65


Beli Segera Buku Cara Ruqyah Tanpa Kesurupan

Bahaya Meremas Payudara Saat Pacaran


Untuk menjawab pertanyaan Bahayakah Meremas Payudara Saat Pacaran? Maka artikel ini dikhususkan agar bisa menjawab secara detail. Dimana memang remaja seringkali tidak mengendalikan dirinya saat pacaran, malah pacaran sekarang mengarahnya selalu pada ujicoba adegan seksual, dari bermula ciuman, meremas, merangkul, dan bisa jadi sampai intercoitus (memasukan farji ke dalam (maaf) lubangnya). Disitu letak kelemahan dari pacaran yang mengakibatkan masuknya ke dalam golongan mendekati zina. Untuk lebih lanjut mengenai Fakta Kepalsuan Pacaran silahkan cari saja di daftar isi blog/web. Dari fenomena remaja ini, biasanya menjadi pengamatan saya dalam menulis ya karena gelar sebagai Penulis Buku Fenomena Remaja jatuh pada nama saya Muhammad Adam Hussein. Sehingga dengan sendirinya, saya pun menjadi Konsultan Remaja, boleh jadi saya juga menerima curahatan hati yang membutuhkan solusinya silahkan saya berkenan untuk menjawabnya.

Baiklah, Bahayakah Meremas Payudara Saat Pacaran? Ini kita bahas secara beruntun.

Ilustrasi Gambar Meremas Payudara Saat Pacaran
Ilustrasi Gambar Meremas Payudara Saat Pacaran
[klik gambar untuk memperbesar]

Pertama, dikatakan bahaya karena dengan meremas payudara saat pacaran biasanya tekanan remasannya terlalu keras sehingga membuat payudara dirasakan sakit di dalamnya. Jadi, yang sepenuhnya yang merasakan sakit adalah wanita/ceweknya. Biasanya akan menjadi infeksi dimana payudara tidak mengeluarkan ASI dalam keadaan normal. Bila ingin normal pun harus menunggu beberapa hari. Itupun bila sudah hilang rasa sakit akibat remasan payudara tersebut sebelumnya.

Ini pun berdasar tulisan saya yang sebelumnya, pada Dampak Buruk Meremas Payudara (Muhammad Adam Hussein – www.adamsains.us), sebagai berikut rinciannya:
1.    Menyebabkan tersumbatnya air susu ibu (asi) dikarenakan remasan yang terlalu kuat sehingga lubang puting tersebut lebih mengecil sehingga keluarnya kecil.
2.    Terasa sakit yang membekas misalnya lecet kulit payudara dikarenakan kuku yang tajam dan panjang, tangan yang tidak steril dari bakteri, sehingga rasa sakit ini tidak seperti biasanya, dimana rasa sakit biasa itu akan hilang seketika setelah usai diremas, namun ini tidak rasa sakitnya masih berbekas.
3.    Dan yang terakhir yaitu timbulnya gejala kanker payudara, ini tahap paling parah diantara dua poin di atas.[1]


Ilustrasi Gambar Meremas Payudara Saat Pacaran
Ilustrasi Meremas Payudara Saat Pacaran
[klik gambar untuk memperbesar]

UNTUK SELENGKAPNYA BISA MEMBACA DENGAN MEMBELI
BUKU FENOMENA REMAJA JILID DUA

PEMESANAN HUBUNGI ADAMSSEIN:
08997527700


PEMBAYARAN BUKU:

Bank Muamalat Cabang Sukabumi
An. Adam Nurul Husein
No Rekening: 0163270508
Kode Banking: 147
Jl. Pabuaran No. 47 Sukabumi



CATATAN KAKI

[1]   Muhammad Adam Hussein. 2012. Dampak Buruk Meremas Payudara.

[2]   Muhammad Adam Hussein. 2012. Dampak Buruk Meremas Payudara.



SUMBER PUSTAKA


 Muhammad Adam Hussein. 2012. Dampak Buruk Meremas Payudara.


SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein. Oktober 2012. Bahayakah Meremas Payudara Saat Pacaran.







CARA MENGUNDANG BEDAH BUKU SERIAL FENOMENA REMAJA

Caranya gampang, seperti: siapkan proposal secara detail, jumlah buku yang dipesan, negosiasi harga, dan seterusnya. Langsung .. DISINI

Hubungi Muhammad Adam Hussein, S.Pd di 08997527700 atau dewapuitis@ymail.comAds Premium

Poskan Komentar

  1. Blognya Adam bagus n bermanfaat, oh ya sy sdh follow blog dan like FB ya. Mau tukeran link jg boleh, tdi coba saya mau pasang tapi tdk keluar iconnya

    BalasHapus
  2. bagus banget so mkin bertambh pengetahuan qw

    BalasHapus
  3. syukurlah kalau bisa membantu artikelnya buat mencerahkan hehe, makasih kunjungannya ya?

