Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog

Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog
Oleh: Ustadz Muhammad Adam Hussein, S.Pd

Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog – Siapapun yang menginginkan dirinya menjadi jiwa mandiri dengan pembawaan jiwa yang tenang namun semua itu tidak bisa dikatakan mudah artinya diperlukan ilmunya dalam mengatasi masalah yang sedang dihadapi agar mampu melewati segala hal yang menjadi hambatan maupun segala hal yang menjadi solusi permasalahannya. Perlu diketahui juga menjadi seorang psikolog dituntut bukan hanya bisa menyelesaikan masalah diri orang lain juga harus bisa menyelesaikan masalahnya sendiri ataupun masalah dengan orang terdekatnya baik dengan orangtua, pasangan hidup, maupun sahabat/teman. Dengan membaca Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog akan memudahkan apa saja yang harus dimiliki agar nantinya benar-benar menjadi seorang psikolog yang handal dan dapat dipercaya keilmuannya oleh siapapun yang membutuhkan jasa konsultasi kita. Artikel ini ditulis buat yang berminat untuk mendalami ilmu psikologi secara mendalam dan hal ini menjadi dasar pengetahuan yang wajib diketahui.

Dengan belajar psikologi, seseorang mampu menganalisa arah pembicaraan lawan bicara hal ini dikarenakan ia membaca gerak-gerik bahasa tubuhnya, mampu menganalisa tindakan apa yang harus diterapkan, menganalisa karakter asli seseorang melalui tes kepribadian maupun dari teori kepribadian sekalipun dari hal yang sepele dalam pandangan orang lain terhadap hal itu. Tentunya banyak sekali manfaatnya juga bisa mengarahkan bakat yang dimiliki, membimbing emosi/ego/nafsu ke arah lebih baik agar tak sembarangan, memudahkan memaknai hidup agar mempunyai tujuan hidup yang jelas, mudah membaca situasi dan kondisi sekitar maupun pada seseorang, jeli terhadap menafsirkan kata atau kalimat yang diucapkan, dan hal lainnya.

Ilustrasi Gambar Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog
Ilustrasi Gambar Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog
[Klik gambar untuk memperbesar]

Kewajiban seorang psikolog ya tentunya bisa membantu memecahkan masalah klien/pasien dari belenggu masalahnya. Bila masalahnya masih berkepanjangan dan belum bisa diatasi oleh kita berarti hal itu harus menjadi pelajaran agar ilmu bertambah dengan adanya pengalaman. Jadi ya jangan malu kalau gagal dalam memecahkan masalahnya sebaliknya menjadi seorang psikolog harus berani gagal agar bisa mempelajari letak kekurangannya agar bisa diperbaiki di kemudian hari.

Jangan heran kalau ciri dari seorang psikolog dari cara berbicara ada wibawa dikarenakan intonasinya itu tidak cepat dan pembawaan diri yang tenang. Selain itu juga, dari alasan maupun jawabannya dapat dimengerti oleh orang awam sekalipun.

Jenis Kriteria Psikolog
        Dalam hal ini dapat dijelaskan ada 2 jenis kriteria psikolog diantaranya:
1.    Psikolog Otodidak
       Keilmuan dalam bidang psikologinya didapatkan melalui mempelajari dari berbagai buku pedoman psikologi umum, dasar psikolologi, dan buku lainnya yang berkaitan dengan pengetahuan psikologi juga mengumpulkan buku dari berbagai pengarang yang berbeda. Karena tiap buku pasti ada bahasan yang berbeda satu sama lainnya. Psikolog otodidak adalah seorang psikolog yang belajar dengan caranya sendiri tanpa bimbingan psikolog ahli dan biasanya dia mencari tahu dari buku maupun juga minta berdialog dengan penulisnya. Kemudian pengetahuan yang didapatkan dari buku-buku tersebut diaplikasikan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dirinya sendiri kemudian setelah ia bisa mengatasi masalah tersebut. Diapun bakal coba mendengarkan permasalahan temannya atau anggota keluarga misalnya adik atau kakaknya dari situ maka ilmu pengetahuan psikologinya pun bisa diamalkan dengan memberi masukan atau bimbingan (tahap lanjut). Jika pada saat-saat awal biasanya seorang psikolog pemula akan merasa canggung karena ia belum beradaptasi dengan karakter pasien. Maksudnya bingung bagaimana cara pendekatan antara psikolog dengan pasien seperti itu. Jika semakin bertambahnya pengalaman dalam menghadapi kasus permasalahan maka wawasan psikologinya bakal ikut bertambah.    
  
