50
Manfaat Tujuan Mempelajari Psikologi
Penulis : Muhammad Adam Hussein, S.Pd

Manfaat Tujuan Mempelajari Psikologi – Pernah sebelumnya penulis mengenalkan Modal Utama Menjadi Seorang Psikolog, kali ini penulis akan mengenalkan tujuan mempelajari psikologi bagi kehidupan dan profesi agar semakin kuat dasar pengetahuan psikologi kita. Apalagi sejatinya ini dibutuhkan oleh mahasiswa Psikologi dimanapun engkau berada. Dengan mempelajari apa yang penulis ulas saat ini maka pembaca akan mengetahui kebenaran tentang manfaatnya. Sebab itu, penulis anjurkan pahami dengan baik-baik dan jangan tergesa-gesa dalam menyimpulkan. Terimakasih atas perhatiannya.

Ilustrasi Gambar Tujuan Mempelajari Psikologi bagi Kehidupan dan Profesi
Ilustrasi Gambar Tujuan Mempelajari Psikologi bagi Kehidupan dan Profesi


Kajian Tujuan Mempelajari Psikologi
Secara teoritis tujuan mempelajari psikologi menurut Drs. H. Akyas Azhari dalam buku Psikologi Umum & Perkembangan (2004:5), ia menyatakan sebagai salah satu disiplin ilmu adalah untuk kepentingan pengembangan dan penemuan teori baru dari ilmu ini sendiri. Disini maksud dari beliau adalah dengan mempelajari ilmu psikologi maka akan semakin ahli pula dalam bidang psikologi karena mempunyai dasar teoritis dalam menjelaskan kepada masyarakat umum atau masyarakat awam. Dasar teoritis pun akan bermanfaat ketika dipraktekkan didalam segala aspek kehidupan apalagi bila berprofesi sebagai psikolog perlu mengetahui segala sesuatunya dari dasar agar menemukan kesimpulan yang akurat dan penjelasan yang mudah dipahami oleh siapapun.

Secara sederhananya tujuan mempelajari psikologi menurut Drs. H. Abu Ahmadi dalam buku Psikologi Umum (2003:33), ia menyimpulkan dari hasil kajiannya sebagai berikut :
1. Untuk memperoleh faham tentang gejala-gejala jiwa dan pengertian yang lebih sempurna tentang tingkah laku sesama manusia pada umumnya dan anak-anak pada khususnya.
2.  Untuk mengetahui perbuatan-perbuatan jiwa serta kemampuan jiwa sebagai sarana untuk mengenal tingkah laku manusia atau anak.
3.   Untuk mengetahui penyelenggaraan pendidikan dengan baik.

Manfaat Tujuan Mempelajari Psikologi bagi Kehidupan dan Profesi
Ada beberapa yang wajib diketahui oleh pembaca, berdasarkan pengalaman penulis dan hasil kajian analisa penulis, diantaranya sebagai berikut :

1.  Untuk mengenali perbedaan karakter tiap orangnya bahkan manusia adalah makhluk yang unik buat dipelajari. Sebab dengan kita dapat memahami perbedaan karakter maka kita akan berusaha melakukan penyesuaian diri agar diri kita bisa diterima disisi mereka. Tanpa begitu, kita tak akan mudah diterima karena mereka merasakan tidak nyaman dekat dengan kita. Sebab itu menjadi penting, dengan dibekali psikologi maka seseorang akan mudah memperlakukan bagaimana seharusnya orang lain dan dirinya sendiri, bagaimana cara beradaptasi, bagaimana cara meningkatkan potensi diri, dan seterusnya.

