

      Semoga jadi betah gitu, semoga bermanfaat.

      Hapus
  13. Ini asli Kang Adam saya lama bingit nih ngitungnya, puter-puter ke atas ke bawah untuk memastikan poin tingkat kesombongan saya, soalnya cari pulpen di sekitar saya gak ada, poin 7 nya ada tiga yaitu soal nomor 1 dan 2 dan 10 dan kayaknya yang tujuh soal lagi poinnya 8 semua ya.. Berarti tingkat kesombongan saya juga sama nilainya dengan Mas Ahmad 77... hehehehehehe :) Iya memang diakui ya terkadang saya suka sombong tapi terkadang saya pun suka rendah hati, yah masih manusiawi kali yah,,, hehehehehehehehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya biar betah kan diblognya jadi ya diusahakan aja.

      Ya alhamdulillah kalau memang masih rendah, semoga bisa mengendalikan egonya mas. ^.^

      Hapus
  14. Mantap dan keren banget Pak Guru, kami sudah mengetahui tingkat kesombongan diri yang ada pada kami.

    Insya Allah kita semua bukanlah dari golongan orang-orang yang sombong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kembali mas, semoga jadi renungan nantinya buat mengevaluasi dari segala kekurangannya.

      Aamiin Allahuma Aamiin, usahakan terus buat lebih baik.

      Hapus
  15. semoga gak ada lagi yang sombong.. menyombongkan ilmunya dengan membuat ebook premium.. :D
    buat ebook yang keren dan gratis lebih bermanfaat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ebook premium juga salah satu cara mereka berusaha mas, dimana letak kesombongannya. Kalau mereka hanya mengandalkan satu pendapatan otomatis mereka juga akan kewalahan.

      Ebook gratis juga umumnya shodaqoh jariyah bagi dirinya kelak.

      Sebetulnya enggak ada hubungan ebook premium itu sombong, tapi mereka menghargai kerjakeras mereka seharusnya kita bersyukur ada berbaik hati membagikannya secara gratis. Kalau ada yang menjual ebook premium sebaliknya harus didoakan supaya penghasilannya bisa bertambah.

      Disini mas salah dalam cara memandang, mohon maaf saya membantahnya.

      Hapus
  16. Emmm tenyata saya sombong akut hehehehe dapet nilai 86 ,,, semoga saya bisa menurangi tingkat kesombongan saya. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduuuh, berarti segera diobati mas sebelum menjalar kesombongannya kemana-mana hehe.

      Semoga bisa jadi acuan buat lebih baik.

      Hapus
  17. Hasilnya kurang pas dengan saya mas tapi makasih buat pencerahannya semoga saya tidak termasuk orang yang sombong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang mas berapa poin kalau memang kurang pas dimana kurangnya biar saya bisa mengembangkan lagi teorinya.

      Makasih deh udah mencobanya, moga aja mas enggak asal-asalan menjawabnya.

      Hapus
  18. wah bermanfaat, ternyata tingkat kesombongan saya lumayan juga :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduuuh segera mas dibenahi biar enggak keterusan hehe.

      Semoga bermanfaat ya buat berbenah. ^.^

      Hapus
  19. saya termasuk yang 60-70
    memang sih sifat sombong dalam diri susah dihilangkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau rendah, tinggal dipertahankan karena pasti ada godaan buat hal itu, apalagi udah menyadarinya. Semoga bermanfat.

      Hapus
    2. Masing maing orang punya tingkatan kesombongan nya ya Mas Adam. entah saya pada urutan point yang ke berapa..?

      Hapus
    3. Iya mas, pasti berbeda-beda sesuai dengan kualitas dirinya.

      Silahkan buktikan sendiri dan semoga hasilnya juga enggak mengecewakan hehe

      Hapus
  20. Banyak sekali point point kata sombong itu ya Mas Adam. harus banyak banyak berintrofeksi diri agar terhindar dari sipat yang nama nya sombong. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, sebab itu perlu kita mewaspadai diri kita, semoga jadi mawas diri dan semoga bermanfaat buat kebaikan kita dimasa depan.