2.   Psikolog Ahli
      Berbeda dengan psikolog otodidak, cara memperoleh keilmuan dalam bidang psikologinya kalau psikologi ahli harus mengambil jurusan S1 Psikologi (S.Psi) dan kemudian dilanjut ke S2 Profesi Psikologi (M.Psi). Intinya harus belajar secara akademik. Biasanya dalam pembelajaranpun akan bertahap berbeda dengan psikologi otodidak biasanya acak dalam tahapan ilmunya. Maka lebih mendalam sebetulnya keilmuan psikologinya dibanding psikologi otodidak. Juga biasanya dalam pembelajaran selalu dilakukan diskusi tentang cara penanganan pasien tiap mahasiswa agar dievaluasi oleh dosennya mana yang harus dipertahankan metode pendekatannya dan mana yang harus dihentikan metode pendekatannya itu. Jadi diberi bimbingan juga menjadi seorang psikolog. Berbeda dengan psikolog otodidak malah dirinya sendiri yang harus membimbing ke arah mana karakteristik dan cara pendekatan dalam mengatasi permasalahan psikologisnya.

Dari sini kita mau memilih yang mana?
Mau menjadi psikolog otodidakkah atau menjadi psikolog ahli?

Yang jelas kedua jenis kriteria psikolog di atas, sama-sama diakui keilmuannya. Namun yang membedakan cara pembelajarannnya.  

Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog
Poin demi poin dijelaskan secara mendalam sekalipun dengan kalimat inti, diantaranya sebagai berikut:

1.     Mengetahui cara pendekatan dengan berbagai jenis karakter pasien
       Agar dengan begitu usaha kita dalam mengarahkan pasien dapat diterima dengan baik sehingga proses terapi psikologi bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Karena pasien harus bisa mempercayai keilmuan seorang psikolog tersebut. Tanpa begitu, sebaliknya ia tak akan berbicara jujur tentang permasalahannya sebaliknya malah kita yang bingung sendiri nantinya. Tentunya ini didasari dengan pengetahuan dasar tentang psikologi dari berbagai teori yang ada dalam buku. Intinya ya harus menguasai dasar ilmu psikologinya.

2.    Harus bisa menjadi pendengar yang baik
   Seorang psikolog harus bisa mendengarkan curahan hati pasien tanpa memotong pembicaraan bila ingin memberi kesimpulan dan memberi solusinya. Sebab kita harus mengetahui terlebih dahulu karakter pasien, apa ia hanya mengungkapkan curahan hatinya saja atau juga ia ingin mendapat solusi juga. Karena ada juga pasien yang hanya dengan menceritakan masalahnya saja sudah lega malah tak membutuhkan solusi ini biasanya karakter pasien yang mandiri. Dia hanya ingin mendapat gambaran dari permasalahannya dan selanjutnya dirinya sendiri yang mencari solusinya. Nah ini dia, yang wajib kita ketahui agar tepat dalam pemberian masukan sehingga tak terkesan menggurui.

3.    Harus bisa sabar dalam melayani keluhan pasien.
    Tak jarang bakal ditemukan pasien yang banyak bertanya tentang ini itu mengenai perkembangan dari permasalahannya. Dalam hal ini suatu kewajaran karena merupakan hak mereka untuk mengetahui perkembangan jiwanya, jadinya perlu kesabaraan dalam hal ini. Dan jangan sampai kita terpancing emosi menanggapinya malah sebaliknya ia mulai tidak percaya dengan keilmuan bidang psikologi kita. Jadi harus tetap tenang dan santai dalam memberi penjelasannya.

