Trik Sehat di Musim Hujan

Oleh: Muhammad Adam Hussein

Hujan membasahi raga,
Raga lemas tak ada daya,
Jiwa resah menggigil di seluruh raga,
Bibir tak mampu banyak bicara.
(Muhammad Adam Hussein, Oktober 2011)
Suasana Hujan Mondar Mandir
Begitulah keadaan jiwa dan raga, jika seseorang kehujanan. Basah kuyup bermandikan air hujan. Beuh. saat seseorang kehujanan biasanya bingung; apa harus nunggu hingga reda atau hujan-hujanan nikmati begitu saja.

Tak perlu bingung sebetulnya, jika kita punya trik sehat di musim hujan. Jadi, sekalipun kehujanan tetap kita dalam kesehatan bisa menjaga. Pastinya melakukan hal-hal yang sekiranya bisa menjadi menguatkan stamina tubuh. Dari artikel inilah, kita akan tau banyak tentang menjaga kesehatan di musim hujan. Semoga bermanfaat banyak. Amien.

Hujan turun saat-saat ini, memang tidak bisa diprediksi secara akurat oleh BMG. Sekalipun sekarang, musim hujan tapi panas matahari tetap menyinari artinya tanpa ketetapan yang pasti. pada akhirnya, kita jugalah yang harus pandai-pandai menjaga stamina tubuh agar tetap segar dan tidak berpengaruh oleh cuaca yang tidak menentu. Banyak dimusim seperti ini (musim yang tidak menentu; kadang hujan kadang panas), kesehatan seseorang mudah terganggu. Bermula-mula dari; flu, pilek, pusing kepala, sariawan, batuk-batuk, lemas badan, kurang gairah, sakit demam panas, tipes, dan semacamnya.

Anak-Anak Hujan-Hujanan
Ketahuilah, jika air hujan itu mengandung zat kimia potensial. Zat tersebut bisa mempengaruhi suhu tubuh sehingga tak heran tubuh seseorang menjadi kurang stabil (labil) disebabkan air hujan tercampur bakteri atau virus. Dari air hujan itulah penyakit berdatangan.

Air hujan yang merasuki segala penjuru yang ada dalam tubuh, melalui: kepala (membawa pusing), daging (menggigil), pori-pori kulit dalam maupun luar (bulu kuduk berdiri disebabkan merinding), hingga anggota badan lainnya terbanjiri oleh percikan air hujan. Kemudian menimbulkan rasa sakit yang mempengaruhi keseimbangan tubuh. Penyakit yang ditimbulkannya, antara lain: flu, pilek, pusing kepala, sariawan, batuk-batuk, lemas badan, kurang gairah, sakit demam panas, tipes, dan semcamnya

Sudah seharusnya kita mencegah air hujan yang ada dalam tubuh tidak mengganggu kesehatan, "Bukankah mencegah itu lebih baik dibanding mengobati?" Jika benar, berarti sudah keharusan bagi kita kesehatan dijaga. Jangan bersikap tidak peduli, itu malah membuat tubuh tidak stabil (labil) sehingga penyakit bisa hinggap didalam diri disebabkan mengabaikan bakteri atau virus yang merasuki tubuh kita itu. Tidak cepat-cepat diatasi sehingga menyebar luas ke permukaan lain (anggota tubuh lainnya).


Hujan Rintik Juga Membawa Berkah Bagi Manusia

Cara Sehat Di Musim Hujan
Di musim hujan, kebutuhan zat cair dalam tubuh dibutuhkan sangat banyak, jika kekurangan zat cairan tubuh bisa kena sariawan  (bibir pecah-pecah, tenggorakan gatal-gatal, nafas agak sesak), badan mudah lemas, maka perbanyaklah minum air putih yang dianjurkan 8 gelas sehari atau 10 gelas sehari banyaknya jangan terlalu banyak itupun belum tentu baik. Selain itu, meminum minuman pengganti ion tubuh seperti Mizone, Pocari Sweat, dan produk sejenis. Hindarilah makan Kwaci sebaiknya sebab diyakini Kwaci bisa mengurangi zat cairan tubuh tak heran seringkali membuat haus jika didiamkan akan membawa penyakit sakit panas dalam (sariawan).

Flu, pilek, pusing kepala, batuk-batuk, lemas badan, kurang gairah, sakit demam panas, tipes, dan semacamnya. Ini disebabkan air hujan yang membasahi tubuh didiamkan saja, sebab itulah perlu untuk mandi kemudian keramas (basahi permukaan kepala). Pokoknya bersihkan sebersih mungkin jangan sisakan air hujan hinggap dalam tubuh. Untuk penyegaran tubuh, dianjurkan minum minuman yang hangat, sebagai contoh: teh manis atau susu. Atau bisa juga minuman yang menyegarkan badan, seperti: Extra Joss, Kuku Bima, Jasjus, Marimas, dan sejenisnya. Jika perlu minumlah obat pusing kepala untuk pencegahan, seperti: Biogesic, Paramex (berefek mengantuk), atau obat lainnya sesuai kecocokan yang biasa diminum. Dimunmnya sebelum tidur agar berproses saat tubuh dalam keadaan istirahat.