      Hapus
  21. Saya mau tanya Pak,
    Apakah termasuk dalam kategori sombong jika ada seseorang yang membanggakan latar belakang pendidikannya, misalnya "Saya adalah lulusan dari Universitas ..... atau, Saya adalah salah satu lulusan dengan IPK .... "

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau seperti itu jelas mas menandakan kesombongan.

      Kecuali orang yang bertanya sebagai contoh ketika ditanya pada saat wawancara. Misalnya lulusan mana dulu kuliahnya? Terus berapa ipk yang didapat?

      Nah itu perlu dijawab, dan masih dalam batas kewajaran.

      Tapi kalau orang lain belum bertanya itu artinya menunjukkan diri kita bahwa berprestasi nah itu kesombongan yang tanpa disadari.

      Hapus
  22. mantap gan izin ane terapin nih bagus juga buat tes kesombongan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip mas, silahkan semoga bisa mengevaluasi diri mas juga dan temannya.

      Senang bisa berbagi konsep ini, :))

      Hapus
  23. Apakah tes ini sudah teruji keakuratannya gan?
    alhamdulillah deh kalau gitu ternyata saya termasuk bukan orang yang sombong, sebagai manusia apa yang harus kita sombongkan, karena semua itu milik tuhan hehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah jelas mas terbukti akurat karena saya selalu mengujicobanya terlebih dahulu.

      Kabarnya mas 90% nilainya berarti kesombongannya udah akut itu, jadi jangan asal didalam menjawab pertanyaan tersebut. Karena memang itulah keakuratannya yang akan menentukan.

      Syukur deh kalau bermanfaat.

      Hapus
  24. Salam Friendly, nice artikel, ternyata ada juga alat ukur untuk menghitung tingkat kesombongan dalam diri sendiri, kesombongan memang patut diwaspadai.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, silahkan diterapkan dan dijawab biar terasa juga manfaatnya.

      ^.^

      Hapus
  25. pembahasan luar biasa dilengkapi dengan penerapan dalam uji tingkat kesombongan, benar-benar bisa menjadi rujukan untuk intropeksi diri terkait kesombongan dalam diri yang mungkin dimiliki setiap manusia dalam skala yang berbeda. Kalau boleh tahu pengukuran validitas dari instrumen pengukurannya pakai skala apa yah mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari analogi mas, lalu dihubungkan dengan alur jawaban yang dihasilkan yang akhirnya didapat kesimpulan seperti itu.

      Semoga bermanfaat ya dan bisa menjadi referensi bagi kita semua.

      Hapus
  26. alhamdulillah, belum masuk kedalam orang sombong :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukurlah kalau begitu mas, semoga menjadi renungan buat lebih mawas diri biar ga terjerumus dalam arus kesombongan.

      Semoga bermanfaat apa yang saya sampaikan disini.

      Hapus
  27. waduh sepertinya saya jadi orang sombong nih soalnya poin saya 82 :| mungkin bisa menjadi renungan buat saya juga supaya bisa mengurangi tingkat kesombongan ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti harus dikurangi mas, sip deh jadi renungan karena itu harapan saya membuat analisa dan tes tersebut. Supaya bisa bermanfaat bagi yang ingin mencobanya.

      Hapus
  28. ilmu yang bermanfaat... thanks yaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukur alhamdulillah kalau begitu, silakan dicoba dan diterapkan. Semoga jadi ilmu di masa depannya. :)

      Hapus
  29. Wah betul sekali kang, ana baru mengetahui tes kesombongan. Terutama kalau kita punya barang atau sesuatu apapun, pasti ingin dikasih tahu kepada orang lain, gimana kalau tidak tkabur, tapi malah sombong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Takabur itu sama saja dengan sombong itu kata lainnya mas.

      Ya seharusnya jangan pernah takabur dan ria (ingin pamer).

      Silakan dites mas, karena hasilnya akurat disebabkan sudah teruji dilapangannya. ;)

      Hapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700