        Hal ini tidak mudah bagi orang yang bukan psikolog, tapi psikolog sebaliknya ini menjadi tuntutan yang harus dimiliki yaitu kesabaran tingkat tinggi.

      Banyak kasus yang gagal ditangani oleh sebagian psikolog boleh jadi diakibatkan ia tak sanggup menahan rasa sabarnya sehingga kondisi psikolog menjadi tidak santai dan tidak tenang malah gelisah karena merasa terganggu. Memang diakui, ketika mendapat konsultasi dari seorang pasien bisa menyita waktu dan tenaga pikiran kita. Jadinya wajar bisa risih karenanya, namun sekalipun begitu kondisi jiwa kita juga sebagai seorang psikolog harus dijaga didepan pasien. Selain itu juga, jika kita dalam keadaan sibuk ya tidak apa-apa bila menolak untuk diajak konsultasi tapi dengan memberi tahu jam berapa ia bisa menghubungi kita seperti itu.

4.     Harus banyak pengalaman dalam mengatasi berbagai kasus
     Ya memang benar dengan banyaknya pengalaman maka kita semakin banyak pula wawasan dalam mengatasi masalah yang sama bila sewaktu-waktu terjadi pada orang lain bisa menggunakan cara yang sama pula seperti itu maksudnya. Bila menemukan permasalahan yang baru ditangani maka menjadi wawasan baru sehingga wawasan tersebut bila ada yang kebetulan permasalahannya mirip-mirip ke arah hal itu bisa digunakan cara tersebut.

Bila harus memakan waktu pembelajaran selama bertahun-tahun sekalipun tidak masalah kalau memang ingin menjadi psikolog yang ahli yang handal dalam bidangnya. Artinya harus ditempuh demi keahlian yang ingin diraih itu.      

5.     Harus dibekali dasar ilmu lainnya.
      Ya betul jangan hanya dibekali dasar ilmu psikologi saja melainkan harusnya dibekali dasar ilmu lainnya seperti ilmu tauhid, terapi rukyah dan bekam, ilmu kesehatan, teknologi internet, terapi herbal, dan ilmu terapi lainnya. Dengan wawasan yang luas maka nantinya kita bakal menjadi seorang psikolog yang tidak kaku melainkan luwes dalam bidang apapun. Jadinya ini yang harus dimiliki juga agar menunjang kesuksesan berkarir menjadi seorang psikolog.

Salah satunya itu Ustadz Muhammad Adam Hussein, S.Pd bisa jadi, bisa jadi, soalnya juga dibekali dasar ilmu lainnya. Makanya dalam blognya banyak tema yang dibahas berdasarkan pengalaman, keilmuan, penelitian, maupun hasil analisa pengamatan yang tentunya tidak terlepas dari unsur ilmiah.

          Ustadz Muhammad Adam Hussein, S.Pd mendapat julukan diantaranya:
         
Foto Ustadz Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Foto Ustadz Muhammad Adam Hussein, S.Pd[Klik gambar untuk memperbesar]

Guru Cinta Indonesia Termuda

Konsultan Remaja Terpercaya dari Sukabumi

Sebagai bukti karya ilmiah yang sudah diterbitkan secara pribadi namun diakui oleh berbagai kampus kualitas bukunya mengenai Serial Buku Fenomena Remaja 2 Jilid

Buku Kumpulan Kupas Tuntas Fenomena Remaja



Buku Fenomena Remaja Jilid Dua



Sebetulnya, modal utama menjadi seorang psikolog bisa lebih dari lima poin. Namun lima poin di atas sudah cukup mewakili poin lainnya. Bila memang ada yang ditanyakan seputar dunia psikologi ya jangan-jangan sungkan kalau memang ingin mengetahuinya secara mendalam.

Akhirnya dicukupkan sekian artikel ini ditulis, semoga memberi manfaat bagi siapa saja yang membacanya. Bila ada kekurangan dalam penulisan silahkan berikan masukannya!