Vitamin C sangat dibutuhkan sekali di musim hujan apalagi cuaca sekarang tidak menentu. Jadi, perbanyaklah kandungan Vitamin Cnya. Bisa dari buah-buahan, es jus, atau dari obat panas dalam. Vitamin C ada dalam makanan, sebagai berikut: buah jeruk, jeruk bali, jeruk nipis, buah manggis dan mangga, buah pepaya, dan sebagainya. Vitamin C jika dalam obat panas dalam, seperti: Adem Sari, Seger Dingin, Esquis, dan sejenisnya. Penulis saja sangat suka mencegah dengan minum Seger Dingin, biasanya dilakukan sebelum berangkat kuliah. Vitamin C cenderung bewarna Orange (untuk mudah mengenalinya) kalau di musim Hujan. Makanya tak heran warna Orange cenderung menyegarkan, menyejukkan, dan mengairahkan tubuh yang loyo atau lemas.

Hikmah Sakit Demam
Perlu direnungi oleh kita semua, penyakit itu cobaan dalam ukuran keimanan seseorang, sakit demam pun mempunyai hikmah tersendiri. Sebab itulah, perlu direnungi dari hadits yang dibawah dijelaskan. Disini tidak menjelaskan hikmah penyakit, tapi hanya hikmah sakit demam saja.

Hadits Pertama
Dari Jabir bin Abdullah Ra, sesunguhnya Rasulullah Saw memasuki rumah As-Sa'ib atau Ummu Al-Musayyab, seraya bertanya,
"Apa yang terjadi pada dirimu wahai Ummus-Sa'ib?" Atau beliau bertanya, "Wahai Ummul Musayyab, mengapa tubuhmu gemetar?" 
Dia menjawab, "Demam. Allah tidak memberkahi didalamnya". 
Beliau bersabda,
"Janganlah engkau mencaci maki demam, karena ia bisa menghilangkan kesalahan-kesalahan bani Adam, sebagaimana alat peniup api yang menghilangkan kotoran (karatan) besi." (HR. Muslim).

Hadits Kedua
Dari Abu Sa'id Ra, sesungguhnya Rasullah saw bersabda, 
"Sakit kepalanya orang Mukmin atau duri yang menusuknya atau sesuatu yang menimbulkan mudharat kepadanya, maka karenanya Allah akan meninggikan satu derajatnya pada hari kiamat dan megampuni dosa-dosanya." (HR. Ibnu Abid Dunya. Isndanya jayyid, rijalnya tsiqat).

Hadits Ketiga
Dari Aisyah, sesungguhnya nabi Muhammad Saw bersabda,
"Sakit demam itu menjauhkan setiap orang Mukmin dari neraka." (HR. Al Bazzar). Dishahihkan Al Albany didalam Silsilatul AlHaditsih Shahihah, nomor 1821.

Penjelasan Hadits:
Dari 3 hadits diatas sudahlah jelas, jika sakit demam itu mempunyai hikmah sebagai penghapus dosa, membawa kedudukan mulia satu derajat disisi Allah, dan bahkan menjauhkan orang yang sakit demam itu dari neraka.

Yang paling dipentingkan menjaga kesabaran dalam menghadapi penyakit tersebut, jangan banyak mengeluh, sebab keluh kesah terhadap penderitaan bisa menyebabkan pahala berkurang. Sedang Allah Swt menganjurkan tiap manusia itu untuk berpasrah diri, menerima penderitaan dengan lapang hati, bersabar dan tabah menghadapi segala keadaannya.

Semoga dengan kesabaran kita itu bisa membawa pada kedudukan ketaqwaan yang memiliki derjat di sisiAllah Swt. Dengan mengambil pelajaran dan hikmah dari sebuah peristiwa yng terjadi atau dialami.

Sebagaimana Sabda Rasulullah Saw dari Abu Hurairah Ra, berbunyi:
"Sesungguhnya seseorang benar-benar memiliki kedudukan disisi Allah, namun tidak satu amal yang bisa menghantarkannya kesana. Maka Allah senantiasa mencobanya dengan sesuatu yang tidak disukainya, sehingga dia bisa sampai ke kedudukan itu". (HR. Abu Ya'l, Ibnu Hibban, dan Al Hakim). Menurut Al Albany, ini hadits hasan. Lihatlah Shahihul Jami, hadits nomor 1625.

Atau dari hadits lainnya.
         Dari Muhammad bin Khalid As-Silmy, dari bapaknya, dari kakeknya, yang termasuk sahabat rasulullah, dia berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Sesungguhnya hamba itu, jika ada satu kedudukan yang telah ditakdirkan Allah baginya, dan dia tidak bisa mencapainya dengan amalnya, maka Allah mengujinya dalam tubuh, atau harta, anaknya, kemudian Dia menjadikannya bersabar karena karena yang demikian itu, sehingga Dia membuatnya bisa mencapai kedudukan yang telah ditakdirkan Allah baginya." (HR. Abu Daud dan Ath-Thabrani). Dishahihkan Al Al Bany didalam Shahih Sunan Abu Daud, 2/597.

Semoga artikel ini memberi pencerahan yang meluas, amien.


Sumber Pustaka:
Ali Al-Ju'aitsin, Abdullah bin. Hiburan Bagi Orang Sakit. Penerbit: CV. Pustaka Al kautsar, Jakarta Timur. Cetakan Pertama, November 1995. Halaman 23-24, 29, 31, dan 35.

Sumber Arsip Artikel:
Hussein, Muhammad Adam. Oktober 2011. Trik Sehat di Musim Hujanhttp://www.adamsains.us/2011/10/trik-sehat-di-musim-hujan.html

3 Komentar untuk "Trik Sehat di Musim Hujan"

  1. sakit itu penggugur dosa, tapi jangan sakit terus, nanti susah untuk bekerja :D

    BalasHapus
  2. R10@
    Bener Sob, semoga qta diberi kesehatan selalu oleh Allah, jangan bersyukur yah?
    ^.^

    BalasHapus
  3. hujan mank banyak misterinya  ya


     

    BalasHapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700