    BalasHapus
  4. oh gitu, makasih pak, jangan sungkan kembali lagi hehe

    BalasHapus
  5. Infonya sangat bermanfaat sekali mas, buat remaja zaman sekarang memang perlu adanya informasi seperti ini agar tidak kebablasan dalam berpacaran, zaman sekarang anak SMP saja pacarannya sudah sangat jauh, saya sendiri sangat prihatin.

    BalasHapus
  6. Kang Yono@
    Ya memang dari rasa kepedulian saya terhadap fenomena remaja sekarang jadilah artikel ini buat menjadi renungan bagi remaja biar menyadari apa risiko dan akibatnya.

    Jadi saya bahas secara logika kawula muda biar mudah dimengerti. Sekalipun didalamnya ada bahasa ilmiah.

    Ya, semoga banyak orangtua Indonesia ikut terbantu dalam mendidik anaknya.

    Semua ini berkat jiwa pendidik ada dalam diri saya. Berkat lulus dari mahasiswa keguruan jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, sekalipun kerjanya di kantor hehe.

    BalasHapus
  7. sangat bermanfaat mas adam.
    mas adam, gimana cara nya agar cewek kita agar tidak agresif. takutnya malah dia yang nafsu duluan.
    mohon di jwab

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh, coba ia berkonsultasi langsung dengan psikolog terdekat karena ia diberikan penyadaran dengan pendekatan psikologi alias harus tatap muka.

      Karena penyebab cewek agresif karena memiliki hormon birahi yang sangat besar sehingga timbullah sifat tersebut.

      Hapus
  8. Topik artikel ini cukup berbahaya untuk akun adsense mas adam hussein. Karena berbau pornografi :)

    Lebih baik dihapus saja mas daripada akun adsense nya di banned :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak maklum ini artikel dalam Buku Fenomena Remaja Jilid Dua.

      Kalau dihapus sayang juga karena ada hak ciptanya. Sebaiknya disimpan aja x ya?

      Jujur aja ini termasuk artikel favorit pembaca.

      Tapi makasih masukannya, nanti dipertimbangkan.

      Hapus
  9. astajim kebiasaan saya nih
    tapi saya tidak bisa menahannya soalnya cewek saya menggoda heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah makanya wajib dihentikan dari sekarang mas, ya, apalagi itu dosa.

      Hapus
  10. ternyata itu dampak buruknya ya mas, tapi kenapa masih banyak yang mekanggar ya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul, mas, sebaiknya di masa pacaran perlu dihindari bila belum waktunya. ^.^

      Hapus
  11. Wah, kalau meremasnya setelah menikah masa masih berdampak buruk? :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya bisa jadi kalau remasannya terlalu keras dan tidak lembut karena remasan hanya sebuah rangsangan aja mbak. ^.^

      Hapus
  12. itulah bahaya anak zaman sekarng dah pada berani melakukan hal dewasa yang satu ini ,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, semoga mereka menyadari bahwa itu akan menyebabkan pasangannya tersakiti tanpa sepengetahuanya, dan ini ada dalam buku Fenomena Remaja Jilid Dua

      Hapus
  13. Jaman puber dulu suka remes punya pacar..skrg remasanya udah halal kang adam..


    .salam admin satriyoku.blog

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mendingan udah nikah jadi enggak ada dosa dibalik itu, apalagi ada ilmunya dibalik itu. ^.^

      Hapus
  14. Makasih mas, jadi menambah wawasan buat saya :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mas, alhamdulillah sebelum waktunya lebih baik menghindari perilaku ini. ^.^

      Hapus
  15. Artikelnya sangat bermanfaat gan, nambah pengetahuan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau gitu mas, semoga bisa mawas diri ya dari nafsu yang sebelum waktunya. ^.^

      Hapus
  16. wah bener juga yah, kalau dipikir secara logika memang benar mas.. tapi bagaimana lagi, namanya nafsu antar lelaki dan si wanita terkadang tidak tertahankan mas...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya iutu wajib ditahan, kan ada pondasi iman dalam diri kita, jadi perlu ditingkatkan lagi kalau dirasa kurang mas. ^.^

      Hapus
  17. nambah lg satu pengetahuan, thanks atas sharingnya gan.

    Saya sekalian mau tanya ni, Ada yang bilang kalau meremas payudara itu untuk menghindari kanker, apa bener itu mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kalau remasannya itu lembut dan tidak keras, ya bisa jadi itu bisa mengurangi kanker payudara. Tapi bukan cara efektif bila dilakukan, karena kalau belum tahu ilmu pemijatan payudara malah sebaliknya bakal berbahaya.

      Hapus
    2. gitu ya mas....jadi musti belajar dulu cara pemijatan, dana tempat belajar pemijatan dimana tu mas?

      Hapus
  18. kalau sama istrinya tentunya boleh ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya jelaslah pak, karena sudah sah jadi suami istri, jadi yang status haram jadi halal, bapak ini komentarnya aneh hehe

      Hapus
    2. Saya ke sini lagi saja mas, judulnya mencolok.

      Hapus
    3. Ya mas, karena ini bahasannya psikologi, jadi ya begitulah.