Kata Kunci
Modal Utama Menjadi Seorang Blogger, Psikologi Kepribadian, Jenis Kriteria Psikolog.


SUMBER GAMBAR

http://1.bp.blogspot.com/-kh_6ooQwH_s/T1Oma2YCIvI/AAAAAAAAATA/XbO39Kn6XL0/s1600/psikolog.jpg



SUMBER ARSIP

Ustadz Muhammad Adam Hussein, S.Pd.
Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog.
Jakarta Barat, 4 Januari 2014.


70 Komentar untuk "Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog"

  1. Artikelnya bermanfaat sekali . . . namun saya bukan seorang psikolog . . tapi saya bisa sedikit lebih dalam untuk mempelajarinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekalipun mas bukan psikolog, tak apa-apa, kan masih ada pilihan lain yaitu mas termasuk psikolog otodidak yang belajar dari buku bukan dari akademik.

      Kalau memang mau serius mendalaminya ya bertanyalah pada mas ustadz, jangan malu-malu. Hehe.

      ^.^

      Hapus
  2. Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog ini menggambarkan tugas dan kewajiban mas ustadz sebagai psikolog/motivator dalam kehidupan sehari-hari jadinya mas ustadz berbagi dasar pengetahuannya.

    Kali aja dari pembaca ada yang berminat belajar psikologi, silahkan nanti mas ustadz beri arahan.

    Ini juga termasuk Mengenal Personal Branding

    Semoga bermanfaat banyak.
    Aamiin.

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Maklumlah mas rizal menurut hasil tes bakat dari Psikologi bahwa saya itu termasuk multitalenta alias serba bisa jadinya multiprofesi deh. ^.^

      Hal itu sangat disyukuri banget oleh saya, sekalipun masih muda tapi banyak ilmu yang diserap. Banyak juga pengunjung acak yang kaget yang ternyata aslinya masih muda tapi wawasannya luas begitu komentar dari mereka. Sesuatu banget kalau buat saya sih. Hehe.

      Hapus
  4. memang menjadi seorang psikolog harus berjiwa tenang bayangkan saja kalau dia nya tidak bisa mengontrol emosinya sendiri pasti pasien pada kabur ya mas
    oya betul yang mas rizal bilang kok banyak sekali profesinya pasti susah membagi waktu ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul Jenx Indah harus bisa mengelola kejiwaan sendiri sebelum mengelola jiwa orang lain biar bisa dipercaya memang psikolog tersebut ahlinya.

      Ya betul juga Jenx Indah harus pintar-pintar mengatur waktu kapan saya menjadi seorang penulis buku, kapan menjadi praktisi kesehatan, kapan menjadi seorang ahli terapi gangguan jin dan sihir, kapan menjadi blogger, dan kapan menjadi profesi lainnya.

      Sekarang aja buku keempat dan kelima sempat tertunda karena kesibukan waktunya yang belum bisa dioptimalkan. ^.^

      Semoga aja saya bisa menjadi orang hebat dan dikenal banyak orang.
      Aamiin.

      Hapus
  5. wah sepertinya saya nggak bakat jadi psikolog mas, soalnya nggak bisa kalau ngobrol dan mendengarkan curhat seseorang hehe :D
    apa bisa kalau orang yang bukan lulusan jurusan psikologi itu jadi psikolog?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa aja mbak, jadi psikolog untuk dirinya sendiri maupun untuk keluarganya.

      Kecuali menjadi psikolog untuk orang lain sebagai pasien itu harus melalui pelatihan dan akademik jalurnya.

      Ya mas paham kok, mbak kan orangnya cuek jadinya enggak berbakat dalam hal itu. Padahal menjadi orangtua yang baik bagi anaknya dan menjadi istri yang sholehah dan baik untuk suaminya juga itu sudah bisa dikatakan seorang psikolog otodidak. ^.^

      Hapus
  6. Paling penting adalah harus bisa memotivasi diri sendiri dulu ya ustadz, oh iya blognya sudah saya follow, hehehe. Salam Sukses!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, menjadi psikolog untuk diri sendiri aja udah membanggakan apalagi bisa membantu anggota keluarga dalam menyelesaikan masalahnya.

