Penyebab Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot

Penyebab Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot
Penulis : Muhammad Adam Hussein, S.Pd

Penyebab Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot – Kerapkali tidak terdengar tentang perkembangan smartphone dari microsoft lumia dan windows phone ternyata mengalami penurunan dalam angka penjualan smartphone. Kemudian penulis menelusuri kebenaran angka penjualan yang sebenarnya untuk kita analisa bersama dalam artikel ini. Dengan menambahkan analisa penyebab dari penjualan microsoft lumia dan windows phone mengalami penurunan angka penjualan smartphonenya. Yuk, kita simak ulasannya.

Contoh Smartophone Microsoft Lumia 535 Dual SIM Card
Contoh Smartophone Microsoft Lumia 535 Dual SIM Card
Sumber Gambar :

https://compass-ssl.microsoft.com/assets/26/b2/26b2ba43-6024-40b4-8488-23537883e6d9.jpg?n=Desktop-Lumia-535-dsim-jpg.jpg



DAFTAR ISI

     1.   Fakta Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot
2.    Penyebab Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot
3.    Kesimpulan

Fakta Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot
Dirangkum majalah Adamsains dari CNN Indonesia dan Kompas Tekno, Selasa, (26/04/2016). Laporan keuangan untuk bulan ketiga tahun 2016 telah dirilis oleh Microsoft. Berdasarkan laporan keuangan tersebut, penjualan jatuh pada angka 2.3 juta smartphone untuk microsoft lumia dan windows phone dan 15.7 juta smartphone untuk selain microsoft Lumia dan Windows Phone. Dalam kisaran penjualan bulan kedua tahun 2016 berhasil menjual 4.5 juta smartphone. Itu artinya ada penurunan dari angka penjualan dari bulan sebelumnya, sebesar 2.2 juta karena yang terjual pada bulan ketiga 2016 hanya 2.3 juta smartphone.


Angka Penjualan Smartphone Produk Microsoft dari 2015 - 2016
Angka Penjualan Smartphone Produk Microsoft dari 2015 - 2016
Sumber : ZDNet


Amy Hood (Chief Financial Officer Microsoft), “ia mengatakan pada bulan keempat tahun 2016 dan beberapa bulan selanjutnya akan masih mengalami penurunan terhadap angka penjualan. Dan untuk smartphone lumia maupun windows phone yang tidak terjual menumpuk didalam gudang, katanya”.

Sebagai perbaikan dalam penjualan smartphone Microsoft Lumia dan Windows Phone kabarnya akan meluncurkan smartphone teknologi terbaru dari microsoft dengan dinamai Surface Phone. Berdasarkan CNN Indonesia telah merangkum angka penjualan dari surface phone ini. Dimana, pendapatannya meningkat US$398 (sekitar Rp5,2 triliun) atau naik 56 persen. Hal ini didorong oleh dirilisnya Surface Pro 4 dan Surface Book pada kuartal kedua tahun fiskal 2016. Sayangnya surface phone ini belum ada di pasaran Indonesia. Karena baru tersedia di Amerika Serikat.

Kita nantikan saja apa dengan diluncurkannya Surface Phone maka penjualan smartphone dari Microsoft ini akan kembali meningkat atau paling tidak normal dalam angka penjualan yang sukses dari sebelumnya. Hal itu bisa dilihat kemudian hari, kita pantau saja.

Penyebab Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot
Berikut alasan penyebab penjualan microsoft lumia dan windows phone merosot berdasarkan analisa penulis, diantaranya:

1.       Harga terlalu mahal.
Pihak Microsoft membanderol smartphone dari produk-produknya dengan harga yang terlalu mahal dengan fitur yang terbatas. Padahal, kebutuhan pasar di Indonesia menginginkan dengan harga murah tapi fitur banyak dan fitur berkualitas mewah. Dengan ketidaktelitian terhadap pangsa pasar yang dibidiknya menyebabkan produk smartphone yang dikeluarkan tidak mampu bersaing dengan produk smartphone dari Asus, Advan, Oppo, Lenovo, Acer, dan lainnya.

2.       Mengulang kesalahan yang sama yang pernah dilakukan oleh Nokia.
Dimana kesalahan yang sama yang dimaksud adalah membuat antar produk dengan beda tipis dari segi fitur maupun segi desain. Dari desain memang terkesan mewah dengan balutan metal yang berwarna cerah namun desain yang begitu-begitu saja akan membosankan seperti tidak ada inovasi. Dari segi fitur yang terbatas tapi harga mahal dengan satu sama lain menyebabkan smartphone tidak dilirik sebaliknya lebih melirik smartphone dari produk lain. Karena konsumen yang sekarang berbeda dengan dulu, dimana konsumen sekarang lebih memilih fitur yang banyak dan mewah tapi harga masih dalam kisaran harga terjangkau dan murah. Spesifikasi nanggung itu kunci kesalahan yang samanya.