      Hapus
  19. Untungnya ketika pacaran dulu saya nggak suka yang gituan mas adam, tapi langsung nyosor....biar ngga bahaya gitu....

    BalasHapus
  20. Hati-hati kena peraturan terbaru google mas 23 maret 2015

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mas atas masukannya, segera saya tidak tayangkan.

      Hapus
    2. Mang Aduls & Rizki Kizeh@
      Sayangnya sekarang udah ga berlaku aturan tersebut.

      Hapus
  21. keliatanya asyik mainan kayak gituan :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kalau udah waktunya mas, saya pikir mas belum waktunya deh masih remaja belum menikah.

      Hapus
  22. balum dapat surat ijin dari KUA ya gimana coba. jgn coab - coba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas jangan coba-coba, kalau mas sih yakin udah nikah ya kan?

      Hapus
  23. untuk cewek harus tahu nih
    untuk cowok harus ngerti. jangan sembarangan

    syukur deh nggak pernah gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sip kalau begitu, mudah-mudahan pencerahan ini membawa ke arah yang lebih baik lagi.

      Hapus
  24. Balasan
    1. Ada yang lucu ya pak?

      Jangan-jangan bapak suka atau sering melakukannya pada istri ? Nah loh ketahuan hehe

      Hapus
  25. Wah artikel ++ nih pak haha, tapi bermanfaat juga (y)
    udah lama gak main kesini templatenya udah ganti aja :D hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ini buat mengingatkan remaja, mas.

      Iya mas diganti, disesuaikan dengan karakter warna orange hehe

      Hapus
  26. artikelnya menarik mas, saya akan ikuti update an mas adam ini soal remaja, pergaulan remaja, pacaran saat remaja.. apresiasi buat mas adam.. sukses selalu mas ngeblognya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya silahkan mas, alhamdulillah dari tema remaja udah 2 buku yang udah diterbitkan dengan judul Serial Fenomena Remaja Jilid 1 & 2.

      Hapus
  27. kan emang gak boleh pacaran, apalagi meras payudara

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya memang mas, makanya itu semoga artikel jadi manfaat bisa dijakan renungan. Jangan modus hehe

      Hapus
  28. Wah ternyata berbahaya juga ya mas kalau meremas payudara pacar itu saya kira tidak bahaya.?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, biasanya berbahaya itu karena tekanan itu tidak dengan ilmu atau tanpa beraturan jadinya bukan seni keindahan malahan menyakiti pasangan makanya ga jarang suka mengeluhkan hal itu.

      Semoga jadi manfaat artikel ini.

      Hapus
    2. Tapi mas kalau meremasnya tidak terlalu keras dan beraturan itu bisanya tidak apa apakan dan tidak akan merugikan pasangan ?

      Hapus
    3. Kalau lembut ya itu jadi rangsangan dan ga merugikan, tapi ya kalau udah sah suami istri ya kalau belum jangan dilakukan. Karena dosa dong hukumnya juga.

      Jadi seperti itu, buat lebih lengkapnya bisa beli aja bukunya, makasih.

      Hapus
  29. Kalau orang pacaran semua orang yang pastinya mencari Kepuasan :D
    Napsu nya boos :D
    mereka tidak berpikir bahaya nya :)
    lucu Artikel nya :D
    Kreeen boos ,, nyedot :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya peduli remaja aja kalau mereka pikirannya sesat dengan pergaulan bebas, maka masa depannya bakal mau jadi apa? Malah makin buruknya kalau mereka itu jadi kanker payudara.

      Hapus
  30. Jaman sekarang kalau pacaran gak gituan gak asik, zina seolah sudah menjadi hal yang umum, dunia sudah semakin tua bung, tinggal tunggu waktunya kapan akan berakhir semua kehidupan di alam semesta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan aja mas setelah membaca artikel ini dalam buku Fenomena Remaja Jilid Dua banyak remaja yang tersadarkan.

      Hapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

1. Dilarang mencantumkan link dalam kolom komentar.
2. Dilarang berkomentar basa-basi seperti : Pertamax, Makasih infonya, Nice article, dan lainnya.
3. Berkomentarlah yang relevan dengan postingan yang sedang dibahas sebab itu mengungkapkan kecerdasan dari blogger sendiri dalam menanggapi postingan.
4. Bila ada yang ditanyakan secara pribadi silahkan hubungi Muhammad Adam Hussein, S.Pd di nomor ponsel 08997527700 atau dewapuitis@ymail.com. Biaya konsultasi tentukan sendiri.
5. Jangan malas berkomentar sebab itu penyebab blog akan sepi kunjungan dari Blogger.

Catatan :
Seluruh komentar yang dikirimkan oleh sobat blogger akan ditinjau kelayakannya, bila terdapat pelanggaran sesuai poin 1 dan poin 2 maka komentarnya akan dilempar ke kotak sampah sehingga tidak memungkinkan untuk tayang. Sehingga akan sia-sia jadinya.

 
Top