      Makasih juga ya atas dukungannya.
      Aamiin, semoga terwujud kesuksesan yang kita inginkan itu. ^.^

      Hapus
  7. Mantab info nya pak ustad.. ada ga artikel pak ustad yang membahas tentang psikolog kantoran, dimana memudahkan kita untuk bisa bersosialisasi di dunia kerja.. thx :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Psikologi Kantoran ya temanya, baiklah usulannya mas ustadz tampung dulu.
      Semoga lain waktu bisa diwujudkan permintaannya.

      Makasih atas kunjungannya!

      Hapus
  8. artikelnya bagus sekali mas, berkat artikel ini saya jadi lebih memahami masalah
    psikologi..

    makasi ya mass..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups, sama-sama mas.

      Ya begitulah dunianya seorang psikolog kali aja kan mas berminat menjadi psikolog. ^.^

      Hapus
  9. Ternyata untuk menjadi seorang psikolog itu modalnya banyak banget ya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya dik rino, seperti itulah yang harus dimiliki kalau memang berminat menjadi psikolog silahkan kontak mas ustadz biar diberi pengarahan mengenai hal itu. ^.^

      Hapus
  10. Balasan
    1. Ya sama-sama neng, semoga berminat menjadi seorang psikolog seperti kak ini. Hehe.

      Hapus
  11. Oh gitu ya Kang? Apa semua orang bisa jadi psikolog?
    Btw, templatenya bagus, ini bikin sendiri apa gmn?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya seperti itulah dunianya seorang psikolog yang tekuni saat ini.
      Ini template buatan mas sugeng tapi saya modifikasi ulang ada stripe bar dan bottom bar.

      Hapus
    2. Saya baru ngehkalo template kita sama, biarpun template ini harus beli tapi puas makenya ya Kang? :)

      Wah hebat bisa modifikasi template sendiri, saya mah ga begitu ngerti masalah modifikasi template Kang...ajarin dong :)

      Hapus
    3. Ya boleh aja kok mas, asal via inbox fesbuk aja soalnya ini keluar dari topik pembicaraan sih.

      Hapus
  12. Dulu pernah saya ada keinginan jadi psikolog, tapi tak saya lanjutin, lebih memilih jalan lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa bisa memundurkan diri, memang menjadi psikolog harus bermental kuat itulah satunya.

      Padahal psikolog juga termasuk pekerjaan mulia dalam pandangan Ilahi Robbi. ^.^

      Tapi tak apalah itu pilihan sodara, jadi mas ustadz enggak bisa memaksa kehendaknya,. Hehe.

      Hapus
  13. Siapapun bisa jadi psikolog hanya saja, perlu pemahaman secara keilmuan juga yah, salam silaturahmi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul bu guru, dengan memahami sekaligus menguasai ilmu dasarnya insya Allah sikap bijak itu bakal tumbuh dengan sendirinya. sebabnya itu berdasarkan kesadaran diri yang tak bisa diganggu gugat hehe.

      Makasih atas silahturahminya. ^.^

      Hapus
  14. ane rasa point 4 yg perlu ditekannkan disini...hehhe. menurut ane aj..
    kunjungan perdana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kesemuanya, memiliki keterkaitan yang erat jadi perlu keseimbangan faktor mas, semoga bisa dilakukan ya?

      Hapus
  15. wahh harus lulusan sarjana ya ustadz ,
    thanks infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebetulnya enggak perlu, karena bisa memilih psikolog otodidak tapi untuk menjadi profesi dan buka praktek ya tentunya harus secara akademik.

      Cukup jelas ya, semoga bermanfaat.

      Hapus
  16. emang gak mudah ya untuk jadi psikolog, harus punya bekal tersendiri.. ya semua orang itu punya keahlian masing-masing ya pak ustad..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, kalau menjadi psikolog banyak hal yang harus dibekali biar kita kuat mengatasi permasalahan kita sendiri maupun permasalahan orang lain.