Sebagai contoh:
Microsoft Lumia 530 dan Microsoft Lumia 535.

Yang membedakannya:
Microsoft lumia 530 dengan layar 4 inch, sedangkan microsoft lumia 535 dengan layar 5 inch. Microsoft lumia 530 dengan memori internal berkapasitas 4GB, dan microsoft lumia 535 dengan memori internal 8GB. Microsoft lumia 530 dengan memori ram sebesar 512MB, dan microsoft lumia 535 dengan memori ram 1GB. Microsoft lumia 530 dengan baterai berkekuatan Li-Ion 1430 mAh battery (BL-5J), dan microsoft lumia 535 dengan berkekuatan Li-Ion 1905 mAh battery (BL-L4A).

Dengan perbedaan harga microsoft lumia 530 Dual SIM dengan banderol (Baru) Rp. 1.350.000. (Bekas) Rp. 850.000. Sedangkan microsoft lumia 535 Dual SIM dibanderol dengan harga (Baru) Rp. 1.650.000. (Bekas) Rp. 1.200.000. Jadi untuk harga barunya beda 300.000 rupiah. Sedangkan harga bekasnya beda 350.000 rupiah.

3.       Pemasaran smartphone yang tidak meluas.
Dalam satu kota hanya terdapat beberapa toko yang menjual smartphone microsoft lumia dan windows phone ini. Dari pemasaran online juga hanya beberapa toko online yang menjual seperti Bhineka dan Erafone. Padahal, dengan meluaskan jaringan pemasaran pasti meningkat, seperti dijual di MatahariMall, BukaLapak, Tokopedia, OLX, dan semacamnya.

4.       Suku cadang yang tidak mudah ditemukan.
Untuk penjualan baterai, headset, casing atau hardcase, dan sejenisnya tidak mudah ditemukan di pasaran. Sehingga yang tersedia hanya garansi resmi saja dan harus langsung ke kantor pusat yang bisa memakan waktu berlarut-larut.

5.       Variasi model smartphone tidak berkembang (no inovatif).
Variasi model smartphone yang tidak ada inovasi ditiap mengenalkan produk barunya. Yang terkesan itu-itu saja variasi modelnya sehingga membuat bosan. Padahal konsumen di Indonesia umumnya membutuhkan smartphone yang variatif karena ada kecenderungan mengganti smartphone lama dengan smartphone keluaran baru dengan variasi model yang beda, fitur yang lebih mewah dan sangat banyak. Itu yang akan menjadi pilihannya.

Kesimpulan

Penyebab Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot – Dengan mengetahui penyebabnya diharapkan hal ini menjadi bahan masukan untuk perkembangan smartphone dari microsoft. Supaya bisa meningkatkan kualitas maupun kuantitas sehingga bisa memungkinkan menaikkan angka penjualan yang sebelumnya menurun. Dan hal ini pun menjadi wawasan bagi pecinta smartphone di tanah air. Terimakasih telah meluangkan waktunya untuk membaca. Semoga ada manfaatnya apa yang disampaikan dalam artikel ini.



SUMBER REFERENSI BERITA

Aqmal Maulana untuk CNN Indonesia.
Editor naskah : Eno.
Penjualan Microsoft Lumia Anjlok 73 Persen
Jumat, 22 April 2016 | 16:25 WIB

http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160422161605-185-125897/penjualan-microsoft-lumia-anjlok-73-persen/

Oik Yusuf untuk Kompas Tekno.
Penjualan Lumia Kembali Terjerembap
Senin, 25 April 2016 | 13:35 WIB

http://tekno.kompas.com/read/2016/04/25/13350027/Penjualan.Lumia.Kembali.Terjerembap



SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Penyebab Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot
Sukabumi, Selasa, 26 April 2016 | 08:08 Wib



60 Komentar untuk "Penyebab Penjualan Microsoft Lumia dan Windows Phone Merosot"

  1. Hmm iya sih mas smartphone ini memang terlalu mahal jadi tidak banyak orang yang mampu membelinya, karena kan kebanyakan orang di indoensia itu kalau sekarang ekonominya lagi susah jadi harus mikir dua kali untuk membeli smartphone yang harganya mahal tersebut.

