Hati Menjadi Tenang Bersama Ilahi Robbi

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Tambahkan
...
46

Hati Menjadi Tenang Bersama Ilahi Robbi

Oleh: Muhammad Adam Hussein, S.Pd

Motivator Spiritual


Hati Menjadi Tenang Bersama Ilahi Robbi – Siapa yang mengira bila ketenangan batin itu akan didapatkan secara mudah dan praktis. Hanya dengan mengetahui ilmuNya. Ya benar apapun itu pasti ada cara dan solusi dibalik kegundahan, permasalahan, kekacauan pikiran dan lainnya. Yakinlah pada hal itu, sebab itu akan menjadi kekuatan pondasi dari dalam diri. Pengaruh buruk dari luar sangatlah banyak apalagi di zaman modern yang serba canggih dan serba bebas bila kita tidak bisa mengendalikan hasrat yang berlebihan dalam mengejar kesenangan maka diri kita juga yang akan dirugikan dimana nanti akan menjadi korban dari budak duniawi. Sebab itu, perlu kita sejak dini untuk menyadari segala sesuatunya baik itu akibat dari ulah perbuatan ataupun balasan kebaikan kita sendiri. Yang pasti itu wajib kita ketahui sebagai manusia yang beragama.

Baiklah, kita akan mengulas lebih dalam lagi mengenai hal ini. Semoga menjadi wawasan yang mencerahkan agar dalam belajar mencintai kehidupan bisa dirasakan lebih mengena dan menyentuh kalbu yang terdalam.

DAFTAR ISI
  1. Renungan Motivasi
  2. Doa Ruqyah Agar Hati Tenang
  3. Kesimpulan
  4. Saran
Ilustrasi Gambar Hati Menjadi Tenang Bersama Ilahi Robbi
Ilustrasi Gambar Hati Menjadi Tenang Bersama Ilahi Robbi

Renungan Motivasi
Harta dan tahta takkan bisa beli kebahagiaan batin sekalipun bisa itupun hanya kebahagiaan yang sementara atau kebahagiaan yang berdasarkan rekayasa. Kebahagiaan yang sesungguhnya adalah kebahagiaan yang berupa kebebasan berekspresi tapi dengan batasan moral yang ada dan juga mendapatkan sesuatu yang menenangkan yang tiada satupun yang merisaukan hatinya. Jika masih ada keraguan dalam hati maka itu bukanlah kebahagiaan batin yang ia cari. Sebaliknya, kebahagiaan yang sesaat yang telah didapatkannya.

Masih banyak orang yang sombong dengan harta dan tahta seakan-akan mereka bisa berbuat apa saja dengan apa dimilikinya. Padahal, harta dan tahta adalah titipan Ilahi, yang jelasnya tidak boleh disombongkan. Namun lagi-lagi mereka menyangkal bahwa harta dan tahta yang mereka miliki semata-mata hasil kerja keras mereka tanpa ada bantuan dari Ilahi. Ironis sekali pemikirannya, karena merasa dirinya hebat sehingga bersikap berlebihan dan boleh jadi karena iq mereka lebih tinggi daripada sq, mq, dan kecerdasan lainnya sehingga mereka lebih berpikir logis tanpa berpandangan luas.

Lalu bagaimana seharusnya?
Harta dan tahta adalah titipan Ilahi seperti yang kita ketahui tentang kebenarannya sekalipun itu dengan faktor kerja keras. Tapi yang menentukan segala sesuatunya tetap oleh Ilahi Robbi. Jadi bila ingin membersihkan harta dan tahta kita bisa dengan sedekah hartanya dan sedekah tahtanya (misalnya: memposisikan orang lain yang sudah mengabdi untuk mendapat jabatan yang lebih atau bisa juga mengajak orang yang membutuhkan pekerjaan untuk bekerja tapi harap pilih-pilihlah orang yang jujur agar tidak merugikan nama baik sendiri). Banyak sekali sebetulnya, orang yang memerlukan dana untuk melanjutkan kuliah atau yang ingin membuka usaha tapi bermasalah pada modalnya. Bila kita bisa membantunya lebih itu pasti lebih bermanfaat akan terasa jauh beda rasanya.