      Betul mas, tapi kalau keahlian bisa apa aja itu menjadi unik dan sangat bisa dibanggakan. Contohnya ya saya sendiri yang multiprofesi hehe

      Hapus
  17. ternyata menjadi seorang pskolog tidak mudah ya mas, tertapi perlu belajar banyak tentang karakter manusia tentunya :)
    saya ingin menjadi psikolog otodidak aja, hehehe :D makasih sharingnya sangat bermanfaat sekali bagi saya yg memang hobby psikology ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mbak enggak mudah, makanya itu harus belajar secara akademik biar ada yang mengarahkan tingkat keilmuan psikologi kita.

      Kalau ada yang ditanyakan ya jangan sungkan. ^.^

      Hapus
  18. Wih ternyata modal utamanya seperti itu ya mas :) terima kasih nih artikelnya sekalian belajar jadi psikolog juga heehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya begitulah mas, kalau memang menjadi seorang psikolog tidaklah mudah dikarenakan banyak hal yang harus dipelajari.

      Kalau kurang profesional seringnya bisa gagal dalam memberi solusi.

      Karena keberhasilan seorang psikolog adalah dari solusinya yang tepat dan akurat.

      Sip, sama-sama mas.

      Hapus
  19. Saya coba jadi psikolog yg otodidak aja dah hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan aja mas, kalau butuh bantuan mas ustadz jangan malu bertanya soalnya saya siap bantu kok.

      ^.^

      Hapus
  20. saya ndak bakat jadi psikolog pak...hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekalipun enggak ada bakat, kalau mau belajar keras bisa jadi hal yang mustahil itu terjadi mas.

      Semangat belajarnya ya tingkatkan hehe.
      ^.^

      Hapus
  21. Saya ga berniat menjadi psikolog pak. Tapi dengan adanya artikel ini mudah-mudahan saya bisa jadi psikolog untuk saya dan keluarga saya sendiri. Terima kasih pak sangat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus, mas.

      Jadi bisa bermanfaat bagi orang terdekat, hehe. ^.^

      Hapus
  22. saya pengen jadi psikolog.. tapi masih ragu sama kemampuan sendirii :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kalau ragu sebaiknya tunda dulu, yakinkan dulu diri sendiri, pasti bisa insya Allah kalau niatnya kuat neng. ^.^

      Hapus
  23. Baru2 ini saya menyadari ternyata saya punya bakat jadi psikolog, saya pernah ngisi quisioner tentak profesi yang cocok seperti apa untuk saya, dan ternyata salah satu hasilnya saya cocoknya jadi psikolog. Tapi sayangnya saya baru tau atau menyadari saya punya bakat jadi psikolog sekarang2 ini setelah saya berumur 31 tahun.. Apakah mas Ustadz ada saran untuk saya mas..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau begitu, masih ada waktu tidak terlambat bisa ambil jurusan psikologi, sebelum semakin tua, toh nantinya bisa buka jasa konsultasi kejiwaan, ^.^

      Kalau otodidak malah semakin sulit dalam pengembangan bakatnya. Karena tidak ada bimbingan dosen. ^.^

      Hapus
  24. Sangat bermanfaat.. :) saya ingin menjadi psikolog. tapi apakah saya bisa dengan keadaan tidak berbekal ini??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa aja kok asal serius dalam menjalani akademiknya ambil nanti jurusan Psikolog. Siapapun bisa bukan pada bakatnya tapi dari perjuangan untuk mencapainya. Itu faktor kesuksesan yang takkan bisa dibantah. ^.^

      Hapus
  25. Terimakasih pak...sangat bermanfaat bagi saya...saya sangat ingin menjadi psikolog ...bapak bisa memberi arahan kepada saya pak?? terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kembali neng.

      Kalau pengen diberi pengarahan silahkan add FB saya dengan atas nama akun Muhammad Adam Hussein

      Saya siap menjawabnya. ^.^

      Hapus
  26. mas ustad saya pengen banget jadi psikologi . tapi saya masih duduk di bangku sma kelas 11 gmna ya mas ustad

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti belajarnya otodidak, nah setelah lulus baru deh nanti lanjutkan ke Fakultas Psikologi, biar resmi menjadi psikolog ya?