    Wah ternyata fakta kesalahan dari menurunkan smartphone ini hampir sama dengan nokia juga ya mas baru tahu saya, saya kira tidak akan sama eh ternyata masih sama juga cara memasarkannya. Tapi kalau masalah pemasaran smartphone sih memang harus bisa putar otak karena jaman serba canggih seperti sekarang itu smartphonenya makin canggih saja dan suka membuat orang menjadi penasaran nah mungkin itu cara mereka memasarkan agar calon pembeli merasa penasaran termasuk saya juga sih.

    Ngomong ngomong mas kenapa yah tadi pas pertama saya masuk ke artikel mas tidak bisa masuk dan pas saya baca ternyata komputer saya ada yang gak beres itu biasanya kenapa ya mas apakah ada program ilegal atau apa ya, tapi setelah di otak atik akhirnya bisa masuk juga ke artikelnya mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, produsen smartphone harus mengikuti kebutuhan dan selera pasar. Kalau enggak begitu bisa menurunkan penghasilan dari penjualannya.

      Apalagi microsoft ini yang mengakuasisi nokia makanya image nokia masih ada. Cuma sayangnya, kekurangannya malah dipakai dalam konsep pemasaran maupun dalam produknya.

      Mudah-mudahan aja dengan surface phone bisa memperbaiki segala kekurangannya ya? Ditunggu aja deh kabar selanjutnya.

      Iya mas ada iklan yang membahayakan jadinya saya hapus deh yang membuat browser kita jadi error. :)

      Hapus
    2. Hmm saya kira ada apa mas saya kaget pas tau begitu, eh tapi kenapa ya mas salah satu website saya itu juga tidak bisa dikunjungi dan ada tulisan "halaman ini akan membahayakan komputer anda" saya jadi bingung itu kenapa ya ?

      Maaf nih mas nanyanya diluar topik pembicaraan tapi hanya mau sharing saja dengan mas adam.

      Hapus
    3. Itu karena ada malware dalam blognya mas, kemarin juga blog saya begitu, untungnya saya peka itu ulah dari iklan yang mengandung malware tanpa sepengetahuan saya.

      Alhamdulillah sekarang udah aman diakses.

      Selamat menikmati kembali artikel-artikel disini.

      Hapus
  2. setuju, saya sendiri pengguna lumia.., dan memang ada beberapa hal yang tidak nyaman dari lumia ini. Contohnya aplikasinya tidak selengkap Android dan iOS..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, mudah-mudahan aja kedepannya bisa dikembangkan lagi dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Kita tunggu aja kabarnya bakala ada surface phone yang akan menjadi lebih baik dari kinerja, desain, dan hal lainnya.

      Semoga bermanfaat ya yang diulasnya. :)

      Hapus
  3. Sepertinya Microsoft Lumia dan Windows Phone harus kerja keras agar bisa bersaing di pasaran ya Mas...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

      Mudah-mudahan dengan segeranya diluncurkan surface phone akan mengembalikan keuntungan yang tertunda karena kesalahan dalam pemasaran. Mudah-mudahan juga bisa menjadi bersaing ketika diluncurkannya surface phone ini yang katanya akan dikembangkan dari segi kualitas dan kuantitasnya. :)

      Semoga bisa kembali sukses lagi Microsoft mas, kita doakan aja. :)

      Hapus
  4. entah kenapa nokia semenjak munculnya android jadi kaya merosot gitu ya gan, padahal menurut saya nokia itu masih tetap di hati dah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, karena nokia udah berpengalaman cuma sayangnya lisensinya dijual ke microsoft. Jadinya ga enggak ada andil dalam produk yang sekarang. Mudah-mudahan aja microsoft bisa memperbaiki kualitas dan kuantitasnya mas.

      Kita doakan aja. :)

      Kalau kembali ke nokia, ya harus dibeli lagi oleh nokianya.

      Hapus
  5. Seperti nya sebab yang paling menonjol itu menurut saya sih yang Mahalnya itu, lihat produk lain spesifikasi tinggi tetapi harganya Ekonomis :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, mudah-mudahan aja microsoft mau memberi harga murah dengan kualitas yang bersaing. Kita doakan aja ya?

      Hapus
  6. Wah merosot towh penjualnya saya kira meningkat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas disayangkan sekali, padahal dulunya itu punya potensi.

      Kita doakan aja moga ada peningkatan di bulan selanjutnya.