2.  Untuk mengevaluasi diri agar bisa dilakukan perubahan diri yang positif di kemudian hari. Seseorang yang belum dibekali dasar psikologi maka ia akan kesulitan dalam merenungi apa yang perlu ditingkatkan dan mana yang harus ditinggalkan sebab ia tak punya keahlian melihat akibat dari kondisi yang terjadi bila ia melakukan perbuatan atau sikap yang salah. Berbeda dengan seseorang yang sudah dibekali psikologi maka ia akan mudah dalam mencari dan menemukan segala sesuatu mana yang harus diubah dan mana yang harus dipertahankan dalam pengembangan potensi dirinya. Sebab ia akan mengerti risiko dari apa yang dilakukan itu seperti apa bentuk akibatnya. Sehingga memungkinkan untuk lebih bijak dan lebih dewasa lagi didalam menyikapi dan menghadapi segala masalah dalam kehidupan seseorang teresebut di kemudian hari.

3.  Untuk mengendalikan potensi yang buruk dalam diri. Tiap orang memiliki potensi yang buruk dalam dirinya dengan adanya dorongan dari nafsu, ego dan emosinya. Ketiga hal tersebut merupakan musuh dalam diri atau musuh dalam selimut yang wajib dikendalikan oleh kita sebelum pengaruh dari ego, nafsu, dan emosi mengendalikan pikiran dan tindakan kita. Sebab itu dengan dibekali psikologi maka dapat membedakan mana bisikan kata hati dan mana bisikan nafsu, bisikan ego, dan bisikan emosinya. Sebab itu, ia akan cenderung berpikir sebelum bertindak berbeda lagi dengan orang yang belum dibekali dasar psikologi memiliki kecenderungan bertindak baru berpikir.

4. Untuk meningkatkan kecerdasan secara keseluruhan aspek. Bukan hanya mudah mempelajari sesuatu yang baru pada satu bidang namun melainkan akan cepat mengembangkan kecerdasan pada bidang lain. Karena dibekali psikologi, sehingga ia mampu menganalisa berbagai cara berikut risiko kegagalannya.

5. Untuk memperkuat ketahanan mental diri. Dalam kehidupan, tak semua yang diharapkan bisa sesuai malah seringkali ditemui kondisi yang berbeda dengan harapan. Dengan dibekali psikologi, maka akan mampu menerima lapang dada tentang ketidaksesuaian, tentang perbedaan, atau tentang apapun yang diluar sangkaan. Lebih menerima hal baru dalam kehidupannya, pengaruh apapun akan mudah dilewati olehnya. Tak ada rasa cemas yang perlu dikhawatirkan. Tak ada rasa gundah karena tak ada kepastian. Ia ketika ada sesuatu yang tidak pasti maka ia tak ragu untuk meninggalkan hal tersebut tapi akan lebih mendapat kepada sesuatu yang sudah memiliki kepastian.

6. Untuk meningkatkan rasa empati (merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain). Seseorang yang sudah dibekali dasar psikologi, ia akan mudah hanyut perasaannya ke dalam kondisi ketika melihat orang lain yang kurang beruntung dalam kehidupannya untuk belas kasihan dan biasanya akan mudah mengeluarkan sedekah. Yang belum dibekali psikologi, biasanya suka bingung harus berbuat apa ketika waktu itu dan seringnya hanya menonton tanpa berbuat apa-apa.

7.  Untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kualitas dirinya. Seseorang yang sudah dibekali dasar psikologi, ia akan mengetahui bahwa manusia adalah makhluk yang beragama sebab itu ia akan mendekatkan diri kepada Ilahi untuk memperoleh ketenangan batin dalam kehidupan. Sebaliknya, ia berusaha sekuat mungkin untuk meningkatkan perbuatan tercela dan perbuatan yang terlarang. Agar ia menjadi sosok yang menjadi panutan dalam kehidupan paling tidak bagi keluarga dan dirinya sendiri. Sehingga ia akan meningkatkan diri dalam mempelajari ajaran agama terutama ajaran Islam.