      Hapus
  27. mksh mas Info nya. jadi niat ke psikolog nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip mas, sama-sama kembali, jangan sungkan kalau ingin berkonsultasi.

      Hapus
  28. Assalamualaikum pak,

    Saya waktu sekolah menyukai motivasi yang bisa membangkitkan diri sendiri,dan pada akhirnya saya berminat pada psikologi dan pernah berencana mengambil jurusan psikologi saat hendak kuliah nanti.
    Tapi masalahnya saya kepribadian introvert, sehingga lebih cocok untuk bekerja sendiri, di balik layar, ditambah lagi kurang pandai berhitung, karena di jurusan psikologi ada pelajaran statistik yang tentu membutuhkan perhitungan.

    Kalau saya renungkan, sebenarnya ini potensial juga di daerah saya (Lampung) untuk butuh psikolog, hanya saja di sini tidak ada universitas yang ada jurusan psikologi, kalaupun ada itupun bimbingan konseling. dan orang tua tidak rela saya kuliah di luar kota; suruh yang dekat saja.

    Ya, sepertinya saya lebih memilih jadi psikolog otodidiak saja, belajar sendiri lewat buku-buku psikologi.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikum salam.

      Oh gitu, sebetulnya karakter introvert masih memungkinkan untuk diubah pastinya akan menjadi ambivert. Awalnya juga saya introvert murni tapi alhamdulillah bisa menjadi ambivert jadinya berani juga tampil didepan umum.

      Kalau seperti itu lebih baik, jadi psikolog bagi keluarga atau masyarakatnya juga udah cukup kok kalau memang sperti itu.

      Yang jelas belajar psikologi itu penting karena bagus untuk pengarahan maupun pembimbingan kejiwaan supaya lebih humanis (kemanusiaan) dan lebih ke sosok religius.

      Semoga cita-cita yang diharapkannya bisa segera tercapai. :)

      Hapus
  29. Assalamualaikum,saya mau bertanya, saya orgnya biasa cuek dgn curhatan org dan kadang ga bisa kasih solusi tapi sekali ingin ngasih solusi malah malu untuk ungkapinnya. Tapi saya penasaran dengan ilmi psikologi, apakah saya cocok masuk fakultas psikologi? disisi lain saya juga ga pandai bicara dan tampil didepan umum, ya istilahnya demam panggung. Pengen bgt coba masuk di fak
    Psikologi dan mempelajari lebih dalam tentang ilmu psikologi.gimana ya ? Apakah saya bisa masuk fakultas psikologi dgn modal saya yg bisa dibilang belum matang:(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikum salam.

      Bisa aja sebetulnya tapi permasalahannya itu dari dirinya sendiri yang harus terlebih dahulu. Karena psikolog itu kerjanya berhadapan dengan orang lain sebagai klien. Jadi butuhkan komunikasi yang timbal balik. Jelas perlu banyak ilmu yang pelajari jadi bekalnya sebelum jadi psikolog.

      Kecuali mengembangkan diri dengan menjadikan dirinya sendiri sebagai motivasinya untuk mengubah ke lebih maju lagi dalam segi sikap maupun tindakan. Karena kasusnya jadi psikolog enggak semudah yang dibayangkan. Banyak kasus yang harus bisa ditangani dan diatasi dengan baik. Kalau belum siap sebaiknya pelajari aja sekarang teori pendukung seperti: ilmu komunikasi, publik speaking, ilmu logika, filsafat dan lainnya.

      Semoga aja bisa berhasil dengan kerasnya belajar. :)

      Hapus
  30. assalamualaikum pak saya mau konsultasi dan tanya2 seputar psikologi, saya jadi berminat di bidang psikologi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikum salam, iya silakan aja tanya-tanya saya siap menjawab kok.