      Hapus
  7. sebenarnya lumia tidak seburuk itu. memang lumia bisa nyaman dalam pemakaian tapi itu hanya bagi beberapa kalangan. kalo mau jujur saya lebih suka dengan tampilannya lumia dibanding smartphone pada umumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi itu kenyataannya yang bicara mas, bukan saya loh, karena bisnis atau usaha itu tergantung dari penjualan pasar. Berarti mas, mengakui dari kenyamanan belum sepenuhnya, knapa harus berat mas kalau memang ga nyaman ya mudah-mudahan di tahun selanjutnya jadi lebih nyaman. Netizen berhak kok mengutarakan pendapatnya.

      Ya memang mas, nah itu jadi nilai lebihnya microsoft lumia.

      :)

      Didoakan aja perkembangan selanjutnya bisa menambah kelebihan yang ada dan mengatasi kekurangan yang sebelumnya ditemukan dalam pasaran.

      Akhirnya semoga bermanfaat ya ulasannya.

      Hapus
  8. wahh, jadi kalo rusak susah dong ganti sparepart nya ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, kalau rusak ya harus ke agen resminya yang ada di Jakarta. Mudah-mudahan sih ga rusak ya, hehe.

      Semoga bermanfaat info ini.

      Hapus
  9. itu dia yang bikin tidak tahan salah satunya tidak adanya suku cdang, sulit di cari. daripada pusing mending cari yang baru dan lebih enteng.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas seperti itu biasanya, karena kalau suku cadangnya sulit dicari kerepotan karena harus ke Jakarta.

      Hapus
    2. Semoga ada perbaikan dalam layanan service maupun jangakauan pemasaran dan kantor cabangnya ya mas. :)

      Hapus
  10. grafiknya menurun banget ya. mungkin nanti yang di gudangnya di bagikan aja. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dasar hehe, ya kemungkinan dimurahkan mas.

      Kalau dibagikan itu rasanya agak mustahil kecuali mereka mengadakan kuis atau apa gitu dalam berbaginya. Ga dengan cara mudah. :)

      Hapus
    2. ya ngarep aja mas. dapat yang gratiss. :D

      Hapus
    3. Hehe, ya bolehlah.

      Moga aja dikabulkan, karena info ini sedang booming di media portal.

      Hapus
  11. itu merosotnya.......? ampun dah... padahal untuk merk kyak s****** kualitasnya agak kurang... cepet rusak...
    untuk nokia tetep nomer satu buat model nokia yang dulu... awet banget..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas miris banget lihat grafik penjualannya.

      Ya mudah-mudahan aja nokia bisa kembali, tapi apa itu mungkin karena harus membeli kembali tentunya dari microsoft.

      Kita tunggu aja surface phone yang akan mengembangkan kelebihan dan memperbaiki kekurangan yang ada pada sebelumnya. :)

      Hapus
    2. kalah bersaing dan ada kekurangan yang tidak dibetulkan itu jadinya mas

      Hapus
    3. Mang Aduls
      Iya betul mas, mudah-mudahan bisa peka sekarang setelah mengetahui kekurangan dari produknya. Kita doakan aja dengan surface phone bisa jauh lebih baik. :0

      Hapus
  12. Ternyata nama besar microsoft tidak membuat pasar beralih dari produk non microsoft padahal teknologinya tak kalah saya rasa karena masalah harga yang paling dominan tau sendiri pengguna indonesia maunya murah tapi lengkap tak peduli apa merknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, murah tapi berkualitas itu harapan konsumen Indonesia seperti mas dan saya juga hehe.

      Semoga dengan kehadiran Surface Phone miscrosoft bisa jauh lebih baik lagi. :)

      Hapus
  13. nolehni saya beli hapnya gan makasi infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan kalau mau dan siap dengan segala risikonya yang susah cari suku cadangnya. :)

      Hapus
  14. =)) semoga aja harga hp lumia menurun (terlalu berharap)(p)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamiin mas, mudah-mudahan aja ada sistem cuci gudang. :)

      Mudah-mudahan nanti saya punya kabarnya. :)

      Hapus
  15. waduh mas, kasian bener, tapi memang dari lumia sendiri banyak banget kekurangannya, misal ada beberapa alikasi yang tidak suport pada nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyalah mas, kasian tapi gimanapun mereka harus mampu mengambil risiko dari penjualannya. Mudah-mudahan dengan surface phone bisa jauh lebih baik, nanti saya ulas kalau udah ada berita kelanjutannya. :)

      Hapus
  16. Selain beberapa penyebab diatas kemungkinan para pengguna smartphone lebih memilih OS lain yang di rasa cocok dan nyaman untuk di gunakan, dimana jenis smartphon bertebaran di pasaran dengan harga, kualitas, dan spesifikasi yang boleh di bilang tidak diragukan dan cukup bersaing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, mudah-mudahan aja dengan surface phone bisa lebih bersaing dengan ponsel dari produk lain. Nanti saya kabari lagi dalam postingan kalau udah beredar surface phone ini.