8. Untuk memaksimalkan kinerja yang efektif dan efisien dalam pekerjaan. Seseorang yang sudah dibekali dasar psikologi, ia akan selalu belajar, berusaha sekuat mungkin untuk menghasilkan produktivitas yang sesuai harapan yang inginkan oleh pimpinan atau oleh atasannya. Ia selalu berusaha mengerti apa yang dimau oleh atasan sekalipun ia sering mendapatkan omelan karena kesalahan yang sedikit tapi ia terus mengembangkan diri agar sesuai dengan profesionalitas kerjanya. Ia tak akan mengeluh begitu saja ketika mendapat kritikan tajam, ia akan berusaha dan berusaha sekalipun kegagalan berkali-kali ditemui olehnya. Begitulah ketika seseorang sudah siap mental dan sudah dibekali dasar psikologi akan terlatih dan mau belajar banyak dalam mengembangkan diri yang dianggap masih kurang maksimal.

9. Untuk meningkatkan kreativitas dalam berkarya maupun kreativitas dalam belajar. Seseorang yang sudah dibekali dasar psikologi akan bersemangat dalam meningkatkan kualitas dalam belajar maupun dalam berkarya. Ia tidak akan mudah putus asa ketika menemui kritikan maupun godaan dalam menghalangi-halangi kesuksesannya. Ia akan menyadari bahwa semua itu adalah hambatan yang wajib diatasi olehnya. Dengan menyadari hal itu, ia akan menyiapkan mental dan juga menyiapkan berbagai cara untuk keluar dari permasalahan tersebut. Semata-mata untuk menggapai apa yang menjadi harapannya dalam berkarya maupun dalam mendapatkan prestasi belajarnya.

10. Untuk menambah pemahaman dalam menganalisa kasus psikologi. Bagi seorang psikolog tentu wajib ia belajar dasar psikologi agar ia menjadi terampil dalam memutuskan pemberian solusi atas permasalahan yang dihadapi klien/pasien. Untuk memudahkan psikolog dalam mengarahkan pasien/kliennya bagaimana seharusnya yang mereka lakukan dalam kondisi yang sedang dihadapinya, dan seterusnya.


KESIMPULAN
Sebetulnya tujuan mempelajari psikologi bukan terbatas dalam kehidupan saja. Sebab manfaat psikologi lebih dari itu, bermanfaat dalam bidang apapun. Sebagai contoh dalam pendidikan maka akan mengenal dengan psikologi pendidikan. Dalam bisnis, maka akan mengenal psikologi bisnis. Dalam kepribadian, maka akan mengenal psikologi kepribadian. Dalam musik, maka akan mengenal psikologi musik. Dalam film, maka akan mengenal psikologi film, dan seterusnya. Untuk mengenai ini termasuk cabang psikologi akan diuraikan lebih lanjut dan lebih detail dalam artikel terpisah. Agar memudahkan dalam memahami dan memaksimalkan dasar disiplin ilmu tersebut.

Sekalipun masyarakat umum suka mempelajari psikologi namun sayangnya tidak sistematis atau tidak secara bertahap sehingga pemahaman tentang psikologi yang didapat bukan dari dasar tapi melainkan dengan meloncat-loncat sehingga pondasi pengetahuan psikologinya kurang mendasar sehingga kelak akan kesulitan dalam menjelaskan lebih detail dan rincinya. Sebab itu ada beberapa yang disarankan oleh penulis, silahkan dipahami.

Tak sedikit orang yang sudah menerapkan dasar psikologinya dalam kehidupan akan memunculkan sikap tenang, berpikir positif, selalu berbaik sangka kepada Ilahi, dan juga lebih kuat mentalnya dalam menghadapi keadaan yang terjadi di dunia ini. Banyak sekali manfaatnya, sayang juga kalau tidak mempelajarinya dari dasar akan kelak benar-benar menjadi ahli.


SARAN DARI PENULIS
Ada beberapa yang dapat penulis anjurkan kepada pembaca dalam meningkatkan pengetahuan psikologi ini, diantaranya :

1.  Belajarlah secara akademik dengan mengambil jurusan Psikologi di salah satu kampus di Indonesia. Bisa di Universitas Indonesia Depok, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, dan lainnya.