Ketika masalah berupa ujian dan godaan dihadapkan oleh Ilahi Robbi, sebetulnya itu memang sudah direncanakan sebagai pelatihan mental dan iman kita. Dari cara kita menyikapi dan mengatasi permasalahan tersebut Ilahi Robbi akan melihat sejauh mana tingkatan iman dan mental kita. Sebabnya, kita tak perlu cemas dengan janji-janji Allah terhadap orang yang bersabar atas segala ujian dan cobaannya. Karena memang semua itu demi kebaikan kita sendiri loh.

Untuk lebih menyakinkan, kita renungkan saja firman Allah berikut ini:

Karena Iapun berfirman, “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ sedangkan mereka tidak diuji.”
[QS. Al-Ankabut (29) : 2)

Selain itu, tak ada satupun masalah yang ada di dunia ini yang tidak ada solusinya. Karena semua sudah direncanakan maka akan ada solusi yang sudah disiapkan tinggal kita menggali dari petunjuk Ilahi yang diberikannya. Karena boleh jadi, solusi itu ada dimana saja tak dikira sebelumnya. Inilah dia kekuasaan dan kejeniusanNya dalam mengelola alam semesta ini. Sudah sebaiknya kita harus bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikanNya.

 
Berikut dalilnya untuk mengingatkan kita:

“Sesungguhnya bersama kesulitan (masalah) ada kemudahan (solusi)”.
(QS. Al-Insyiroh (95) : 6)

Perlu diketahui juga oleh kita semua, bahwa menjadi orang baik jauh lebih susah sebab banyak sekali hambatan yang akan dihadapi. Berbeda sebaliknya, menjadi orang jahat seringkali mudah dalam melancarkan aktivitasnya. Ya karena dengan berbuat kebaikan itu ada hambatannya agar kita bisa berupaya keras dan bila berhasil dengan istiqomah maka pahala akhirat yang dijanjikanNya selalu menanti kita. Tapi bila kita gagal dalam beristiqomah maka pahala yang didapatkan pun tidak akan berkali lipat sebaliknya sesuai dengan apa yang sudah diusahakan. Jauh lebih dari itu, dengan berbuat kebaikan berupa menjaga kejujuran, menolong orang lain, dan kebaikan lainnya yang akan mendatangkan kebahagiaan batin dimana terasa lega dan damai di hati kita.

Ketika ditimpa musibah atau masalah dalam kehidupan lalu disikapi dengan positif dan tenang pasti akan jauh lebih baik hasilnya dibandingkan bila disikapi dengan panik dan ceroboh sebab hanya akan mengundang masalah lain bukan cara mengatasi yang efektif. Sikap bijak erat sekali hubungannya dengan ketenangan jiwa yang ada dalam diri seseorang karena pada dasarnya mereka dapat mengendalikan emosi, ego, dan nafsunya yang selalu menghambat potensi dirinya yang positif.

Baca juga, Doa Memohon Cahaya
Kembalilah dengan jiwa tenang ketika menghadap Ilahi Robbi. Dalam artian ketika sholat atau ketika menemui ajal kita hadapi dengan ketenangan. Berusaha keras agar keraguan, kegelisahan, dan segala kecemasan yang tidak karuan itu kita atasi agar kehidupan kita semakin baik dari hari ke hari selanjutnya. Karena tak ada satupun orang yang ingin hidupnya hancur tapi untuk menghindarinya sudah pasti dengan sikap tenang sebagai salah satu faktor penunjangnya.

Ketika kita punya masalah siapa yang menjadi teman curhat kita?
Bila jawabannya, teman, maka berarti sobat pembaca termasuk orang yang hanya percaya pada lingkungan pergaulan sekalipun belum tentu pergaulannya sehat bisa jadi ikut ke bawa cara berpikir yang aneh.

Bila jawabannya, orangtua atau psikolog, maka berarti sobat pembaca termasuk orang yang mencari orang berpengalaman dalam menemukan solusi atas masalahnya.

Bila jawabannya, Allah, maka berarti sobat pembaca termasuk orang yang mencintai kehidupan dengan memahami tujuan hidup ini, maka kembali pada pangkuan Ilahi Robbi.

Doa Ruqyah Agar Hati Menjadi Tenang
Doa yang biasa diamalkan oleh Rasulullah Saw dan sahabatnya, dibaca ketika pagi dan malam, sebagai berikut doa ruqyahnya.