      Hapus
  31. Assalamu'alaikum kak

    Izin curhat sedikit disini ya kak, hehe. Saya maba jurusan akuntasi di sebuah univ swasta. Awalnya kenapa saya milih akun karna dari bbrp test menunjukan gaada masalah dengan ilmu sosial sm alam. jd bisa 22nya gt kak. dianjurkan bbrp pilihan jurusan dan salahsatunya akuntansi. saya memang ada minat sbnrnya ke jurusan itu(saya minat ke banyak hal anw) tp berjalan beberapa minggu kuliah saya mulai gak nyaman karna ngerasa "ah harusnya psikologi aja" karna dipikir2 saya pengennya jd psikolog resmi gt kak instead of being an accountant. bbrp minggu terakhir saya mogok masuk kelas karna saya udah gak sreg sm per-akun-an. minggu depan saya ada uts dan saya bingung.. :( apakah saya harus stop kuliah akun ini atau saya fokus belajar sbmptn lagi untuk milih jurusan psikologi tahun depan?...

    ohiya kak sekedar informasi saya sendiri sebenernya punya masalah psikologis, maka dr itu saya ingin lebih mendalami ttg ilmu ini biar dpt menyelesaikan masalah saya sendiri dan org2 seperti saya nantinya.. hehe

    maaf ya kak panjang, saya sangat menunggu balasan dr sudut pandang kakak..terimakasih kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Profesi itu harus sesuai passion soalnya pekerjaan dengan rasa cinta akan dikerjakan secara maksimal. Tapi sebaliknya, pekerjaan yang bukan passion akan ogah-ogahan dilakukannya.

      Jadi besar minatnya lebih kemana itu yang harus dipilih, dan jangan lupa shalat istikharah untuk memastikan pilihan tersebut.

      Hapus
  32. Hy om nama ku renita umurku 13 dan cita2 ku menjadi psikolog aku udah byk tau cra membaca suasana hati teman2 ku dan aku sering bertanya dgn mereka yg ku bca apa ada mslh..dan ternyata benar tpi aku ini wataknya gk sbrn dan sering bentak org..apa bisa aku jdi psikolog yg ahli dan baik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya sebetulnya bisa aja, yang terpenting bisa mengarahkan dirinya sendiri menjadi lebih tenang, sabar dan teliti. Sebab tiga hal tersebut menjadi hal yang diutamakan menjadi seorang psikolog. Karena menjadi psikolog, ia harus bisa memotivasi dirinya sendiri setelah berhasil pasti akan memudahkan ia dalam meningkatkan kualitas menjadi seorang profesional dalam bidangnya. Pelajari dasar-dasar psikologi dan banyak bertanya pada orang yang mengerti ilmu dasar psikologi.

      Hapus
  33. Mas mengenai psokolog ottodidak ni , sebagai pemula , dan pengalaman yg sudah kita baca dan kita pelajari dari berbagai buku , terus bagaimana ni membuat kita yakin kalau kita udah pantas atau lebih tepat nya sudah bisa di sebut betul betul sebagai psikolog ? Apakah hanya sekedar membaca dan mengerti kita sudah bisa jadi seorang psikolog ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak mas, tidak disebut psikolog, paling disebut orang pintar.

      Karena untuk mendapatkan sebutan psikolog, konselor, dan konsultan harus melalui perkualiahan. Dengan dibuktikan dengan ijazah dan gelar dibelakang nama.

      Hapus
  34. Untuk menjadi psikolog, apa yang harus kita fokuskan pelajaran nya dari sekarang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul, sebaiknya masuk akademisi jurusan S1 Psikologi.

      Kalau untuk menjadi psikoterapis itu bisa diluar sarjana psikologi akan tetapi mengikuti pelatihan menjadi psikoterapis (sistem sertifikasi).

      Hapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan dengan isi pembahasan artikel dan komentar yang berbobot dan bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Teh Celup Herbal Bidara Ruqyah

Rp. 30.000 (isi 25 celup/belum ongkir)

PESAN MELALUI WHATSAPPS : 08997527700