2. Belajar banyak dari teori dalam buku-buku Psikologi Umum. Sebagai dasar permulaan pengenalan ilmu dasarnya. Buku yang direkomendasikan seperti buku yang ditulis oleh Drs. H. Abu Ahmadi, Drs. H. Akyas Azhari, Kartono Kartini, Prof. Hj. Zakiyah Drajat, Alisup Sabri, Sarlito Wirawan Sumarno, Singgih Dirgagumarsa, Drs. Agus Suyanto. Rata-rata dengan judul Psikologi Umum dan ada juga dengan judul Pengantar Psikologi.

3.  Belajar langsung dari seorang Psikolog dengan cara tanya jawab. Apa yang ditanyakan sebaiknya ditulis disertai dengan jawaban seorang psikolog tersebut. Sehingga akan menjadi pengetahuan yang mendasar ketika lupa pun kita masih memungkinkan untuk membuka catatan kembali.

4. Mengikuti seminar-seminar mengenai pembelajaran psikologi untuk menambah wawasan agar dapat pengarahan yang lebih jelas tentang bagaimana mengembangkan pengetahuan yang sudah dimiliki tersebut.

5.  Bisa belajar dari berbagai situs yang bertema psikologi seperti: ruangpsikologi, psikologizone, himpsi, dan sebagainya. Penulis juga menganjurkan sering-seringlah berkunjung ke blog www.adamsains.us karena juga menyediakan materi psikologi yang dibahas secara ilmiah dan didasari juga dengan pengalaman penulis dalam menemukan kasus psikologi ataupun pengalaman mengamalkan ilmu psikologi teoritisnya dalam kehidupan. Dan juga penulis bersedia menerima konsultasi kasus psikologi di 08997527700 atau dewapuitis@ymail.com dengan judul e-mail (Konsultasi Kejiwaan) agar memudahkan penulis dalam membagi waktu dalam menjawab.




Manfaat Tujuan Mempelajari Psikologi – Penulis merasa bahwa hal ini sudah cukup untuk dijadikan pembelajaran bagi kita semua. Terutama bagi mahasiswa Psikologi semoga membantu dalam meningkatkan kualitas dari keilmuan psikologi yang sudah ditanamkan terlebih dahulunya dan memudahkan dalam meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan teori ke praktis (lapangan). Ataupun mengembangkan kajian lapangan kasus psikologi kedalam teoritis agar bisa bermanfaat bagi psikolog lainnya. Sampai jumpa!






SUMBER GAMBAR ASLI

http://3.bp.blogspot.com/-wIvbV_nNvvk/VLt5pGgfr0I/AAAAAAAAAAs/Z7Gk_fgYsAg/s1600/photo.png


SUMBER REFERENSI BUKU



Drs. H. Abu Ahmadi. 2003. Psikologi Umum. Penerbit PT. Rineka Cipta, Jakarta. Cetakan Ketiga, Februari 2003. Hal. 33.

Drs. H. Akyas Azhari. 2004. Psikologi Umum & Perkembangan. Penerbit Teraju (PT. Mizan Publika), Jakarta. Cetakan I, November 2004. Hal. 5.

SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Manfaat Tujuan Mempelajari Psikologi 
Sukabumi, 06 Juni 2015


Posting Komentar

  1. saya sangat setuju dengan bapak, saya sendiri belajar psikologi secara khusus selama 6 bulan, ditambah 1 tahun secara otodidak, namun arahnya ke psikiater gitu pak, tapi tanpa ijazah heehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh gitu, ya memang psikologi bisa kok dipelajari tanpa akademik tapi nantinya enggak bisa buat buka praktek. Kalau mengarah ke jalur psikiater berarti psikologi abnormal, perilaku penyimpangan, perilaku stres, semua itu yang berhubungan dengan penyakit mental dan penyakit kejiwaan.

