Keberhasilan dalam Mencetak Praktisi Ruqyah Nasional di Usia Muda

Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Tambahkan
...
34
 Keberhasilan dalam Mencetak Praktisi Ruqyah Nasional di Usia Muda
Penulis : Muhammad Adam Hussein, S.Pd, M.QHi
Pelopor & Pembina Ekskul Ruqyah di Indonesia

Keberhasilan dalam Mencetak Praktisi Ruqyah Nasional di Usia Muda – Berawal dari pembentukan ekskul ruqyah muncullah ide untuk mencetak peserta ekskul ruqyah menjadi praktisi ruqyah nasional yang profesional dibidangnya. Dengan menerapkan kurikulum Cinta Ruqyah Syar’iyyah (CRS) dengan penyesuaian yang diolah oleh pembina ekskul ruqyah. Alhamdulillah selama 7 bulan pembinaan dari sekian banyaknya yang mengikuti hanya beberapa persen saja yang memiliki kesiapan untuk menjadi praktisi ruqyah nasional yang diembankan dengan rasa tanggungjawab terhadap profesi yang akan didapatkannya di masyarakat. Karena setelah mendapatkan sertifikasi profesi dari Quranic Healing Indonesia, ia memiliki izin untuk membuka praktek dengan mendapatkan SK (surat keterangan) dari Dinas Kesehatan setempat. Selanjutnya, akan dibeberkan bagaimana proses demi proses sehingga tercapai juga mencetak praktisi ruqyah di usia muda ini.

Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional di Usia Muda
Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional di Usia Muda
Kp. Cimayangsari - Kabupaten Bogor, 14 Mei 2017
Dokumen: Ekskul Ruqyah

DAFTAR ISI

Peserta Ekskul Ruqyah Angkatan Pertama (2017)
Prestasi Ekskul Ruqyah
Momen Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional
Agenda Ekskul Ruqyah Selanjutnya


Peserta Ekskul Ruqyah Angkatan Pertama (2017)
Semula peserta ekskul ruqyah sebanyak 25 orang. Namun yang lulus sertifikasi praktisi ruqyah nasional adalah nama-nama berikut:
1.   M. Aziz Wijaya, P.QHi.
2.   M. Zildan Abdul Aziz, P.QHi.
3.   Cecep Maulana, P.QHi
4.   Pahmi Nurdiansyah, P.QHi
5.   Heru Nurkhairi, P.QHi
6.   Agus Gustiana, P.QHi

Peserta ekskul ruqyah, Heru Nurkhairi, P.QHi (16), M. Zildan Abdul Aziz, P.QHi (16), Pahmi Nurdiansyah, P.QHi (16), Cecep Maulana, P.QHi (16)
Peserta ekskul ruqyah, Heru Nurkhairi, P.QHi (16), M. Zildan Abdul Aziz, P.QHi (16), Pahmi Nurdiansyah, P.QHi (16), Cecep Maulana, P.QHi (16)


Prestasi Ekskul Ruqyah
1.   Ruqyah Massal di Masjid At Taqwa, Ciaul, Subangjaya, Sukabumi diselenggarakan pada (Minggu, 29 Januari 2017) dengan jumlah peserta ruqyah massal sebanyak 12 orang dan tim ekskul ruqyah terdiri dari 5 orang, seperti: Muhammad  Adam Hussein, S.Pd, M.QHi (Pembina Ekskul Ruqyah), M. Aziz Wijaya, P.QHi (Koordinator Lapangan), M. Zildan Abdul Aziz, P.QHi (Dokumentasi), Heru Nurkhairi, P.QHi (tim), M. Abdul Rizal (tim).



2.   Ruqyah Massal di Masjid Al Huda, Jln. Selabintana, Karawang Sentral, Sukabumi diselenggarakan pada (Minggu, 19 Maret 2017) dengan jumlah peserta ruqyah massal sebanyak 100 orang lebih (sebagian kecil ada anak-anak kecil) dan tim ekskul ruqyah terdiri dari 8 orang, seperti: Muhammad  Adam Hussein, S.Pd, M.QHi (Pembina Ekskul Ruqyah), M. Zildan Abdul Aziz, P.QHi ((Koordinator Lapangan), M. Aziz Wijaya, P.QHi, Cecep Maulana, P.QHi, Pahmi Nurdiansyah, P.QHi, Heru Nurkhairi, P.QHi (tim), M. Abdul Rizal (tim), Musyfiq (tim).


3.   Ruqyah Massal di SMK Syamsul Ulum Kota Sukabumi
4.   Jadwal Kegiatan Ruqyah Massal diliput oleh Pikiran Rakyat (Koran Jawa Barat).
5.   Foto Kegiatan Ruqyah Massal diliput oleh Pikiran Rakyat edisi 12 Mei 2017.

Pelatihan Ruqyah Massal di Sukabumi - 30 April 2017
Pelatihan Ruqyah Massal di Sukabumi - 30 April 2017
Dimuat oleh Pikiran Rakyat (Koran Jawa Barat) Edisi Jum'at, 12 Mei 2017 halaman 25.
Sumber dapat diakses di: 

http://www.pikiran-rakyat.com/foto/2017/05/11/pelatihan-ruqyah-massal-400889


6.   Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional diselenggarakan di Kp. Cimayangsari, Kabupaten Bogor pada 14 Mei 2017.
7.   Liputan Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional diliput oleh Radar Sukabumi Edisi 16 Mei 2017.
8.   Ekskul Ruqyah diliput oleh Suara Merdeka (Koran Jawa Tengah) Edisi 28 April 2017.