      Hapus
  17. Mungkin karena itu lumia dan microsoft tidak dapat ditemukan di daerah saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, pemasaran belum mencakup banyak daerah jadinya seperti itu penjualannya. Kita doakan mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik.

      Hapus
  18. dari info yang ane dapet, dibelakang layar microsoft lagi asah strategi nihuntuk penjualan lumia.. kita tunggu faktanya dah. btw nice info gan... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduuh ampun, ga baca ulasannya langsung komen aja,

      Padahal udah dijelaskan, jadi malas berkunjung lagi kalau komennya seperti ii.

      Iya mas, yang kabarnya Surface Phone akan memperbaiki segala kekurangan dari Microsoft Lumia dan Windows Phone.

      Hapus
  19. sebenarnya kangen sama Nokia tanpa embel-embel microsoft. tapi sekarang mahal banget, trus juga pakai windows phone. padahal windows phone untuk aplikasi belum banyak berkembang. bisa di lihat di windows store.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, karena saham dan lisensi udah milik microsoft kalaupun kembali ya harus dibeli lagi oleh nokia.

      Mudah-mudahan mas nanti dengan hadirnya Surface Phone semua permasalahan dari kekurangan bisa teratasi. Semoga enggak mengecewakan nantinya. :)

      Hapus
  20. Ngomongin Nokia & Microsoft ane juga punya mas, tapi 108 hanya hape senter dan SMS saja hehe. Modelnya jadul kayak hape tahun 2005 an

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, kalau nokia memang yang sebelumnya sebelum diambil alih oleh microsoft lumia. Mudah-mudahan aja jadi kenangan mas nokianya, :)

      Saya juga masih ada dan masih digunakan ponsel nokia 1290 dan nokia asha 205 dual simcard.

      Hapus
  21. kalau emang microsoft lumianya menumpuk digudang kenapa ga dijual obral turun harga saja hehe kan mau buat surface phone, lagian sekarang produk selain nokia juga bagus-bagus beda jaman dulu klo hp cina beli rusak dibuang kalau sekarang dijual masih ada harganya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya doain aja mas, mereka mau menjual murah dengan sistem cuci gudang. Iya memang kualitas nokia ga diragukan saya sendiri merasakannya karena menggunakan nokia 1290 dan nokia asha 205 dual sim.

      Semoga aja peningkatan setelah nanti diluncurkan Surface Phone ya?

      Hapus
  22. :/ bener gan , kalo pakek lumia gampang bosan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, karena begitu-begitu aja modelnya.

      Moga bermanfaat infonya. :)

      Hapus
  23. Lumia kurang bisa bersaing dengan android, dengan fitur yang terbatas dihargai dengan mahal, dimana jika dibelikan smartphone android sudah dapat yang jauh lebih baik dari lumia tersebut, selain itu saya rasa penggunaannya juga tidak users friendly menjadi penyebab lumia kurang diminati dipasaran, orang akan lebih mudah menggunakan android ketimbang lumia, anak TK saja bisa pakai android, tapi belum tentu bisa pakai Lumia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya begitulah mas kenyataannya, mudah-mudahan dengan kehadiran Surface Phone kita bisa dipuaskan dari berbagai sudut pentingnya, seperti desain, user friendly, suku cadang mudah ditemukan, dan hal lainnya. :)

      Hapus
  24. Semoga saja nokia lumia bangkit dari keterurukannya selama ini. Dan semoga nokia lumia menjual ponsel yang murah di indonesia biar makin laku. Krn kan persaingan hp hp murah di indo makin ketat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya aamiin, seharusnya microsoft lumia loh bukan nokia lumia lagi. Hehe. Kabarnya bakal dikejutkan dengan kehadiran surface phone kita tunggu aja. :)

      Hapus
  25. Mantap, infonya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau gitu mas, senang skali bisa berbagi solusi dari permasalahan makanya nulis deh artikel ini. :)

      Hapus
  26. Kalah saing sama android yg rata rata lebih murah dri segi harga, apalagi sekarang banyak tuh andro baru kualitas lumayan yang harganya murah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, karena terlalu mahal dengan kualitas yang sedang-sedang. Jadinya terpicut dengan yang lain. Semoga aja tahun depan ada peningkatan dengan hadirnya perkembangan teknologi ponsel yang baru. Kita nantikan aja mas.

      Hapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700