      Tantangannya memang lebih tapi mudah-mudahan bapak bisa menguasai dasarnya dan nanti bisa membantu orang gila, orang akut lainnya dapat diarahkan menuju perubahan positifnya.

      Makasih udah membaca.

      Hapus
    2. iya pak, untuk praktek ndak bisa buka, tapi setidaknya sudah 100 orang yang pernah konsultasi dengan saya :D

      Hapus
    3. Alhamdulillah pak itu artinya bapak udah berhasil mendapat kepercayaan.

      Nah, menjadi psikiater diluar profesi itu juga sama punya tantangan yang besar dalam menaklukkan masalah menjadi kembali normal.

      Semoga bila bapak lebih greget bisa melanjutkan secara akademiknya.

      Hapus
  2. Jurusan akedemik ini tiap tahunnya makin bertambah peminatnya ya mas :)

    BalasHapus
  3. artikel yang sangat bermanfaat pak, ulasannya juga sangat bagus.
    pastinya sangat bermanfaat sekali bagi mahasiswa yang sedang memfokuskan diri pada prodi psikologi, baik yang reguler maupun non reguler.

    kapan-kapan, update juga ya pak tentang menfaat dan tujuan mempelajari ilmu manajemen,
    soalnya jurusan saya Manajemen Industri pak.

    terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pak, mudah-mudahan mereka jadi lebih yakin dengan fakultas yang mereka ambil. Karena psikolog juga mengiurkan buat ditekuni.

      Oke pak, saya sendiri juga sama tertarik dengan ilmu manajemen, kalau sangat penting perannya dalam beberapa bidang dalam kehidupan kita.

      Makasih juga atas masukannya.

      Hapus
  4. Ternyata mempelajari ilmu psikologi itu cukup penting ya..
    Tidak hanya para psikolog saja yang mempelajari ilmu ini.

    makasih banyak infonya mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, siapapun bisa atau wajaib pada bidang tertentu.

      Misalanya seorang guru akan diberikan mata kuliah psikologi pendidikan ini bermaksud agar guru bisa memahami karakter, kemampuan murid yang berbeda. Sehingga dia bisa memperlakukan muridnya dengan baik.

      Hapus
    2. bener banget mas, karena tidak semua murid itu cara berfikirnya sama.

      Hapus
    3. Ya begitulah mas, sebab itu psikologi menjadi penting dipelajari oleh semua lapisan masyarakat tak cuma seorang psikologi aja.

      Hapus
  5. di dunia psikologi metode yang dilakukan untuk membaca pikiran orang lain itu seperti apa ya mas ?.
    dan kata teman saya kalau belajar psikolog itu kalau gagal itu bisa gila dan kalau berhasil itu akan sukses, apakah itu betul mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan terbatas pada membaca pikiran aja mas, banyak sekali manfaatnya yang jelas seperti yang sudah saya bahas diatas.

      Dan memang benar pendapat teman mas, saya sendiri sebelumnya belum begitu paham apalagi saya mempelajari psikologi sejak SMP kelas 3 dan ketika itu saya enggak dibekali ilmu logika sehingga tak mudah memahaminya.

      Jadi selain mempelajari psikologi juga harus dibantu dengan logika dan filsafatnya dan terutama psikologi Islamnya sehingga kita mampu menguasai dasar ilmunya dan bisa menjelaskan.

      Bisa gila itu karena bisa dipahami sendiri tapi tak bisa dipahami oleh orang lain.

      Hapus
    2. berarti masih banyak lagi ya ilmu tentang psikologi ?

      jadi gilanya itu tidak sungguhan ya mas cuma susah untuk menyampaikannya.

      Hapus
    3. Ya mas karena keluasan ilmunya, bisa aja gila kalau ia tak mampu memahami sekalipun ia mampu menjelaskan.