Ekskul Ruqyah diliput oleh Suara Merdeka
Ekskul Ruqyah diliput oleh Suara Merdeka
Sumber dapat diakses di:

http://remaja.suaramerdeka.com/2017/04/28/pengembangan-karakter-tauhid-dengan-ekskul-ruqyah/

9.   Pahmi Nurdiansyah, P.QHi alhamdulillah berhasil menyembuhkan warga yang sudah divonis harus rawat akhirnya sembuh total dan dokter menvonis tidak perlu dirawat karena penyakitnya sudah tidak ada.
10. Alhamdulillah peserta ekskul ruqyah sudah lebih dari 10 orang yang ditangani semakin minggu semakin bertambah pula pengetahuan dan pengalamannya.

Momen Sertifikasi Praktisi Ruqyah Nasional
Semula sertifikasi praktisi ruqyah nasional ini akan diselenggarakan pada 22 April 2017 namun karena trainer dari pusat berhalangan hadir karena mengikuti diklat dari kantor maka ditunda menjadi tanggal 14 Mei 2017. Lagi-lagi sayang trainer dari pusat berhalangan hadir akan tetapi diwakili oleh 3 muridnya sebagai penguji sertifikasi. Akhirnya, pada 14 Mei 2017 terlaksana di Kp. Cimayangsari, Kabupaten Bogor dengan penguji sertifikasi 3 orang.

Dimana peserta ekskul ruqyah dinilai dari beberapa unsur seperti: dari pembacaan ayat ruqyah baik tajwid, penghayatan, dan reaksi terhadap pasien, dari teknik ruqyah yang digunakan, dan tanggungjawab terhadap risiko menjadi praktisi ruqyah yang dimaksud seperti etika profesi dan komitmen.

Sertifikasi praktisi ruqyah nasional di tahun depan, langsung saya yang menguji. Jadi lebih simpel dalam proses sertifikasi profesinya. Enak banget sebetulnya!

Alhamdulilah, pada jam 16:30 wib dinyatakan lulus dan diperbolehkan untuk sesi dokumentasi. Berikut foto-foto tersebut sebagai bukti keberhasilan dalam mencetak praktisi ruqyah nasional di usia muda.


Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk Muhammad Adam Hussein, S.Pd, M.QHi
Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk Muhammad Adam Hussein, S.Pd, M.QHi


penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk Pahmi Nurdiansyah, P.QHi
Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk Pahmi Nurdiansyah, P.QHiDokumen: Ekskul Ruqyah.

Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk Heru Nurkhairi, P.QHi
Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk Heru Nurkhairi, P.QHiDokumen: Ekskul Ruqyah.

Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk M. Zildan Abdul Aziz, P.QHi
Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk M. Zildan Abdul Aziz, P.QHiDokumen: Ekskul Ruqyah.
Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk Cecep Maulana, P.QHi
Penyerahan sertifikat profesi praktisi ruqyah nasional untuk Cecep Maulana, P.QHi
Dokumen: Ekskul Ruqyah.


Agenda Ekskul Ruqyah Selanjutnya
Ada beberapa agenda ekskul ruqyah selanjutnya, diantaranya sebagai berikut:
1.  Perekrutan peserta ekskul ruqyah angkatan kedua di tahun 2018 bisa disertifikasi. Akan dibuka juga sertifikasi praktisi ruqyah nasional dari kalangan akhwat (perempuan).
2. Pengadaan ruqyah massal di beberapa kota maupun kabupaten, terutama yang dikhususkan yaitu Sukabumi.
3.   Membuka ekskul ruqyah di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Bagi yang berminat silakan hubungi saya di 0899752700 atau kirim e-mail di dewapuitis@ymail.com.

Keberhasilan dalam Mencetak Praktisi Ruqyah Nasional di Usia Muda – Ini sudah terbukti dengan kemahiran peserta ekskul ruqyah di lapangan an sudah teruji dengan sertifikasi profesi tingkat Nasional. Ekskul ruqyah Cuma satu-satunya loh di Indonesia. Jadi bagi yang sekolahnya ingin ada ekskul ruqyah silakan aja kabari saya. Siap dibantu hingga berhasil menempuh sertifikasi profesinya. Alhamdulillah, cita-cita 2 tahun yang lalu ketika berhasil mendapatkan sertifikat praktisi ruqyah nasional. Dengan demikian, tanggungjawab saya sebagai pembina ekskul ruqyah sekaligus pelopor ekskul ruqyah di Indonesia sudah terpenuhi dengan keberhasilan dalam mencetak praktisi ruqyah nasional di usia muda.


SUMBER ARSIP

Muhammad Adam Hussein, S.Pd, M.QHi
Keberhasilan dalam Mencetak Praktisi Ruqyah Nasional di Usia Muda
Sukabumi, 22 Mei 2017

Baca Juga

Tersalin!

34 komentar

BACALAH SEBELUM BERKOMENTAR

Dilarang berkomentar dengan akun Unknow, akun Profil Tidak Tersedia, akun yang tidak dengan nama asli. Dilarang berkomentar dengan menaruh link didalam komentar baik link hidup maupun link mati.

Kenapa?
Karena kami tidak akan menayangkan komentar-komentar tersebut. Kami hanya menayangkan komentar yang relevan (sesuai dengan topik yang sedang dibahas) dan komentar yang berbobot dan bermanfaat. Tidak untuk komentar basa-basi seperti: nice info, keren gan, makasih infonya, mantap, dan lainnya. Jadi daripada sia-sia lebih baik ikuti aturan main berkomentar di blog ini.
Wahab Saputra
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Lisa Nel
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
ha
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Dwi Sugiarto
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
RamahJaya
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
undygun
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
daniel
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Mangs Abdul
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Ahmad Zaelani
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Kang Nurul Iman
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Fery Nisar
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
ha
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Unknown
Muhammad Adam Hussein, S.Pd
Rizal Alam
Muhammad Adam Hussein, S.Pd