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan ketakutan, dan berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan orang.” [HR. Abu Daud]


Kesimpulan
Pada dasarnya hidup sederhana lebih membawa ketenangan batin daripada hidup yang bermewah yang belum tentu hatinya merasa tenang. Sebaliknya, ia akan ada perasaan takut bila dengan kekayaan yang berlebih atau tahta yang lebih, bila tidak dibersihkan dengan sedekah. Mensyukuri apa yang ada akan membawa kita kepada ketenangan tapi kalau kita menuntut terlalu banyak pada dunia ini maka kita tidak akan merasa tenang sebab merasa kurang dan kurang sehingga terjadi sikap serakah dalam kehidupan. Upama, gelas bila diisi air saking sudah penuh akan terus mengalir dan keluar airnya maka air tersebut menjadi sia-sia karena selalu terbuang bukannya tertampung.

Ketika kita mendapatkan ilmu sebaiknya diamalkan, sebab itu juga amanah bila kita tidak mengamalkan pasti akan merasa tidak tenang sebab masih ada hutang yang belum terbayarkan. Ya, memang begitu tugasnya seorang berilmu harus mengamalkan ilmunya agar ketenangan batin yang sedang dicari itu ditemukan. Setiap orang memiliki tugas amanah masing-masing baik pada pekerjaannya, ilmunya, hartanya, tahtanya, pasangannya, dan lainnya yang harus diseimbangkan agar ditemukan kepuasan batin ketika bisa dan berhasil berbuat yang maksimal sesuai jerih payah kita.

Saran
Ada beberapa saran yang penulis ingin sampaikan disini, diantaranya sebagai berikut :
1.   Hati menjadi tenang dengan mengingat Allah
Betul sekali dengan cara mengingat Allah, hati akan terasa tenang. Sebab seakan-akan hati menemukan kekuatan cahaya (iman) dalam diri. Kemudian menyebabkan kondisi hati menjadi stabil dan semakin yakin dengan apa yang telah diyakini sebelumnya. Dan tak ada keraguan ataupun rasa takut untuk menjalaninya sekalipun hambatan akan dihadapi olehnya, karena itu sudah menjadi bagian risiko pilihannya, toh hanya hambatan yang harus dihadapi pada akhirnya hasil yang positif dapat dinikmatinya.

Percayalah dimanapun kita mengadu permasalahan kita, pasti ia akan mendengarkan kita apalagi saat kita berduaan melalui sholat Istikharah dan Tahajud (dalam sepertiga malam).

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.”
[QS. Ar Ra’d : 28]

Untuk hati menjadi tenang dengan mengingat Allah bisa dilakukan dengan cara berdzikir, sebagai contohnya :

La haula wala quwwata illa billah.
(Tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).

Hasbunallah wa ni’mal wakiil.
(Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya Pelindung).
     
Bisa berdzikir pada pagi hari dan malam hari, atau berdzikir lainnya juga boleh, tapi yang dianjurkan adalah yang diatas sebab sudah diketahui manfaatnya untuk menenangkan hati. Bila ingin ditambahkan bisa dengan istighfar, dua kalimat syahadat, dan sholawat. Semoga bisa ditemukan kemanjuran dari ketenangan batin yang kita cari.

Ilahi Robbi itu ada dimana-mana bila berdzikir kepadaNya, seakan-akan kita memanggilnya untuk mendekati kita, jadi jangan heran ketenangan akan didapatkan. Jadi lakukanlah sebaik-baiknya demi hati dan kehidupan kita.

“Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.”
[QS. At-Taubah : 40]

Dalil dalam Al-Qur’an yang lebih banyak lagi dalam bahas berdzikir, sebagai berikut :

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang (al-Ahzab: 41-42)

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ

dan bertasbihlah sambil memuji Rabbmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya). (Qaaf: 39)

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ آنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ

Dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang (Thaa-Haa: 130)

وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

“…Dan sebutlah (nama) Rabbmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”. (Aal-i-Imraan: 41)

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Dan sebutlah nama Rabbmu pada (waktu) pagi dan petang. (al-Insan: 25)

أَنْ سَبِّحُوا بُكْرَةً وَعَشِيًّا

…hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang. (Maryam: 11)

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

Dan sebutlah (nama) Rabbmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (Al-A’raaf: 205)

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu shubuh (ar-Ruum: 17)


2.   Hati menjadi tenang dengan bersabar

Betul dengan bersabar kita akan menemui ketenangan batin, karena sekalipun kita harus menahan emosi dan menahan nafsu kita, tapi kita akan terselamatkan dari bahaya kecerobohan, bahaya keserakahan, bahaya emosi, dan bahaya lainnya yang tidak disadari.