      Sekali lagi saran dari saya perlu yang namanya bimbingan dari guru.
      Kalau belajar sendiri tentu yang menanggung kegilaan dan kebingungan adalah diri sendiri.

      Hapus
  6. Manfaat belajar psikologi banyak juga ya.. mudah2an mata kuliah psikologi komunikasi yg sempat saya pelajari bisa manfaat jg..

    Keren penjelasannya mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti mas bermanfaat apalagi mas dididik menjadi jurnalis nantinya, sebab psikologi komunikasi akan mengajarkan bagaimana menulis yang baik agar pembacanya menjadi penasaran dan merasakan kenyang setelah mendapat daripada yang mas tuis.

      Alhamdulillah menggabungkan teori ilmiah dengan pendapat sendiri.

      Hapus
  7. kang kalo boleh saya mau nanya nih. kalo menurut akang adam saya secara sikologi orangnya kaya apa kang.
    ungkin kang ada baca beberapa tulisan saya yang ngawur gituh. hehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dari komentar ini termasuk orang ngeyel dimana mengubah mungkin menjadi ungkin dan psikologi menjadi sikologi. Saya paham itu bercanda tapi terkesan enggak dewasa sebab yang saya bahas diatas memang bukan jadi candaan.

      Hapus
  8. makasih infonya tentang manfaat tujuan mempelajar psikologi bermanfaat banget nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kembali mas, kalau ada yang ingin ditanyakan seputar psikologi jangan sungkan mas.

      Hapus
  9. Saya masih thalabul ilmi pak belajar ilmu nya satu-satu saat ini semoga Allah permudahkan jalan untuk menuntut ilmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Allahuma Aamiin.

      Kalau ada kesulitan atau kebingungan bertanya aja pak?

      Hapus
    2. saya juga lagi belajar. biar makin baik. doakan saya kang biar mendapatkan rido Alloh. aamiin

      Hapus
    3. Mangs Aduls@
      sip mang, kalau ada kebingungan tanya aja ya?

      Hapus
  10. mempelajari ilmu psikologi penting juga ya Pak, biar bsa tau dan menebak kepribadian seseorang itu seperti apa. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau menebak kepribadian itu yang dipelajari psikologi kepribadian, nah kebetulan ada tuh tema tersendiri dengan psikologi kepribadian.

      Silahkan dibaca-baca, kalau ada yang ditanyakan baru saya jawab.

      Hapus
  11. infonya sangat bermanfaat ini, terim kasih ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama kembali mas moga bermanfaat ilmu dasar psikologinya.

      Hapus
  12. kalo dulu jaman kuliah saya pernah mempelajari pelajaran psikologi pendidikan pada anak, ternyata ilmu psikologi sangat luas ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mbak, sebab itu psikologi menjadi penunjang bagi disiplin ilmu lainnya.

      Semoga bisa tepat mengasuh dan mendidik anak muridnya.

      Hapus
  13. Berawal dari mempelajari teori psikolog, lama kelamaan bisa terbiasa mempraktikan ke dalam kehidupan sehari-hari ya... Saya juga senang baca majalah, buku tentang psikolog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, bisa menjadi pondasi dan kelak jadi bekal yang menunjang kehidupan sukses dan bahagia.

      Saya ikut senang mas mempelajarinya, semoga bisa cepat memahaminya karena pada umumnya buku dan majalah ringan pembahasannya berbeda denagn buku teorinya yang akan sulit dipahami tanpa ada dasar sebelumnya apalagi diluar akademik fakultas psikologi.

      Hapus
    2. iya benar sekali mas, memang perlu guru yang membimbingnya, tidak bisa belajar dengan sendirinya, apalagi ilmunya diluar kemampuan saya...

      Hapus
    3. Betul mas, silahkan banyak belajar dari ahlinya, saya juga bisa bantu kok.

      Hapus
  14. Banyak banget ya manfaatnya. Yang saya pelajari bidang komunikasi sih, terlihat mirip namun sangat berbeda ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komunikasi juga kan ada psikologi komunikasi, ya kecuali komunikasi tanpa ada embel-embel psikologi pasti dasar ilmunya akan berbeda.

      Makasih udah membaca semoga bermanfaat.

      Hapus
  15. Begitu banyak manfaat dari belajar psikolog , dimana kita bisa mempelajari sisi kehidupan orang lain maupun diri kita sendiri . Lebih tepatnya psikolog sama seperti motivator / trainer , apakah sperti itu pak adam ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya bisa dibilang seperti itu, tapi cakupan satu sama lain berbeda mas, antara psikolog, motivator, dan trainer. Lain waktu saya akan bahas.

      Hapus
  16. Salam Friendly, artikelnya sangat menarik dan bermanfaat, memang dengan mempelajari psikologi memiliki banyak manfaat, dan manfaat utamanya itu menurut saya sendiri dapat mengenali perbedaan karakter seseorang kemudian mengevaluasi diri sendiri apa yang kurang dalam diri kita seperti yang dijelaskan oleh Bapak tadi.. :)
    Ditunggu kunjungan baliknya Pak.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, sebab itu psikologi ini bermanfaat bukan cuma buat mahasiswa Psikologi, tapi bagi masyarakat umumpun bermanfaat. Dan mas sendiri udah merasakan manfaatnya itu.

      Hapus
  17. Sangat bermanfaat sekali untuk kami dan bisa terapkan untuk sehari-hari bisa ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip kalau begitu, kalau ada yang ingin ditanyakan jangan sungkan. ^.^

      Hapus
  18. terus terang mas kalau psikologi saya agak kurang menangkap dengan baik, tapi kalau belajar filsafat saya suka dan kadang terlihat sok serius (kayaknya sih benar seriusnya separo)...tapi saya dulu pernah mempelajari psikologi musik terhadap manusia...namun saya hanya mengerti sampai pengaruh musik sampai pada karakter tertentu...sisanya blank mas...heeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh begitu, saran saya kembangkan lagi mas pemahaman ilmu dasar psikologinya.

      Saya berani jamin kalau udah menguasai materi dengan baik pasti mudah untuk memahami sekaligus menjelaskan kembali ke orang lain.

      Semoga bermanfaat.

      Hapus
  19. jujur ilmu psikologi masih menjadi ilmu yang tdk berani sy pelajari

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan takut mas, saya siap bantu kok, kalau memang suka membuat bingung dengan teori yang dipelajarinya.

      Hapus
  20. sangat bermanfaat nih. nanti bisa saya beritahu ke teman saya.

    BalasHapus

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

1. Dilarang mencantumkan link baik link mati maupun link hidup dalam kolom komentar. Komentar sampah akan langsung dihapus jadi sia-sia deh.
2. Tidak menerima komentar sampah (spam) seperti : Pertamax, Makasih infonya, Nice article, dan lainnya.
Termasuk akun anonim tidak akan ditayangkan komentarnya.

3. Berkomentarlah yang relevan dengan postingan yang sedang dibahas sebab itu mencerminkan kepribadian (siapa dirimu itu).
4. Bila ada yang ditanyakan secara pribadi silahkan hubungi Muhammad Adam Hussein, S.Pd di nomor ponsel 08997527700 atau dewapuitis@ymail.com. Biaya konsultasi tentukan sendiri.
5. Jangan malas berkomentar sebab itu penyebab blog akan sepi kunjungan dari Blogger.

Catatan :
Sudah berhasil menghapus 375 komentar spam, sekarang kalau ada komentar spam akan langsung dihapus. Jadinya enggak bakalan ada dalam kotak spam.

Kalau mau dapet backlink kerjasama aja biar diulas dan backlink deh pada akhirnya. Tentunya ini enggak gratis.

 
Top