Sayyidina ‘Umar bin Khaththab pun mengutarakan pendapatnya, “Kalau sekiranya sabar dan syukur merupakan dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai”. [Al Bayan wa At Tabyin III/126]

3.   Hati menjadi tenang dengan bersyukur

Hati yang merasa cukup di dalam hatinya akan menemui ketenangan batin yang tak terhingga. Bila kita merasa bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki, maka sifat serakah itu akan terhindarkan. Percayalah bahwa syukur menjadi solusi dari kesulitan hidup kita.

      Dalil yang menguatkan sebagai berikut :

“Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik. Dan hal itu tidak akan diperoleh kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan, maka dia bersyukur. Maka hal itu merupakan kebaikan baginya. Dan apabila dia tertimpa kesusahan maka dia bersabar. Maka itu juga merupakan kebaikan baginya.”
[HR. Muslim dalam Kitab Az-Zuhd Wa Ar-Raqa’iq]


4.   Hati menjadi tenang dengan istiqomah

Bila kita berhasil beristiqomah dalam kebaikan, sebab dalam kasusnya tak banyak orang yang berhasil bisa beristiqomah karena godaan dan hambatannya yang cukup sulit sehingga hanya beberapa saja yang berhasil dari menghadapinya. Semoga dengan kita menguatkan pondasi iman dengan tauhid, dengan begitu menggapai diri yang istiqomah bisa memungkinkan. 

5.   Hati menjadi tenang dengan berbaik sangka
     
Dengan kita berbaik sangka terhadap sesuatu pasti hidup kita akan jauh lebih tenang, sebab sekalipun itu sulit dilakukan, tapi kita akan bisa mencegah rasa cemas yang berlebihan sehingga sikap bijak kita dalam menyikapi kehidupan akan terlihat jelas. Dalam menyikapi doa ada yang segera terkabul dilihat dari segi kebutuhan orang tersebut (ini dinilai sendiri oleh Ilahi), ada yang disimpan terlebih dahulu ketika kelak di akhirat baru dikabulkan, atau ada juga yang dihindarkan dari pengabulan doa karena bila terkabul itu akan membahayakan diri sang pendoa. Berikut hadits yang berbunyi itu :

Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal:
      [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya.
      [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan
      [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.”
      [HR. Ahmad 3/18, dari Abu Sa’id; derajat hasan].

Hati Menjadi Tenang Bersama Ilahi Robbi – Demikianlah yang dapat penulis sampaikan kurang-lebihnya mohon maaf. Semoga bisa membuka wawasan dan membuka mata hati kita yang hampir terjerumus dalam pemikiran yang salah. Bila ada yang ingin ditanyakan kepada penulis siap menjawab. Akhirnya, penulis berharap banyak orang yang mendapatkan manfaat setelah membaca artikel yang sudah penulis tulis ini. Semoga juga menjadi amal akhirat bagi penulis, aamiin allahuma aamiin. Terimakasih atas pengertian dan perhatiannya.


SUMBER GAMBAR 

http://islamicquestions.net/wp-content/uploads/2014/05/25-How-should-we-love-Allah.jpg

SUMBER REFERENSI

Safaat Islam. Doa Agar Hati Menjadi Tenang.
Mei 2014.

Safaatislam.blogspot.com/2014/05/doa-agar-hati-menjadi-tenang.html

SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Hati Menjadi Tenang Bersama Ilahi Robbi
Jakarta Barat, 17 Februari 2015

Baca Juga

Tersalin!

46 komentar

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan (sesuai dengan topik yang sedang dibahas) dan komentar yang berbobot dan bermanfaat. Tidak untuk komentar basa-basi seperti: nice info, keren gan, makasih infonya, mantap, dan lainnya. Jadi daripada sia-sia lebih baik ikuti aturan main berkomentar di blog ini.
Arijal
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Anonim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Glitch
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Eka Ikhsanudin
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Abdul Muhajir
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
seru2banget
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Beby
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Dwi Sugiarto
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Ibrahim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
daniel
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Imerlina Putri
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Staff Administrator
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Taksi kudus
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Yanto cungkup
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Boku no Blog
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Anonim
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Welcome To My Blog
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd